Sabar adalah salah satu akhlak paling mulia yang berulang kali ditekankan dalam Al-Qur’an dan hadits. Berikut kumpulan hadits shahih tentang sabar beserta teks Arab, latin, terjemah, dan penjelasannya.
1. Orang Kuat Adalah yang Mampu Menahan Amarah
لَيْسَ الشَّدِيدُ بِالصُّرَعَةِ، إِنَّمَا الشَّدِيدُ الَّذِي يَمْلِكُ نَفْسَهُ عِنْدَ الْغَضَبِ
Latin: “Laysasy syadiidu bish shu’rati, innamasy syadiidul ladzii yamliku nafsahu ‘indal ghadhab.”
Artinya: “Bukanlah orang yang kuat itu orang yang menang dalam bergulat, sesungguhnya orang yang kuat adalah orang yang mampu menahan dirinya ketika marah.” (HR. Bukhari no. 6114 dan Muslim no. 2609, dari Abu Hurairah RA)
2. Sabar Menjadi Sebab Penghapus Dosa
Dari Abu Sa’id dan Abu Hurairah RA, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidaklah seorang muslim tertimpa gangguan (penyakit), kelelahan, kekhawatiran, kesedihan, hal yang menyakitkan, atau kesusahan, hingga duri yang menusuknya, melainkan Allah akan menghapus kesalahan-kesalahannya dengan musibah tersebut.” (HR. Bukhari no. 5641 dan Muslim no. 2573)
3. Kesabaran Adalah Anugerah Terbaik
Dari Abu Sa’id Al-Khudri RA, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang berusaha menjaga diri (dari meminta-minta), maka Allah akan menjaganya. Barangsiapa yang berusaha merasa cukup, maka Allah akan mencukupinya. Dan barangsiapa yang berusaha bersabar, maka Allah akan menjadikannya mampu bersabar. Tidaklah seseorang diberi suatu pemberian yang lebih baik dan lebih luas daripada kesabaran.” (HR. Bukhari no. 1469)
4. Sabar adalah Cahaya
Dari Abu Malik Al-Asy’ari RA, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, di antara isinya: “…dan sabar itu adalah cahaya (wash shabru dhiyaa’).” (HR. Muslim no. 223, hadits tentang kesucian sebagian dari iman)
Disebut “cahaya” karena sabar menerangi jalan seorang muslim dalam menghadapi kesulitan, membuatnya tetap bisa melihat arah yang benar meski berada dalam situasi gelap/sulit, berbeda dengan sikap panik atau putus asa yang justru mengaburkan pandangan.
3 Jenis Sabar dalam Islam
- Sabar dalam ketaatan — menjaga konsistensi beribadah meski terasa berat.
- Sabar dalam menjauhi maksiat — menahan diri dari dorongan hawa nafsu menuju larangan Allah.
- Sabar atas musibah/takdir — menerima ujian dan cobaan hidup dengan hati lapang tanpa berkeluh kesah berlebihan.
Tanya Jawab Seputar Hadits Sabar
Apakah sabar berarti diam saja dan tidak boleh berusaha?
Tidak. Sabar bukan berarti pasrah tanpa ikhtiar. Sabar adalah menjaga hati dan sikap tetap tenang, tidak mengeluh berlebihan atau melakukan tindakan yang melanggar syariat, sembari tetap berusaha dan berikhtiar mencari solusi sesuai kemampuan.
Bagaimana cara melatih kesabaran menurut hadits di atas?
Berdasarkan HR. Bukhari no. 1469 di atas, kesabaran bisa dilatih melalui usaha yang sungguh-sungguh (“man yatashabbar” = barangsiapa berusaha untuk bersabar) — artinya kesabaran bukan sekadar sifat bawaan, tetapi keterampilan yang bisa diasah lewat latihan dan pembiasaan diri secara konsisten.
===
Referensi:
– HR. Bukhari no. 6114 & Muslim no. 2609 (dari Abu Hurairah RA)
– HR. Bukhari no. 5641 & Muslim no. 2573
– HR. Bukhari no. 1469 (dari Abu Sa’id Al-Khudri RA)
– HR. Muslim no. 223 (dari Abu Malik Al-Asy’ari RA)









