Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Kalkulator Zakat
Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
Daily Muslim
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Kalkulator Zakat
Home Guideline Puasa

Apakah Berbohong Membatalkan Puasa? Simak Penjelasannya

by Daily Muslim
1 April 2024
hukum berbohong saat puasa apakah membatalkan puasa
Share ke WAShare ke TelegramShare ke FB

Dalam madzhab Imam Syafi’I, ada 9 hal yang dapat membatalkan puasa, dan dari 9 hal tersebut, berbohong tidak termasuk di dalamnya.

Dengan demikian, secara fikih berbohong tidak membatalkan puasa. Namun, berbohong mempunyai efek terhadap kualitas puasa kita.

Pada artikel ini, kita akan membahas tentang berbohong saat puasa menurut hadits Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam dan penjelasan para ulama.

Daftar Isi

Toggle
  • Hadits Tentang Berbohong Saat Puasa
  • Dampak Berbohong Saat Puasa
    • Baca Juga
    • Puasa Syawal Harus 6 Hari Berturut-turut atau Bebas?
    • Mengalami Keputihan Saat Puasa: Batal atau Tidak? Ini Hukumnya
  • Kesimpulan

Hadits Tentang Berbohong Saat Puasa

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, dia berkata Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda,

مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِهِ فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ بِأَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ

“Barangsiapa tidak meninggalkan perkataan dusta dan pengamalannya, maka Allah tidak butuh kepada perbuatannya yang meninggalkan makan dan minumnya.” (Hadits Riwayat Tirmidzi No. 641)

Melalui hadits di atas, kita dilarang untuk berkata dusta dan segala bentuk pengamalannya ketika sedang berpuasa.

Ibnu Hajar Al Asqalani mengatakan ada hadits serupa yang datang dari Anas bin Malik dan diriwayatkan oleh Ath-Thabrani dalam kitab Al Ausath dengan kalimat “Barangsiapa tidak meninggalkan perkataan kotor dan dusta”.

Melalui riwayat tersebut, selain larangan berkata dusta, kita juga dilarang untuk berkata kotor selama berpuasa.

Dampak Berbohong Saat Puasa

Apa yang akan terjadi ketika kita berbohong saat puasa?

Walaupun secara fikih puasanya sah, namun kita dilarang berkata kotor dan dusta selama puasa oleh Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam.

Menurut Abu Umar bin Abdil Barr berpendapat bahwa kalimat “maka Allah tidak butuh” dalam hadits di atas memiliki makna implisit, karena sejatinya memang Alah SWT tidak membutuhkan apapun.

Pendapat lain disampaikan oleh Ibnu Al Manayyar, beliau berpendapat bahwa kalimat “maka Allah tidak butuh” adalah kiasan yang dipakai untuk menyampaikan sebuah amalan yang tidak diterima.

Analoginya seperti saat kita memberikan hadiah kepada teman, kemudian teman tersebut berkata “saya tidak butuh” itu artinya teman kita menolak apa yang kita berikan.

Jadi, ketika kita berbohong saat puasa dan Allah tidak butuh dengan ibadah puasa kita, itu artinya Allah tidak menerima puasa kita.

Walaupun tidak membatalkan puasa, namun berdasarkan penjelasan di atas, dusta atau berbohong saat puasa dapat menjadi sebab kita tidak mendapatkan pahala puasa, kita hanya mendapatkan rasa lapar dan dahaga saja.

Padahal banyak keutamaan yang kita dapat peroleh ketika kita menjalankan puasa dengan benar dan sesuai tuntunan.

Baca Juga

Puasa Syawal Harus 6 Hari Berturut-turut atau Bebas?

Mengalami Keputihan Saat Puasa: Batal atau Tidak? Ini Hukumnya

Kesimpulan

Berbohong atau berdusta tidak membatalkan puasa, karena bukan termasuk ke dalam 9 hal yang membatalkan puasa, namun ketika kita berbohong saat puasa, maka hal tersebut akan merusak pahala puasa kita, bahkan bisa menjadi sebab puasa kita tidak diterima oleh Allah SWT.

Sebaiknya kita menghindari perilaku dusta ini, karena salah satu ciri orang munafik adalah suka berbohong, dan kita tidak ingin menjadi orang yang munafik.

Wallahu a’lam.

Tags: Bulan RamadanHal yang Membatalkan PuasaPuasa RamadhanPuasa SunnahPuasa Wajib

Saatnya Ngaji Tanpa Distraksi!

Akses Al-Qur'an Digital gratis! Gak perlu install, gak perlu daftar, 100% bebas iklan. Tersedia juga audio murottal dari Qori favoritmu.

Akses Sekarang

Artikel Terkait

kumpulan hadits tentang sahur

Apakah Puasa Tidak Sah Jika Tidak Sahur? Ini Penjelasannya

by Daily Muslim

Sahur merupakan aktivitas penting dalam rangkaian ibadah puasa yang disarankan dalam Islam. Meskipun pada umumnya...

Bulan sabit (hilal) di langit senja, ilustrasi penentuan puasa Ramadan 29 atau 30 hari

Puasa Ramadan 29 vs 30 Hari, Apa Penyebabnya?

by Daily Muslim

Setiap tahun muncul pertanyaan: mengapa Ramadan kadang 29 hari, kadang 30 hari? Siapa yang menentukan,...

Suasana jual beli di pasar tradisional Indonesia

Hukum Jual Beli dalam Islam: Akad, Jenis Terlarang & Contoh Kasus

by Daily Muslim

Jual beli adalah transaksi paling umum dalam kehidupan sehari-hari, dan Islam mengatur rinci agar setiap...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jadwal Shalat & Imsakiyah Kamis, 29 Oktober 2026
Kota Jakarta
--:--:--
Menuju waktu...
Imsak 04:00
Subuh 04:10
Dzuhur 11:40
Ashar 14:53
Maghrib 17:49
Isya' 19:00
Sumber: Bimas Islam Kemenag RI

Artikel Terbaru

Kaligrafi emas bertuliskan Bismillahirrahmanirrahim di atas kertas dengan palet cat emas, ilustrasi artikel kapan membaca basmalah lengkap dan kapan cukup bismillah saja

Kapan Mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim” dan Kapan Cukup “Bismillah” Saja?

Jamaah haji berpakaian ihram putih menghadap Ka'bah di siang hari, ilustrasi keutamaan haji mabrur

Keutamaan Haji Mabrur dan Dalilnya

Riak air tenang membentuk lingkaran konsentris, ilustrasi keutamaan menahan amarah dalam Islam

Keutamaan Menahan Amarah dan Dalilnya

Papan penunjuk arah kayu dengan anak panah di tengah alam terbuka, ilustrasi keutamaan amar ma'ruf nahi mungkar

Keutamaan Amar Ma’ruf Nahi Mungkar dan Dalilnya

Seorang guru membimbing murid-muridnya di dalam kelas, ilustrasi adab kepada guru dalam Islam

Adab kepada Guru dalam Islam dan Dalilnya

Seedbacklink
  • Tentang
  • Hubungi
  • Periklanan
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
Popup image
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami