Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Hafiz Indonesia
Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
Daily Muslim
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Hafiz Indonesia
Home Guideline Puasa

Cara Mengganti Utang Puasa untuk Orang yang Sudah Meninggal

by Daily Muslim
1 April 2024
mengganti utang puasa untuk orang yang sudah meninggal
Share ke WAShare ke TelegramShare ke FB

Puasa Ramadhan adalah puasa wajib yang harus dilakukan oleh setiap muslim.

Namun apabila ada keadaan-keadaan tertentu yang mengharuskan seseorang tidak berpuasa, seperti sakit atau sedang melakukan perjalanan, maka ia wajib mengganti puasanya di hari yang lain.

Namun, bagaimana jika ada seseorang yang memiliki utang puasa, kemudian ia meninggal dunia? Bagaimana status utang puasanya?

Dalam artikel ini, kita akan menjelaskan hal tersebut berdasarkan hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan penjelasan para ulama.

Daftar Isi

Toggle
  • Hadits Orang Meninggal yang Masih Memiliki Utang Puasa
  • Penjelasan
    • Apakah Mengganti Puasa Tetap Wajib Jika Orangnya Sudah Meninggal Dunia?
    • Apakah Hanya Berlaku untuk Puasa Tertentu?
    • Apakah Harus Diganti dengan Melaksanakan Puasa atau Boleh dengan Memberi Makan?
    • Apakah Harus Dilakukan oleh Walinya atau Boleh Orang Lain?
  • Kesimpulan
    • Baca Juga
    • Saat Puasa Nonton Mukbang (Video Makanan), Boleh atau Tidak?
    • Mencium Istri Saat Puasa Boleh atau Tidak? Ini Penjelasannya

Hadits Orang Meninggal yang Masih Memiliki Utang Puasa

Dari Aisyah radhiallahu ‘anha mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

مَنْ مَاتَ وَعَلَيْهِ صِيَامٌ صَامَ عَنْهُ وَلِيُّهُ

“Barangsiapa meninggal dunia dan memiliki tanggungan puasa, maka walinya dapat menggantikan puasanya.” (Hadits Riwayat Bukhari No. 1816)

Hadits berikutnya datang dari Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma dia berkata, bahwa ada seorang wanita datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan berkata,

إِنَّ أُمِّي مَاتَتْ وَعَلَيْهَا صَوْمُ شَهْرٍ فَقَالَ أَرَأَيْتِ لَوْ كَانَ عَلَيْهَا دَيْنٌ أَكُنْتِ تَقْضِينَهُ قَالَتْ نَعَمْ قَالَ فَدَيْنُ اللَّهِ أَحَقُّ بِالْقَضَاءِ

“Sesungguhnya ibuku telah meninggal, padahal ia masih memiliki hutang puasa selama satu bulan.” Maka beliau pun bersabda: “Bagaimana menurutmu jika ibumu memiliki hutang uang, apakah kamu akan melunasinya?” wanita itu menjawab, “Ya, tentu.” Beliau bersabda: “Kalau begitu, hutang kepada Allah lebih berhak untuk dilunasi.” (Hadits Riwayat Muslim No. 1936)

Penjelasan

Melalui penjelasan ini Insya Allah akan menjawab beberapa pertanyaan yang muncul dari topik yang sedang kita bahas.

  • Untuk orang yang meninggal dan masih memiliki utang puasa, apakah tetap disyariatkan untuk mengganti puasanya atau tidak?
  • Apabila disyariatkan apakah berlaku untuk puasa tertentu atau semua puasa?
  • Apakah harus diganti dengan puasa lagi atau cukup dengan memberi makan?
  • Apakah yang menggantikan puasanya harus waliya atau boleh orang lain?

Mari kita bahas satu persatu.

Penjelasan ini diambil dari Kitab Fathul Baari Jilid 11 Bab Puasa No. 42.

Apakah Mengganti Puasa Tetap Wajib Jika Orangnya Sudah Meninggal Dunia?

Menurut pendapat mayoritas ulama, tidak wajib mengganti puasa bagi orang yang sudah meninggal dunia.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh Imam Syafi’I dalam qaul jadid-nya, Imam Malik dan Imam Abu Hanifah, ketiganya tidak membolehkan untuk berpuasa sebagai ganti puasa orang yang sudah meninggal dunia.

Apakah Hanya Berlaku untuk Puasa Tertentu?

Mayoritas ulama sepakat bawah tidak ada kewajiban mengganti utang puasa bagi orang yang sudah meninggal, namun Al-Laits, Ahmad, Ishaq dan Abu Ubaid berpendapat lain, mereka sepakat dengan pendapat mayoritas ulama, namun tidak untuk puasa nadzar.

Jika orang yang meninggal tersebut memiliki hutang puasa nadzar, maka harus tetap ditunaikan.

Apakah Harus Diganti dengan Melaksanakan Puasa atau Boleh dengan Memberi Makan?

Al Qurthubi mengatakan bahwa walaupun mengganti puasa tidak diwajibkan, namun beliau mengatakan jika walinya ingin mengganti utang puasanya, seorang wali tersebut boleh memilih antara mengerjakan utang puasanya atau memberi makan orang miskin.

Apakah Harus Dilakukan oleh Walinya atau Boleh Orang Lain?

Para ulama yang memperbolehkan berpuasa untuk mengganti utang puasa orang yang sudah meninggal berbeda pendapat dalam memahami makna “walinya”.

Ada yang berpendapat bahwa yang dimaksud wali adalah semua kerabat dekatnya, ahli warisnya atau mereka yang masuk ke dalam orang-orang yang berhak mendapatkan harta warisan.

Para ulama juga berbeda pendapat apakah hal tersebut wajib dilaksanakan oleh walinya atau tidak, karena suatu ibadah yang tidak dapat diwakili pada saat seseorang masih hidup, maka tidak dapat juga diwakili ketika seseorang tersebut sudah meninggal dunia.

Baca Juga

Ini Dia Hukum Membatalkan Puasa Karena Melayani Suami

Ciri-Ciri Malam Lailatul Qadar Berdasarkan Hadits Nabi SAW

Kesimpulan

Para ulama berbeda pendapat mengenai apakah orang yang meninggal dan memiliki utang puasa wajib melunasi utang tersebut?

Mayoritas ulama tidak mewajibkannya, tapi jika kamu ingin melaksanakannya pun tidak apa-apa dan kamu bisa memilih antara melakukan puasa atau memberi makan orang miskin dengan niat melunasi utang puasa orang yang kamu wakilkan.

Wallahu a’lam.

Tags: Bulan RamadanPuasa QadhaPuasa RamadhanPuasa Wajib

Saatnya Ngaji Tanpa Distraksi!

Akses Al-Qur'an Digital gratis! Gak perlu install, gak perlu daftar, 100% bebas iklan. Tersedia juga audio murottal dari Qori favoritmu.

Akses Sekarang

Artikel Terkait

orang sedang memakan kurma

Puasa Tapi Tidak Sahur, Apakah Puasanya Sah?

by Daily Muslim

Sahur adalah aktivitas makan dan minum yang dilakukan pada waktu dini hari sebelum fajar (shubuh)...

puasa syawal atau bayar utang puasa ramadan

Puasa Syawal atau Bayar Utang Puasa Ramadan Dulu?

by Daily Muslim

Puasa 6 hari di bulan Syawal memiliki keutamaan yang begitu besar, maka dari itu kita...

anak kecil sedang tertawa

Batasan Usia Aqiqah Menurut Syariat Islam

by Daily Muslim

Aqiqah adalah salah satu bentuk ibadah dalam Islam yang dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur kepada...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jadwal Shalat & Imsakiyah Kamis, 12 Maret 2026
Kota Jakarta
--:--:--
Menuju waktu...
Imsak 04:33
Subuh 04:43
Dzuhur 12:06
Ashar 15:11
Maghrib 18:10
Isya' 19:19
Sumber: Bimas Islam Kemenag RI

Artikel Terbaru

rahman hafiz indonesia

Kisah Rahman Hafiz Indonesia 2026, Hafiz 4 Juz yang Selamat dari Maut di Perlintasan Kereta

arun hafiz indonesia

Belajar Sedekah dari Penjual Nasi Goreng Tegal: Rahasia Keberkahan Arun di Hafiz Indonesia 2026

kelano hafiz indonesia

Rela Resign dari Karier Engineering demi Kelano, Kisah Ami di Hafiz Indonesia 2026 Ini Bikin Haru

queen hafiz indonesia

Duka Bertubi-tubi Queen Hafiz Indonesia: Kehilangan Ayah, Ibu, dan Adik, Namun Tetap Tegar Menghafal Al-Qur’an

runa hafiz indonesia

Kisah Runa Hafiz Indonesia 2026: Anak Kebumen yang Menghafal Al-Qur’an demi Menyatukan Doa Keluarga

Seedbacklink
  • Tentang
  • Hubungi
  • Periklanan
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
Popup image
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami