Allah memiliki 99 nama indah yang dikenal sebagai Asmaul Husna. Rasulullah menjanjikan surga bagi siapa yang menjaga (menghafal dan mengamalkan) nama-nama tersebut. Berikut teks hadits lengkap dan penjelasannya.
Teks Hadits
إِنَّ لِلَّهِ تِسْعَةً وَتِسْعِينَ اسْمًا، مِائَةً إِلَّا وَاحِدًا، مَنْ أَحْصَاهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ
Latin: “Inna lillaahi tis’atan wa tis’iina isman, mi-atan illaa waahidan, man ahshaahaa dakhalal jannah.”
Artinya: “Sesungguhnya Allah memiliki 99 nama, seratus kurang satu. Barangsiapa yang menjaganya (menghafal dan mengamalkannya), ia akan masuk surga.” (HR. Bukhari no. 2736 dan Muslim no. 2677, dari Abu Hurairah RA)
Makna “Menjaga” (Ahshaaha) dalam Hadits Ini
Kata ahshaaha dalam hadits ini tidak hanya berarti menghafal urutan 99 nama di luar kepala, tetapi mencakup tiga tingkatan menurut penjelasan para ulama:
- Menghafal nama-nama tersebut beserta maknanya.
- Memahami kandungan makna di balik setiap nama (misalnya memahami bahwa Ar-Rahman berarti Allah Maha Pengasih kepada seluruh makhluk).
- Mengamalkan dalam doa dan perilaku — misalnya berdoa menyebut nama yang sesuai dengan permohonan (memohon rezeki dengan menyebut Ar-Razzaq), serta berusaha meneladani sifat-sifat yang bisa diteladani manusia (seperti Ar-Rahim/Penyayang, Al-‘Afuww/Pemaaf).
Apakah Jumlah Nama Allah Hanya 99?
Para ulama menjelaskan bahwa hadits ini tidak membatasi jumlah total nama Allah hanya 99 — nama-nama Allah dalam Al-Qur’an dan hadits sebenarnya lebih banyak dari itu. Maksud hadits adalah: di antara nama-nama Allah yang begitu banyak, ada 99 yang secara khusus dijanjikan pahala surga bagi siapa yang menjaganya. Ini diperkuat dengan doa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang menyebut “…aku memohon kepada-Mu dengan setiap nama yang menjadi milik-Mu, yang Engkau namakan diri-Mu dengannya, atau Engkau turunkan dalam kitab-Mu, atau Engkau ajarkan kepada seseorang dari makhluk-Mu, atau Engkau simpan dalam ilmu ghaib di sisi-Mu…” (HR. Ahmad, dinilai shahih).
Dalil Al-Qur’an tentang Asmaul Husna
Allah SWT berfirman: “Dan Allah memiliki asmaa-ul husna (nama-nama yang terbaik), maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut nama-nama itu…” (QS. Al-A’raf: 180)
Tanya Jawab Seputar Hadits Asmaul Husna
Apakah daftar 99 nama Allah yang beredar di masyarakat berasal langsung dari hadits ini?
Tidak. Hadits riwayat Bukhari dan Muslim di atas hanya menyebutkan jumlahnya (99) tanpa mencantumkan daftar nama secara rinci. Daftar 99 nama yang populer beredar berasal dari riwayat lain yang derajatnya diperselisihkan ulama (sebagian menilainya dhaif dari sisi penyusunan daftarnya, meski nama-nama individualnya tetap ditemukan tersebar di ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits shahih lainnya).
Bagaimana cara terbaik mengamalkan Asmaul Husna sehari-hari?
Menyebutnya dalam dzikir dan doa sesuai konteks kebutuhan (misalnya menyebut Asy-Syafi saat berdoa untuk kesembuhan), merenungkan maknanya untuk memperkuat keimanan, dan berusaha meneladani sifat-sifat yang relevan untuk diamalkan manusia seperti kasih sayang, kesabaran, dan kedermawanan.
===
Referensi:
– HR. Bukhari no. 2736 & Muslim no. 2677 (dari Abu Hurairah RA)
– QS. Al-A’raf: 180
– HR. Ahmad tentang doa nama-nama Allah yang diketahui maupun tersimpan dalam ilmu-Nya









