Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Kalkulator Zakat
Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
Daily Muslim
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Kalkulator Zakat
Home Guideline Hukum Islam

Akhlak Tercela dalam Islam: Bohong, Dendam, Pamer & Pelit

by Daily Muslim
8 Oktober 2026
Sepasang pria dan wanita tampak berselisih paham, ilustrasi akhlak tercela dalam Islam

Akhlak Tercela dalam Islam

Share ke WAShare ke TelegramShare ke FB

Islam tidak hanya mengatur ibadah ritual, tetapi juga akhlak sehari-hari. Berikut penjelasan lengkap tentang berbagai akhlak tercela yang harus dihindari seorang muslim beserta dalilnya.

Daftar Isi

Toggle
  • 1. Berbohong
  • 2. Dendam & Tidak Memaafkan
  • 3. Pamer (Riya)
  • 4. Pelit (Bakhil)
  • Mengapa Akhlak Tercela Ini Perlu Dihindari?
  • Tanya Jawab Seputar Akhlak Tercela
    • Apa beda riya dengan ujub dan sombong?
    • Apakah memaafkan berarti harus melupakan kesalahan orang lain?
    • Baca Juga
    • Aplikasi untuk Menghafal Quran di Android
    • Resep Herbal Pembersih Paru-Paru ala dr. Zaidul Akbar

1. Berbohong

Dari Abdullah bin Amr RA, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tanda-tanda orang munafik ada tiga: jika berbicara ia berbohong, jika berjanji ia mengingkari, dan jika diberi amanah ia berkhianat.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Berbohong hukumnya haram, kecuali dalam tiga kondisi yang dikecualikan syariat: mendamaikan dua pihak yang berselisih, dalam strategi perang, dan ucapan suami kepada istri (atau sebaliknya) untuk menjaga keharmonisan rumah tangga (HR. Muslim).

2. Dendam & Tidak Memaafkan

Allah SWT berfirman tentang orang-orang bertakwa: “…dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.” (QS. Ali Imran: 134)

Allah SWT juga berfirman: “…tetapi barangsiapa bersabar dan memaafkan, sesungguhnya (perbuatan) yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan.” (QS. Asy-Syura: 43). Menyimpan dendam berkepanjangan bertentangan dengan akhlak mulia yang dianjurkan Islam.

3. Pamer (Riya)

Riya adalah melakukan suatu amalan (baik ibadah maupun duniawi, seperti memamerkan harta/kemewahan) dengan tujuan dilihat dan dipuji manusia. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan menimpa kalian adalah syirik kecil,” para sahabat bertanya apa itu, beliau menjawab, “Riya.” (HR. Ahmad, dinilai hasan)

4. Pelit (Bakhil)

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidak ada satu hari pun yang dilewati hamba-hamba Allah di pagi hari, kecuali ada dua malaikat yang turun. Salah satunya berdoa: ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak.’ Sedangkan yang lain berdoa: ‘Ya Allah, berikanlah kehancuran bagi orang yang pelit (menahan hartanya).'” (HR. Bukhari dan Muslim)

Mengapa Akhlak Tercela Ini Perlu Dihindari?

Kelima sifat di atas merusak hubungan sosial, menggerogoti keikhlasan ibadah, dan menjadi penghalang keberkahan hidup. Islam mengajarkan muslim untuk membangun akhlak yang jujur, pemaaf, ikhlas tanpa pamer, dan dermawan sebagai lawan dari sifat-sifat tercela ini.

Tanya Jawab Seputar Akhlak Tercela

Apa beda riya dengan ujub dan sombong?

Riya adalah beramal untuk dilihat orang lain (motivasi eksternal sejak awal beramal). Ujub adalah merasa kagum/bangga pada diri sendiri atas amal yang dilakukan (muncul setelah beramal). Sombong (takabbur) adalah merasa lebih tinggi/meremehkan orang lain. Ketiganya berbeda namun sama-sama tercela dan berpotensi merusak pahala.

Apakah memaafkan berarti harus melupakan kesalahan orang lain?

Tidak harus melupakan sepenuhnya, karena mengingat demi pembelajaran adalah manusiawi. Yang dianjurkan adalah melepaskan rasa dendam dan keinginan membalas, bukan menghapus ingatan itu sendiri.

===

Referensi:
– HR. Bukhari & Muslim tentang tanda munafik (berbohong)
– QS. Ali Imran: 134 & QS. Asy-Syura: 43 tentang memaafkan
– HR. Ahmad (hasan) tentang riya sebagai syirik kecil
– HR. Bukhari & Muslim tentang doa malaikat bagi yang berinfak & yang pelit

Baca Juga

Aplikasi untuk Menghafal Quran di Android

Resep Herbal Pembersih Paru-Paru ala dr. Zaidul Akbar

Saatnya Ngaji Tanpa Distraksi!

Akses Al-Qur'an Digital gratis! Gak perlu install, gak perlu daftar, 100% bebas iklan. Tersedia juga audio murottal dari Qori favoritmu.

Akses Sekarang

Artikel Terkait

Pasangan suami istri dalam suasana murung dan terpisah, ilustrasi hukum talak

Talak 1, 2, dan 3: Perbedaan Hukum dan Konsekuensinya

by Daily Muslim

Talak 1, 2, dan 3 memiliki konsekuensi hukum yang berbeda dalam Islam, terutama soal bisa-tidaknya...

bayi yang baru lahir

Hukum Melaksanakan Aqiqah untuk Anak yang Baru Lahir

by Daily Muslim

Kelahiran seorang anak merupakan momen istimewa dan penuh berkah bagi setiap orang tua. Di dalam...

Bangkai Ikan Halal atau Haram

Bangkai Ikan Halal atau Haram? Begini Hukumnya

by Daily Muslim

Sebagai umat Islam, kita gak boleh makan daging hewan yang mati bukan karena disembelih, walaupun...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jadwal Shalat & Imsakiyah Jumat, 9 Oktober 2026
Kota Jakarta
--:--:--
Menuju waktu...
Imsak 04:09
Subuh 04:19
Dzuhur 11:44
Ashar 14:44
Maghrib 17:49
Isya' 18:58
Sumber: Bimas Islam Kemenag RI

Artikel Terbaru

Aneka potongan daging segar di etalase, ilustrasi hukum makanan haram dalam Islam

Hukum Makanan Haram: Bangkai, Darah, Racun & Hewan Buas

Kuas makeup, palet eyeshadow dan penjepit bulu mata, ilustrasi hukum kosmetik wajah dalam Islam

Hukum Kosmetik Wajah: Cukur Alis, Bulu Mata Palsu, Eyeliner & Veneer Gigi

Siluet orang-orang menari di klub malam dengan lampu neon, ilustrasi hukum dugem dan nyawer dalam Islam

Hukum Dugem & Nyawer dalam Islam

Sepasang pria dan wanita tampak berselisih paham, ilustrasi akhlak tercela dalam Islam

Akhlak Tercela dalam Islam: Bohong, Dendam, Pamer & Pelit

Seorang wanita dikelilingi jari-jari yang menuding ke arahnya, ilustrasi hukum fitnah dan qadzaf dalam Islam

Hukum Fitnah & Qadzaf (Menuduh Zina Tanpa Bukti) dalam Islam

Seedbacklink
  • Tentang
  • Hubungi
  • Periklanan
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
Popup image
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami