Islam tidak hanya mengatur ibadah ritual, tetapi juga akhlak sehari-hari. Berikut penjelasan lengkap tentang berbagai akhlak tercela yang harus dihindari seorang muslim beserta dalilnya.
1. Berbohong
Dari Abdullah bin Amr RA, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tanda-tanda orang munafik ada tiga: jika berbicara ia berbohong, jika berjanji ia mengingkari, dan jika diberi amanah ia berkhianat.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Berbohong hukumnya haram, kecuali dalam tiga kondisi yang dikecualikan syariat: mendamaikan dua pihak yang berselisih, dalam strategi perang, dan ucapan suami kepada istri (atau sebaliknya) untuk menjaga keharmonisan rumah tangga (HR. Muslim).
2. Dendam & Tidak Memaafkan
Allah SWT berfirman tentang orang-orang bertakwa: “…dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.” (QS. Ali Imran: 134)
Allah SWT juga berfirman: “…tetapi barangsiapa bersabar dan memaafkan, sesungguhnya (perbuatan) yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan.” (QS. Asy-Syura: 43). Menyimpan dendam berkepanjangan bertentangan dengan akhlak mulia yang dianjurkan Islam.
3. Pamer (Riya)
Riya adalah melakukan suatu amalan (baik ibadah maupun duniawi, seperti memamerkan harta/kemewahan) dengan tujuan dilihat dan dipuji manusia. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan menimpa kalian adalah syirik kecil,” para sahabat bertanya apa itu, beliau menjawab, “Riya.” (HR. Ahmad, dinilai hasan)
4. Pelit (Bakhil)
Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidak ada satu hari pun yang dilewati hamba-hamba Allah di pagi hari, kecuali ada dua malaikat yang turun. Salah satunya berdoa: ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak.’ Sedangkan yang lain berdoa: ‘Ya Allah, berikanlah kehancuran bagi orang yang pelit (menahan hartanya).'” (HR. Bukhari dan Muslim)
Mengapa Akhlak Tercela Ini Perlu Dihindari?
Kelima sifat di atas merusak hubungan sosial, menggerogoti keikhlasan ibadah, dan menjadi penghalang keberkahan hidup. Islam mengajarkan muslim untuk membangun akhlak yang jujur, pemaaf, ikhlas tanpa pamer, dan dermawan sebagai lawan dari sifat-sifat tercela ini.
Tanya Jawab Seputar Akhlak Tercela
Apa beda riya dengan ujub dan sombong?
Riya adalah beramal untuk dilihat orang lain (motivasi eksternal sejak awal beramal). Ujub adalah merasa kagum/bangga pada diri sendiri atas amal yang dilakukan (muncul setelah beramal). Sombong (takabbur) adalah merasa lebih tinggi/meremehkan orang lain. Ketiganya berbeda namun sama-sama tercela dan berpotensi merusak pahala.
Apakah memaafkan berarti harus melupakan kesalahan orang lain?
Tidak harus melupakan sepenuhnya, karena mengingat demi pembelajaran adalah manusiawi. Yang dianjurkan adalah melepaskan rasa dendam dan keinginan membalas, bukan menghapus ingatan itu sendiri.
===
Referensi:
– HR. Bukhari & Muslim tentang tanda munafik (berbohong)
– QS. Ali Imran: 134 & QS. Asy-Syura: 43 tentang memaafkan
– HR. Ahmad (hasan) tentang riya sebagai syirik kecil
– HR. Bukhari & Muslim tentang doa malaikat bagi yang berinfak & yang pelit









