Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Kalkulator Zakat
Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
Daily Muslim
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Kalkulator Zakat
Home Insight Hadits

Benarkah “9 dari 10 Pintu Rezeki Ada pada Perdagangan” Hadits Shahih?

by Daily Muslim
12 Oktober 2026
Dua orang berjabat tangan menutup kesepakatan bisnis, ilustrasi klarifikasi hadits 9 dari 10 pintu rezeki di perdagangan

Benarkah 9 dari 10 Pintu Rezeki di Perdagangan?

Share ke WAShare ke TelegramShare ke FB

Ungkapan “9 dari 10 pintu rezeki ada pada perdagangan” sangat sering dikutip para motivator bisnis dan penceramah, namun apakah benar ini adalah hadits Rasulullah? Berikut penjelasan lengkapnya.

Daftar Isi

Toggle
  • Klarifikasi: Status Hadits Ini Dhaif (Lemah)
  • Dalil Shahih tentang Keutamaan Berdagang
  • Tanya Jawab Seputar Hadits 9 dari 10 Pintu Rezeki
    • Jika hadits ini dhaif, apakah berarti berdagang tidak dianjurkan dalam Islam?
    • Mengapa ungkapan dhaif seperti ini bisa begitu populer?
    • Baca Juga
    • Wakaf Al Quran: Definisi, Dalil dan Regulasinya (Lengkap)
    • Hukum Tasyakuran 7 Bulanan Kehamilan (Mitoni) dalam Islam

Klarifikasi: Status Hadits Ini Dhaif (Lemah)

تِسْعَةُ أَعْشَارِ الرِّزْقِ فِي التِّجَارَةِ

Latin: “Tis’atu a’syaarir rizqi fit tijaarah.”

Ungkapan ini diriwayatkan secara mursal (sanadnya terputus) dari Nu’aim bin Abdurrahman Al-Azdi, seorang tabi’in — bukan dari sahabat Nabi — sehingga tidak bisa dipastikan bersambung langsung kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Al-Hafizh Ibnu Abdil Barr dalam kitab Al-Istidzkar mengisyaratkan kedhaifan riwayat ini, dan Syaikh Al-Albani juga menegaskan statusnya sebagai hadits dhaif. Riwayat ini pun tidak ditemukan dalam kitab-kitab hadits utama (Shahih Bukhari, Shahih Muslim, kitab-kitab Sunan, maupun Musnad yang masyhur).

Dalil Shahih tentang Keutamaan Berdagang

Meski ungkapan “9 dari 10 pintu rezeki” tidak memiliki dasar yang kuat, keutamaan berdagang secara umum tetap memiliki dalil shahih. Dari Rifa’ah bin Rafi’ RA, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya, “Pekerjaan apakah yang paling baik?” Beliau menjawab: “Pekerjaan seseorang dengan tangannya sendiri, dan setiap jual beli yang mabrur (baik, jujur, tanpa kecurangan).” (HR. Al-Bazzar dan Al-Hakim, dinilai shahih)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda: “Pedagang yang jujur dan terpercaya akan (dikumpulkan) bersama para Nabi, orang-orang yang jujur (shiddiqin), dan para syuhada.” (HR. Tirmidzi no. 1209, dinilai hasan)

Tanya Jawab Seputar Hadits 9 dari 10 Pintu Rezeki

Jika hadits ini dhaif, apakah berarti berdagang tidak dianjurkan dalam Islam?

Tidak. Status dhaif pada riwayat spesifik “9 dari 10 pintu rezeki” tidak mengurangi keutamaan berdagang itu sendiri, karena terdapat banyak dalil shahih lain (seperti dua hadits di atas) yang menunjukkan kemuliaan profesi berdagang, bahkan Rasulullah sendiri adalah seorang pedagang sebelum dan sesudah diangkat menjadi Nabi.

Mengapa ungkapan dhaif seperti ini bisa begitu populer?

Karena kandungan maknanya terasa masuk akal dan sering dikutip turun-temurun tanpa verifikasi sumber, khususnya di kalangan motivator bisnis. Syaikh Abdullah Al-Jibrin bahkan menyebutkan kemungkinan ungkapan ini hanyalah perkataan para ahli hikmah (bukan sabda Nabi) yang kemudian dianggap sebagai hadits oleh masyarakat.

Baca Juga

Wakaf Al Quran: Definisi, Dalil dan Regulasinya (Lengkap)

Hukum Tasyakuran 7 Bulanan Kehamilan (Mitoni) dalam Islam

===

Referensi:
– Ibnu Abdil Barr, Al-Istidzkar (8/196); penilaian Syaikh Al-Albani
– HR. Al-Bazzar & Al-Hakim (shahih, dari Rifa’ah bin Rafi’ RA)
– HR. Tirmidzi no. 1209 (hasan)

Saatnya Ngaji Tanpa Distraksi!

Akses Al-Qur'an Digital gratis! Gak perlu install, gak perlu daftar, 100% bebas iklan. Tersedia juga audio murottal dari Qori favoritmu.

Akses Sekarang

Artikel Terkait

cara mendapatkan manisnya iman

3 Cara Mendapatkan Manisnya Iman Sesuai Hadits Nabi SAW

by Daily Muslim

Manisnya iman adalah perasaan bahagia dan damai yang dirasakan oleh seorang Muslim dalam kehidupan sehari-harinya....

Tukang kayu bekerja memahat kayu dengan palu dan pahat, ilustrasi hadits tentang etos kerja dalam Islam

Hadits tentang Etos Kerja: Keutamaan Bekerja Keras dalam Islam

by Daily Muslim

Islam sangat menjunjung tinggi etos kerja dan kemandirian dalam mencari nafkah. Berikut hadits-hadits tentang keutamaan...

Wanita memberi isyarat diam dengan jari di bibir, ilustrasi hadits tentang menjaga lisan

Hadits tentang Menjaga Lisan: Berkata Baik atau Diam

by Daily Muslim

Lisan adalah anggota tubuh kecil yang dampaknya bisa sangat besar — bisa mengantarkan ke surga...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jadwal Shalat & Imsakiyah Rabu, 14 Oktober 2026
Kota Jakarta
--:--:--
Menuju waktu...
Imsak 04:06
Subuh 04:16
Dzuhur 11:42
Ashar 14:46
Maghrib 17:49
Isya' 18:58
Sumber: Bimas Islam Kemenag RI

Artikel Terbaru

Bunga mawar merah dengan latar putih polos, ilustrasi hukum merayakan Hari Valentine dalam Islam

Hukum Merayakan Hari Valentine dalam Islam

Sepasang suami istri berkonsultasi dengan dokter di klinik, ilustrasi hukum vasektomi dalam Islam

Hukum Vasektomi dalam Islam: Dalil dan Fatwa MUI

Close-up jarum suntik dengan latar putih, ilustrasi hadits tentang berobat dan kedudukan vaksinasi dalam Islam

Hadits tentang Berobat & Kedudukan Vaksinasi dalam Islam

Tenaga medis menuangkan hand sanitizer ke tangan, ilustrasi hadits tentang wabah penyakit (tha'un) dan prinsip karantina

Hadits tentang Wabah Penyakit (Tha’un) dan Prinsip Karantina

Tangan lansia menengadah berdoa, ilustrasi makna usia 40 dan 60 tahun dalam Al-Qur'an dan hadits

Makna Usia 40 dan 60 Tahun dalam Al-Qur’an dan Hadits

Seedbacklink
  • Tentang
  • Hubungi
  • Periklanan
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
Popup image
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami