Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Kalkulator Zakat
Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
Daily Muslim
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Kalkulator Zakat
Home Insight Hadits

Benarkah “Cinta Tanah Air Sebagian dari Iman” Itu Hadits?

by Daily Muslim
12 Oktober 2026
Bendera merah putih Indonesia berkibar di langit biru, ilustrasi klarifikasi hadits hubbul wathan minal iman

Benarkah Cinta Tanah Air Sebagian dari Iman?

Share ke WAShare ke TelegramShare ke FB

Ungkapan “hubbul wathan minal iman” (cinta tanah air sebagian dari iman) sangat populer dikutip di Indonesia, bahkan sering dianggap sebagai sabda Rasulullah. Benarkah demikian? Berikut penjelasan lengkapnya.

Daftar Isi

Toggle
  • Klarifikasi: Bukan Hadits dari Rasulullah
  • Asal-Usul Ungkapan Ini
  • Dalil Shahih tentang Kecintaan terhadap Tanah Kelahiran
  • Tanya Jawab Seputar Hubbul Wathan Minal Iman
    • Apakah boleh tetap menggunakan ungkapan ini dalam pidato atau tulisan?
    • Apakah ini berarti cinta tanah air tidak dianjurkan dalam Islam?
    • Baca Juga
    • Hadits tentang Hasad (Dengki): Api yang Memakan Kebaikan
    • 3 Manfaat Puasa Sunnah (Aspek Spiritual, Psikologis, Kesehatan)

Klarifikasi: Bukan Hadits dari Rasulullah

حُبُّ الْوَطَنِ مِنَ الْإِيمَانِ

Latin: “Hubbul wathani minal iimaan.”

Setelah ditelusuri oleh para ulama hadits, ungkapan ini tidak ditemukan sanadnya dalam kitab-kitab hadits mana pun, baik yang shahih, hasan, maupun dhaif. Imam As-Sakhawi dalam kitabnya Al-Maqashid Al-Hasanah (kitab yang secara khusus membahas hadits-hadits populer di tengah masyarakat namun tidak memiliki dasar) menegaskan dengan tegas bahwa ungkapan ini bukanlah hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Asal-Usul Ungkapan Ini

Berdasarkan penelusuran sejarah, ungkapan “hubbul wathan minal iman” justru pertama kali dipopulerkan oleh Butrus Al-Bustani, seorang tokoh misionaris Kristen di Lebanon pada akhir abad ke-19 Masehi, dalam konteks gerakan nasionalisme Suriah (Syam) kala itu — bukan berasal dari teks Al-Qur’an maupun hadits Nabi.

Dalil Shahih tentang Kecintaan terhadap Tanah Kelahiran

Meski ungkapan di atas bukan hadits, kecintaan terhadap tanah air tetap memiliki landasan yang kuat dalam Islam. Dari Abdullah bin Adi bin Al-Hamra RA, beliau mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda saat berada di Hazwarah, Makkah: “Demi Allah, sesungguhnya engkau (Makkah) adalah sebaik-baik bumi Allah dan bumi yang paling dicintai Allah. Seandainya aku tidak diusir darimu, niscaya aku tidak akan keluar.” (HR. Tirmidzi no. 3925 dan Ibnu Majah no. 3108, dinilai shahih)

Hadits ini menunjukkan bahwa Rasulullah sendiri memiliki kecintaan mendalam terhadap kota kelahirannya, Makkah, sehingga kecintaan terhadap tanah air sejatinya adalah fitrah manusiawi yang tidak bertentangan dengan Islam, meski bukan berasal dari ungkapan “hubbul wathan minal iman” yang populer tersebut.

Tanya Jawab Seputar Hubbul Wathan Minal Iman

Apakah boleh tetap menggunakan ungkapan ini dalam pidato atau tulisan?

Boleh digunakan sebagai ungkapan motivasi cinta tanah air, namun sebaiknya tidak disandarkan sebagai “hadits” atau “sabda Nabi” (misalnya tanpa embel-embel “HR…”) agar tidak menyesatkan pemahaman masyarakat tentang sumber ajaran Islam yang sebenarnya.

Apakah ini berarti cinta tanah air tidak dianjurkan dalam Islam?

Tidak. Status fabrikasi ungkapan ini sebagai hadits tidak lantas membuat kandungan maknanya salah. Cinta tanah air, menjaga keutuhan negeri, dan nasionalisme yang proporsional (tidak berlebihan hingga menjadi fanatisme buta) tetap selaras dengan semangat Islam, sebagaimana ditunjukkan hadits shahih tentang kecintaan Rasulullah kepada Makkah di atas.

===

Baca Juga

Hadits tentang Hasad (Dengki): Api yang Memakan Kebaikan

3 Manfaat Puasa Sunnah (Aspek Spiritual, Psikologis, Kesehatan)

Referensi:
– As-Sakhawi, Al-Maqashid Al-Hasanah
– HR. Tirmidzi no. 3925 & Ibnu Majah no. 3108 (shahih, dari Abdullah bin Adi bin Al-Hamra RA)

Saatnya Ngaji Tanpa Distraksi!

Akses Al-Qur'an Digital gratis! Gak perlu install, gak perlu daftar, 100% bebas iklan. Tersedia juga audio murottal dari Qori favoritmu.

Akses Sekarang

Artikel Terkait

Terapi bekam dengan beberapa gelas kaca di punggung, ilustrasi hadits tentang keutamaan bekam

Hadits tentang Bekam (Hijamah): Pengobatan Sunnah Rasulullah

by Daily Muslim

Bekam (hijamah) adalah salah satu metode pengobatan yang dianjurkan dan pernah dipraktikkan langsung oleh Rasulullah...

Jam pasir dengan pasir yang mengalir, ilustrasi hadits 5 perkara sebelum 5 perkara

Hadits 5 Perkara Sebelum 5 Perkara, Teks dan Penjelasannya

by Daily Muslim

Hadits "5 perkara sebelum 5 perkara" adalah nasihat Rasulullah yang mengingatkan agar memanfaatkan masa-masa baik...

keutamaan malam lailatul qadar

Keutamaan Malam Lailatul Qadar, Nyesel Kalau Gak Dapat!

by Daily Muslim

Salah satu alasan yang membuat Bulan Ramadhan spesial adalah adanya malam lailatul qadar di dalamnya,...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jadwal Shalat & Imsakiyah Jumat, 16 Oktober 2026
Kota Jakarta
--:--:--
Menuju waktu...
Imsak 04:05
Subuh 04:15
Dzuhur 11:42
Ashar 14:47
Maghrib 17:49
Isya' 18:58
Sumber: Bimas Islam Kemenag RI

Artikel Terbaru

Bunga mawar merah dengan latar putih polos, ilustrasi hukum merayakan Hari Valentine dalam Islam

Hukum Merayakan Hari Valentine dalam Islam

Sepasang suami istri berkonsultasi dengan dokter di klinik, ilustrasi hukum vasektomi dalam Islam

Hukum Vasektomi dalam Islam: Dalil dan Fatwa MUI

Close-up jarum suntik dengan latar putih, ilustrasi hadits tentang berobat dan kedudukan vaksinasi dalam Islam

Hadits tentang Berobat & Kedudukan Vaksinasi dalam Islam

Tenaga medis menuangkan hand sanitizer ke tangan, ilustrasi hadits tentang wabah penyakit (tha'un) dan prinsip karantina

Hadits tentang Wabah Penyakit (Tha’un) dan Prinsip Karantina

Tangan lansia menengadah berdoa, ilustrasi makna usia 40 dan 60 tahun dalam Al-Qur'an dan hadits

Makna Usia 40 dan 60 Tahun dalam Al-Qur’an dan Hadits

Seedbacklink
  • Tentang
  • Hubungi
  • Periklanan
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
Popup image
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami