Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Kalkulator Zakat
Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
Daily Muslim
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Kalkulator Zakat
Home Insight Hadits

Hadits tentang Ikhlas: Teks Arab, Latin, dan Artinya

by Daily Muslim
10 Oktober 2026
Tangan menengadah dengan tetesan air jernih, ilustrasi hadits tentang ikhlas

Hadits tentang Ikhlas

Share ke WAShare ke TelegramShare ke FB

Ikhlas, beramal semata-mata karena Allah tanpa mengharap pujian manusia, adalah syarat diterimanya sebuah amal. Berikut hadits-hadits yang menegaskan betapa pentingnya keikhlasan.

Daftar Isi

Toggle
  • 1. Allah Tidak Butuh Sekutu dalam Amal
  • 2. Tiga Golongan yang Amalnya Ditolak karena Tidak Ikhlas
  • Beda Ikhlas dengan Niat (Innamal A’malu Binniyat)
  • Tanya Jawab Seputar Hadits Ikhlas
    • Apakah boleh merasa senang jika amal kita dipuji orang lain?
    • Bagaimana cara menjaga keikhlasan dalam beramal?
    • Baca Juga
    • Hukum Kumpul Kebo dalam Islam, Haramkah?
    • Shalat Qobliyah Subuh Dilakukan Setelah Adzan atau Sebelum Adzan?

1. Allah Tidak Butuh Sekutu dalam Amal

أَنَا أَغْنَى الشُّرَكَاءِ عَنِ الشِّرْكِ، مَنْ عَمِلَ عَمَلًا أَشْرَكَ فِيهِ مَعِي غَيْرِي تَرَكْتُهُ وَشِرْكَهُ

Latin: “Anaa aghnasy syurakaa-i ‘anisy syirki, man ‘amila ‘amalan asyraka fiihi ma’ii ghairii taraktuhu wa syirkah.”

Artinya (Hadits Qudsi): “Aku adalah Dzat yang paling tidak membutuhkan sekutu. Barangsiapa melakukan suatu amalan yang di dalamnya ia mempersekutukan-Ku dengan selain-Ku, maka Aku tinggalkan dia bersama sekutunya itu.” (HR. Muslim no. 2985, dari Abu Hurairah RA)

Hadits qudsi ini menegaskan bahwa amal yang dicampuri niat selain Allah (riya, mencari pujian manusia) akan ditolak sepenuhnya oleh Allah — bukan dikurangi pahalanya, melainkan ditinggalkan seluruhnya kepada “sekutu” yang dituju (manusia yang dicari pujiannya), yang tidak mampu memberi pahala apa pun di akhirat.

2. Tiga Golongan yang Amalnya Ditolak karena Tidak Ikhlas

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda bahwa orang pertama yang diadili pada hari kiamat adalah tiga golongan: orang yang mati syahid, penuntut ilmu/pembaca Al-Qur’an, dan orang dermawan. Ketiganya ditanya tentang nikmat yang mereka terima, lalu masing-masing mengakui amalnya, namun Allah membantah: “Engkau dusta. Engkau melakukannya agar dikatakan (oleh manusia sebagai) pemberani/berilmu/dermawan — dan hal itu telah dikatakan.” Lalu mereka diseret wajahnya ke neraka. (HR. Muslim no. 1905, diringkas)

Hadits ini menjadi peringatan keras: amal besar sekalipun (jihad, ilmu, sedekah) bisa sia-sia dan mengantarkan ke neraka jika motivasinya bukan karena Allah, melainkan mencari pengakuan/pujian manusia.

Beda Ikhlas dengan Niat (Innamal A’malu Binniyat)

Hadits “innamal a’malu binniyat” (HR. Bukhari dan Muslim) menjelaskan bahwa sah/diterimanya suatu amal bergantung pada niat awalnya. Sementara hadits-hadits tentang ikhlas di atas melangkah lebih jauh: menjelaskan bahwa niat itu harus murni karena Allah semata, tanpa campuran mencari pujian atau pengakuan manusia, agar benar-benar diterima dan diganjar pahala di sisi-Nya.

Tanya Jawab Seputar Hadits Ikhlas

Apakah boleh merasa senang jika amal kita dipuji orang lain?

Boleh, selama pujian itu bukan tujuan awal dari amal tersebut. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah ditanya tentang seseorang yang beramal baik lalu dipuji orang lain, beliau menjawab itu adalah “busyra” (kabar gembira) yang disegerakan bagi orang beriman di dunia (HR. Muslim). Yang terlarang adalah jika motivasi awal beramal memang untuk dipuji.

Bagaimana cara menjaga keikhlasan dalam beramal?

Di antaranya: menata niat sebelum beramal, menyembunyikan amal-amal sunnah tertentu (seperti sedekah) jika memungkinkan, tidak terganggu dengan komentar orang lain (pujian atau cemoohan) terhadap amal kita, dan senantiasa memohon kepada Allah agar amal diterima dengan ikhlas.

Baca Juga

Hukum Kumpul Kebo dalam Islam, Haramkah?

Shalat Qobliyah Subuh Dilakukan Setelah Adzan atau Sebelum Adzan?

===

Referensi:
– HR. Muslim no. 2985 (Hadits Qudsi, dari Abu Hurairah RA)
– HR. Muslim no. 1905 (dari Abu Hurairah RA)
– HR. Bukhari & Muslim tentang “innamal a’malu binniyat”
– HR. Muslim tentang busyra (kabar gembira) bagi orang yang dipuji

Saatnya Ngaji Tanpa Distraksi!

Akses Al-Qur'an Digital gratis! Gak perlu install, gak perlu daftar, 100% bebas iklan. Tersedia juga audio murottal dari Qori favoritmu.

Akses Sekarang

Artikel Terkait

Pemandangan Masjid Nabawi di Madinah saat senja dengan menara menyala, ilustrasi hadits tentang 10 sahabat yang dijamin masuk surga

Hadits tentang 10 Sahabat yang Dijamin Masuk Surga

by Daily Muslim

Sepuluh orang sahabat Nabi secara khusus dikabarkan langsung oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sebagai penghuni...

Timbangan kuningan antik di atas rak kayu, ilustrasi hadits tentang akhlak mulia sebagai pemberat timbangan amal

Hadits tentang Akhlak Mulia: Pemberat Timbangan di Hari Kiamat

by Daily Muslim

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam diutus untuk menyempurnakan akhlak manusia. Berikut hadits-hadits tentang keutamaan akhlak mulia...

ilustrasi suami istri

Larangan Suami Menceritakan Kisah Persetubuhan dengan Istri dalam Islam

by Daily Muslim

Dalam ajaran Islam, terdapat banyak petunjuk yang mengatur hubungan antara suami dan istri, termasuk dalam...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jadwal Shalat & Imsakiyah Minggu, 11 Oktober 2026
Kota Jakarta
--:--:--
Menuju waktu...
Imsak 04:08
Subuh 04:18
Dzuhur 11:43
Ashar 14:45
Maghrib 17:49
Isya' 18:58
Sumber: Bimas Islam Kemenag RI

Artikel Terbaru

Seseorang menandatangani dokumen disaksikan dua orang lainnya, ilustrasi hadits tentang pembagian warisan (faraidh) dalam Islam

Hadits tentang Warisan (Faraidh) dalam Islam

Pemandangan Masjid Nabawi di Madinah saat senja dengan menara menyala, ilustrasi hadits tentang 10 sahabat yang dijamin masuk surga

Hadits tentang 10 Sahabat yang Dijamin Masuk Surga

Ketukan pintu berbentuk tangan dari perunggu pada pintu kayu, ilustrasi hadits tentang adab bertamu dalam Islam

Hadits tentang Adab Bertamu dalam Islam

Timbangan kuningan antik di atas rak kayu, ilustrasi hadits tentang akhlak mulia sebagai pemberat timbangan amal

Hadits tentang Akhlak Mulia: Pemberat Timbangan di Hari Kiamat

Dua anak perempuan melakukan pinky promise sambil tersenyum, ilustrasi hadits tentang kejujuran dan menepati janji

Hadits tentang Jujur & Larangan Berbohong dalam Islam

Seedbacklink
  • Tentang
  • Hubungi
  • Periklanan
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
Popup image
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami