Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Kalkulator Zakat
Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
Daily Muslim
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Kalkulator Zakat
Home Insight Al Quran

Hukum Bacaan Tajwid Lengkap: Nun Mati, Mim Mati, Qalqalah, dan Lainnya

by Daily Muslim
7 Oktober 2026
Mushaf Al-Qur'an terbuka menampilkan hukum bacaan tajwid

Foto oleh Safa / Pexels

Share ke WAShare ke TelegramShare ke FB

Salah satu pertanyaan paling sering muncul saat belajar membaca Al-Qur’an adalah soal hukum tajwid: nun mati bertemu huruf apa dibaca apa, mim mati hukumnya bagaimana, dan seterusnya. Artikel ini merangkum seluruh hukum bacaan tajwid dasar secara lengkap dan sistematis, dilengkapi contoh dan tabel per huruf.

Perlu dibedakan dengan artikel Hukum Belajar Ilmu Tajwid yang membahas wajib atau tidaknya mempelajari tajwid. Artikel ini fokus pada daftar lengkap aturan bacaannya.

Daftar Isi

Toggle
  • Apa Itu Ilmu Tajwid?
  • Hukum Nun Mati (نْ) dan Tanwin
    • 1. Izhar Halqi (Jelas)
    • 2. Idgham Bighunnah (Lebur dengan Dengung)
    • 3. Idgham Bilaghunnah (Lebur tanpa Dengung)
    • 4. Iqlab (Berubah Jadi Mim)
    • 5. Ikhfa (Samar)
  • Hukum Mim Mati (مْ)
  • Hukum Lam Ta’rif (Alif Lam)
  • Hukum Qalqalah
  • Fathah Berdiri dan Fathatain Saat Waqaf
  • Tanya Jawab Seputar Hukum Tajwid
    • Apa beda idgham bighunnah dan idgham bilaghunnah?
    • Mengapa nun mati bertemu ba dibaca iqlab, bukan ikhfa?
    • Baca Juga
    • Obat Asma Alami ala dr. Zaidul Akbar (Resep Ramuan Herbal)
    • Zakat Fitrah: Zakat yang Dikeluarkan Setelah Berpuasa di Bulan Ramadan
    • Berapa lama dengung (ghunnah) dibaca?

Apa Itu Ilmu Tajwid?

Tajwid secara bahasa berarti “membaguskan”. Dalam konteks membaca Al-Qur’an, ilmu tajwid adalah ilmu yang mengatur cara mengucapkan setiap huruf sesuai tempat keluarnya (makhraj) dan sifat-sifatnya, termasuk kapan dengung (ghunnah), kapan dipanjangkan (mad), dan kapan dipantulkan (qalqalah). Tujuannya agar bacaan Al-Qur’an terjaga sebagaimana diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melalui malaikat Jibril.

Hukum Nun Mati (نْ) dan Tanwin

Ketika nun mati (نْ) atau tanwin (ـً ـٍ ـٌ) bertemu salah satu huruf hijaiyah lainnya, berlaku 5 hukum berikut:

1. Izhar Halqi (Jelas)

Dibaca jelas tanpa dengung apabila bertemu 6 huruf halq (tenggorokan): ء ه ع ح غ خ (hamzah, ha, ain, ha, ghain, kha). Inilah jawaban untuk pertanyaan “nun mati bertemu alif” — huruf yang dimaksud sebenarnya adalah hamzah (ء), bukan alif (ا), karena alif tidak bisa menyandang huruf mati. Contoh: مَنْ أَمَنَ.

2. Idgham Bighunnah (Lebur dengan Dengung)

Dibaca lebur dengan dengung 2 ketukan apabila bertemu 4 huruf: ي ن م و (ya, nun, mim, wau). Jadi, nun mati bertemu ya, bertemu mim, atau bertemu wau semuanya masuk kategori ini. Contoh: مَنْ يَقُلْ.

3. Idgham Bilaghunnah (Lebur tanpa Dengung)

Dibaca lebur tanpa dengung apabila bertemu 2 huruf: ل ر (lam, ra). Inilah jawaban untuk “nun mati bertemu lam”. Contoh: مِنْ رَبِّهِمْ.

4. Iqlab (Berubah Jadi Mim)

Bunyi nun mati/tanwin diubah menjadi mim dengan dengung apabila bertemu huruf ب (ba) — inilah jawaban untuk “nun mati bertemu ba”. Contoh: مِنْ بَعْدِ dibaca “mim ba’di”.

5. Ikhfa (Samar)

Dibaca samar-samar di antara jelas dan lebur apabila bertemu 15 huruf sisanya: ت ث ج د ذ ز س ش ص ض ط ظ ف ق ك. Ini jawaban untuk “nun mati bertemu ta” dan “nun mati bertemu fa”. Contoh: مِنْ تَحْتِهَا.

Pertanyaan UmumHuruf yang DimaksudHukum Bacaan
Nun mati bertemu yaيIdgham Bighunnah
Nun mati bertemu baبIqlab
Nun mati bertemu alifء (hamzah)Izhar Halqi
Nun mati bertemu mimمIdgham Bighunnah
Nun mati bertemu lamلIdgham Bilaghunnah
Nun mati bertemu taتIkhfa
Nun mati bertemu faفIkhfa

Hukum Mim Mati (مْ)

Mim mati memiliki 3 hukum bacaan ketika bertemu huruf lain:

  • Ikhfa Syafawi — mim mati bertemu huruf ب (ba), dibaca samar dengan bibir tertutup rapat namun tidak sepenuhnya. Contoh: تَرْمِيْهِمْ بِحِجَارَةٍ.
  • Idgham Mimi (Idgham Syafawi) — mim mati bertemu huruf م (mim) lainnya, dibaca lebur dengan dengung. Contoh: لَهُمْ مَا.
  • Izhar Syafawi — mim mati bertemu huruf selain ب dan م (26 huruf lainnya), dibaca jelas tanpa dengung. Contoh: أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ.

Jadi, jawaban untuk “mim mati bertemu ba hukumnya” adalah Ikhfa Syafawi, bukan idgham.

Hukum Lam Ta’rif (Alif Lam)

Lam pada kata sandang “al” (ال) memiliki 2 hukum:

  • Al-Syamsiyah (Idgham) — lam tidak dibaca/dilebur apabila bertemu 14 huruf: ت ث د ذ ر ز س ش ص ض ط ظ ل ن. Inilah jawaban “lam ketemu lam hukumnya” — karena lam termasuk salah satu huruf syamsiyah, lam ta’rif yang bertemu lam berikutnya dilebur (idgham). Contoh: الشَّمْسُ dibaca “asy-syamsu”.
  • Al-Qamariyah (Izhar) — lam dibaca jelas apabila bertemu 14 huruf sisanya, termasuk أ ب ج ح خ ع غ ف ق ك م ه و ي. Contoh: الْقَمَرُ dibaca “al-qamaru”.

Adapun “lam sukun bertemu lam tasydid” pada kata biasa (bukan lam ta’rif) termasuk kategori Idgham Mutamatsilain — dua huruf sejenis yang pertama mati dan kedua hidup, dibaca lebur menjadi satu huruf yang ditasydidkan.

Hukum Qalqalah

Qalqalah adalah bacaan memantul/bergetar pada 5 huruf: ب ج د ط ق ketika berstatus mati (sukun). Dibagi menjadi:

  • Qalqalah Sughra (kecil) — huruf qalqalah mati di tengah kata. Contoh: يَجْعَلُ.
  • Qalqalah Kubra (besar) — huruf qalqalah mati karena diwaqafkan (dihentikan) di akhir kata, sehingga pantulannya lebih kuat. Contoh: اَحَدْ (dibaca waqaf).

Fathah Berdiri dan Fathatain Saat Waqaf

Fathah berdiri (tanda fathah tegak di atas huruf, misalnya pada kata هٰذَا) berfungsi sebagai pengganti huruf alif yang tidak dituliskan. Cara membacanya tetap dipanjangkan 2 harakat seperti mad thobi’i biasa.

Sementara itu, fathatain (tanwin fathah) yang berada di akhir kata dan dibaca waqaf (berhenti) akan berubah menjadi mad iwadh — bunyi “an” berubah menjadi “aa” panjang 2 harakat tanpa dengung nun. Inilah yang dimaksud dengan pertanyaan seputar “fathatain bertemu alif” saat berhenti di akhir ayat atau kalimat.

Tanya Jawab Seputar Hukum Tajwid

Apa beda idgham bighunnah dan idgham bilaghunnah?

Keduanya sama-sama melebur nun mati/tanwin ke huruf berikutnya, tapi idgham bighunnah disertai dengung 2 ketukan (bertemu ي ن م و), sedangkan idgham bilaghunnah dibaca lebur tanpa dengung sama sekali (bertemu ل ر).

Mengapa nun mati bertemu ba dibaca iqlab, bukan ikhfa?

Karena secara makhraj (tempat keluar huruf), ba dan mim sama-sama bersumber dari bibir (syafawi), sehingga lebih mudah dan alami jika nun diubah bunyinya menjadi mim ketika bertemu ba, lengkap dengan dengungnya.

Baca Juga

Obat Asma Alami ala dr. Zaidul Akbar (Resep Ramuan Herbal)

Zakat Fitrah: Zakat yang Dikeluarkan Setelah Berpuasa di Bulan Ramadan

Berapa lama dengung (ghunnah) dibaca?

Dengung dibaca kurang lebih 2 ketukan (2 harakat), sama seperti durasi mad thobi’i.

===

Referensi:
– Kitab Hidayatul Mustafid fi Ahkamit Tajwid, Syaikh Mahmud Khalil Al-Hushari
– Acep Iim Abdurohim, Pedoman Ilmu Tajwid Lengkap
– Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, Kementerian Agama RI

Saatnya Ngaji Tanpa Distraksi!

Akses Al-Qur'an Digital gratis! Gak perlu install, gak perlu daftar, 100% bebas iklan. Tersedia juga audio murottal dari Qori favoritmu.

Akses Sekarang

Artikel Terkait

orang sedang membuka al quran

Makna dan Tafsir Surah Al-Baqarah Ayat 183 tentang Kewajiban Puasa

by Daily Muslim

Puasa merupakan salah satu dari lima rukun Islam yang memiliki kedudukan penting dalam kehidupan seorang...

seorang muslim sedang sujud di dalam masjid

10 Dalil tentang Taqwa dalam Islam: Pengertian, Ayat, dan Hadits Lengkap

by Daily Muslim

Taqwa adalah salah satu konsep terpenting dalam Islam yang menjadi tolok ukur kemuliaan seseorang di...

al quran yang sedang terbuka

Makna Ayat “Ya Ayyuhalladzina Amanu Kutiba Alaikumus Siam”

by Daily Muslim

Dalam kehidupan sehari-hari, memahami ayat-ayat Al-Qur’an memiliki peranan penting bagi kita, terutama untuk meningkatkan kualitas...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jadwal Shalat & Imsakiyah Minggu, 18 Oktober 2026
Kota Jakarta
--:--:--
Menuju waktu...
Imsak 04:04
Subuh 04:14
Dzuhur 11:41
Ashar 14:48
Maghrib 17:49
Isya' 18:58
Sumber: Bimas Islam Kemenag RI

Artikel Terbaru

Pemandangan udara Ka'bah dikelilingi jamaah yang shalat berjamaah, ilustrasi keutamaan Hijir Ismail sebagai bagian Ka'bah

Keutamaan Hijir Ismail dan Dalilnya

Kubah hijau toska bertuliskan kaligrafi Arab pada makam bersejarah, ilustrasi pembahasan hukum ziarah ke makam wali

Hukum Ziarah ke Makam Wali: Penjelasan Berimbang dan Batasannya

Wanita mengenakan cadar hitam menutup wajah, ilustrasi pembahasan hukum cadar dalam Islam

Hukum Cadar: Penjelasan Berimbang Pandangan Empat Madzhab

Lilin menyala di samping buku tua yang terbuka, ilustrasi pembahasan Doa Nurbuat

Doa Nurbuat: Penjelasan Jujur tentang Status dan Asal-Usulnya

Bulu putih melayang lembut dengan latar gelap, ilustrasi pembahasan Sholawat Jibril

Sholawat Jibril: Penjelasan Jujur tentang Asal-Usulnya

Seedbacklink
  • Tentang
  • Hubungi
  • Periklanan
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
Popup image
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami