Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
Daily Muslim
Home Guideline Puasa

Apakah Muntah Membatalkan Puasa? Begini Hukumnya

by Daily Muslim
1 April 2024
Apakah Muntah Membatalkan Puasa

Image by jcomp on Freepik

Share ke WAShare ke TelegramShare ke FB

Puasa Ramadhan merupakan salah satu ibadah wajib bagi umat Islam. Dalam menjalankan puasa, ada beberapa hal yang dapat membatalkan puasa, salah satunya adalah makan dan minum.

Namun, bagaimana dengan muntah? Apakah muntah membatalkan puasa?

Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang hukum muntah saat puasa. Apakah muntah membatalkan puasa atau tidak? Bagaimana jika muntah terjadi secara tidak sengaja?

Yuk simak penjelasannya berikut ini.

Daftar Isi

Toggle
  • Muntah Saat Puasa Apakah Batal?
  • Penyebab Muntah Saat Puasa
    • 1. Naiknya asam lambung
    • 2. Makan sahur dan buka puasa berlebihan
    • Baca Juga
    • Hukum Menyegerakan Berbuka Pada Saat Puasa, Ini Haditsnya!
    • Doa Buka Puasa Dzahaba Dzoma’u (Arab, Latin dan Artinya)
    • 3. Kurang minum air putih
    • 4. Mengonsumsi makanan dengan rasa yang terlalu kuat
    • 5. Stres
  • Cara Mencegah Agar Tidak Muntah Saat Puasa
    • 1. Makan sahur dan buka puasa secara teratur
    • 2. Pilih makanan yang sehat dan mudah dicerna
    • 3. Hindari mengonsumsi makanan yang berlemak, pedas, atau berminyak
    • 4. Minum air putih yang cukup
    • 5. Hindari mengonsumsi makanan dengan rasa yang terlalu kuat

Muntah Saat Puasa Apakah Batal?

Muntah merupakan satu dari 9 hal yang membatalkan puasa, namun muntah yang dimaksud adalah muntah yang disengaja, jika muntah tidak disengaja maka tidak membatalkan puasa.

Bagaimana contohnya?

Contoh muntah yang tidak disengaja seperti muntah akibat rasa mual yang sering dialami oleh ibu hamil, mencium bau yang kurang sedap, mabuk di perjalanan dan kondisi sejenis yang tanpa disengaja.

Contoh muntah yang disengaja adalah memasukkan jari ke dalam mulut sampai muntah, atau dengan sengaja mencium bau yang kurang sedap sehingga hal tersebut membuat mual kemudian muntah.

Jika kita muntah tanpa disengaja, bagaimana cara membersihkannya?

Kita dianjurkan untuk membersihkan sisa muntahan yang ada di mulut dengan berkumur-kumur menggunakan air, dan membuang air tersebut.

Penyebab Muntah Saat Puasa

Mengutip dari situs halodoc, ada beberapa penyebab mengapa perut terasa mual saat puasa yang bahkan bisa menyebabkan muntah.

1. Naiknya asam lambung

Naiknya asam lambung, atau yang juga dikenal dengan istilah gastroesophageal reflux disease (GERD), adalah kondisi saat asam lambung naik ke kerongkongan dan menyebabkan iritasi. Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai gejala, termasuk mual, muntah, dan nyeri dada.

Selama berpuasa, lambung akan kosong selama berjam-jam. Hal ini dapat menyebabkan asam lambung menumpuk dan naik ke kerongkongan. Naiknya asam lambung ini dapat diperparah oleh beberapa faktor, seperti:

  • Makan makanan yang berlemak atau pedas
  • Makan terlalu cepat
  • Mengonsumsi alkohol atau kopi
  • Merokok
  • Kegemukan atau obesitas
  • Menderita penyakit tertentu, seperti GERD, obesitas, atau hernia hiatus

2. Makan sahur dan buka puasa berlebihan

Makan sahur dan buka puasa berlebihan dapat menyebabkan berbagai masalah pencernaan, termasuk mual, muntah, dan sembelit. Hal ini karena tubuh membutuhkan waktu untuk mencerna makanan yang berlebihan.

Saat sahur, sebaiknya pilih makanan yang sehat dan mudah dicerna, seperti roti gandum, buah-buahan, dan sayuran. Hindari mengonsumsi makanan yang berlemak, pedas, atau berminyak.

Baca Juga

Hukum Suntik Saat Puasa: Membatalkan Puasa atau Tidak?

Adakah Perintah Puasa Sebelum Ramadhan?

Saat berbuka puasa, sebaiknya mulai dengan makanan yang ringan, seperti buah-buahan atau sayur-sayuran. Setelah itu, baru makan makanan berat.

3. Kurang minum air putih

Kurang minum air putih dapat menyebabkan dehidrasi. Dehidrasi dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk mual, muntah, dan kram otot.

Selama berpuasa, tubuh membutuhkan asupan cairan yang cukup untuk menggantikan cairan yang hilang melalui keringat dan buang air kecil. Pastikan untuk minum air putih yang cukup saat sahur dan buka puasa.

4. Mengonsumsi makanan dengan rasa yang terlalu kuat

Mengonsumsi makanan dengan rasa yang terlalu kuat, seperti asam, pedas, atau asin, dapat mengiritasi lambung dan menyebabkan mual, muntah, dan nyeri perut.

Shopee

Hindari mengonsumsi makanan dengan rasa yang terlalu kuat saat sahur dan buka puasa. Jika ingin mengonsumsi makanan dengan rasa yang kuat, sebaiknya konsumsi dalam jumlah yang wajar.

Buku Resep JSR

5. Stres

Stres dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk mual, muntah, dan sakit kepala.

Selama berpuasa, tubuh akan mengalami berbagai perubahan, baik fisik maupun mental. Perubahan ini dapat menyebabkan stres.

Untuk mengurangi stres saat puasa, lakukan kegiatan yang dapat membuat Anda rileks, seperti membaca, mendengarkan musik, atau berolahraga.

Cara Mencegah Agar Tidak Muntah Saat Puasa

1. Makan sahur dan buka puasa secara teratur

Makan sahur dan buka puasa secara teratur akan membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Kadar gula darah yang rendah dapat menyebabkan mual, pusing, dan lemas.

Saat sahur, sebaiknya makan makanan yang sehat dan mudah dicerna, seperti roti gandum, buah-buahan, dan sayuran. Hindari mengonsumsi makanan yang berlemak, pedas, atau berminyak.

Saat berbuka puasa, sebaiknya mulai dengan makanan yang ringan, seperti buah-buahan atau sayur-sayuran. Setelah itu, baru makan makanan berat.

2. Pilih makanan yang sehat dan mudah dicerna

Makanan yang sehat dan mudah dicerna akan membantu tubuh untuk mencerna makanan dengan lebih mudah. Makanan yang sehat juga akan memberikan energi yang cukup untuk menjalani aktivitas selama puasa.

Makanan yang sehat dan mudah dicerna antara lain:

  • Roti gandum
  • Buah-buahan
  • Sayuran
  • Kacang-kacangan
  • Ikan
  • Daging tanpa lemak

3. Hindari mengonsumsi makanan yang berlemak, pedas, atau berminyak

Makanan yang berlemak, pedas, atau berminyak dapat mengiritasi lambung dan menyebabkan mual, muntah, dan nyeri perut.

Makanan yang berlemak, pedas, atau berminyak antara lain:

  • Makanan cepat saji
  • Makanan goreng-gorengan
  • Makanan pedas
  • Makanan asam

4. Minum air putih yang cukup

Air putih sangat penting untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Dehidrasi dapat menyebabkan mual, muntah, dan kram otot.

Selama berpuasa, tubuh membutuhkan asupan cairan yang cukup untuk menggantikan cairan yang hilang melalui keringat dan buang air kecil. Pastikan untuk minum air putih yang cukup saat sahur dan buka puasa.

Selain memperbanyak minum air putih saat sahur dan berbuka, kamu juga dapat mengonsumsi minuman-minuman sehat seperti herbal dan sejenisnya.

Salah satu resep yang dapat kamu coba adalah resep minuman untuk mengobati GERD yang dibuat oleh dr. Zaidul Akbar. Resep ini terdapat dalam bukunya Resep Sehat JSR – 200 Resep Menyehatkan.

Caranya:

  1. Siapkan 1 ruas jahe (seukuran jempol orang dewasa) kemudian iris tipis, 3-5 potong kecil pandan, 300 ml air panas dan madu secukupnya
  2. Seduh semua bahan tersebut
  3. Tunggu hingga agak hangat, kemudian tambahkan madu

5. Hindari mengonsumsi makanan dengan rasa yang terlalu kuat

Makanan dengan rasa yang terlalu kuat, seperti asam, pedas, atau asin, dapat mengiritasi lambung dan menyebabkan mual, muntah, dan nyeri perut.

Hindari mengonsumsi makanan dengan rasa yang terlalu kuat saat sahur dan buka puasa. Jika ingin mengonsumsi makanan dengan rasa yang kuat, sebaiknya konsumsi dalam jumlah yang wajar.

Tags: Bulan Ramadandr. Zaidul AkbarHal yang Membatalkan PuasaJurus Sehat RasulullahPuasa ArafahPuasa RamadhanPuasa SunnahPuasa SyawalPuasa TarwiyahPuasa Wajib

Artikel Terkait

orang sedang memakan kurma

Puasa Tapi Tidak Sahur, Apakah Puasanya Sah?

by Daily Muslim

Sahur adalah aktivitas makan dan minum yang dilakukan pada waktu dini hari sebelum fajar (shubuh)...

hal hal yang membatalkan puasa

9 Hal yang Membatalkan Puasa, Jangan Sampai Keliru!

by Daily Muslim

Puasa merupakan salah satu ibadah yang wajib dilakukan oleh umat Islam pada bulan Ramadan. Namun,...

orang sedang melaksanakan shalat

Shalat Qobliyah Subuh Dilakukan Setelah Adzan atau Sebelum Adzan?

by Daily Muslim

Shalat sunnah qobliyah subuh adalah salah satu shalat sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Bahkan...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

jemaah umrah rawda travel

Rawda Umroh Bandung: Solusi Terpercaya Warga Bandung untuk Ibadah yang Tenang dan Nyaman

foto siluet seekor kambing

Hukum Berkurban dalam Islam: Dalil Al-Quran, Hadits, dan Pendapat Ulama

beras di dalam wadah

Hukum Tidak Membayar Zakat Fitrah: Penjelasan Lengkap Berdasarkan Dalil Qur’an, Hadits, dan Ijtihad Ulama

orang sedang membuka al quran

Hukum Belajar Ilmu Tajwid: Penjelasan Lengkap Berdasarkan Dalil dan Pandangan Ulama

berpegangan tangan

Hukum Pacaran dalam Islam: Penjelasan Komprehensif

Seedbacklink
  • Tentang
  • Hubungi
  • Periklanan
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami