Banyak umat Muslim masih bertanya-tanya: apakah sholat qobliyah Subuh dilakukan setelah adzan atau sebelum adzan?
Pertanyaan ini penting karena berkaitan langsung dengan waktu sah pelaksanaan sholat sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah ﷺ ini.
Jawaban Singkat
Sholat qobliyah Subuh dilakukan setelah adzan Subuh berkumandang dan sebelum iqamah atau sholat fardhu Subuh dimulai.
Para ulama dari empat mazhab sepakat bahwa sholat ini tidak boleh dilakukan sebelum adzan, karena waktu Subuh baru masuk ketika adzan dikumandangkan.
Dalil dan Dasar Hukum Pelaksanaan
Hadits Utama Tentang Waktu Qobliyah Subuh
Dari Ummul Mukminin Hafshah RA, Rasulullah ﷺ bersabda:
يُصَلِّى رَكْعَتَىِ الْفَجْرِ إِذَا سَمِعَ الأَذَانَ وَيُخَفِّفُهُمَا
“Rasulullah SAW melaksanakan dua rakaat fajar ketika mendengar adzan, dan beliau meringankannya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadits ini menjadi bukti kuat bahwa Rasulullah ﷺ melaksanakan sholat qobliyah Subuh setelah mendengar adzan, bukan sebelumnya.
Hadits Pendukung dari Aisyah RA
Dalam riwayat lain disebutkan:
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ خَفِيفَتَيْنِ بَيْنَ النِّدَاءِ وَالْإِقَامَةِ مِنْ صَلَاةِ الصُّبْحِ
“Nabi SAW biasa sholat dua rakaat ringan antara adzan dan iqamah Subuh.” (HR. Bukhari)
Kedua hadits ini menjadi landasan utama dalam penentuan waktu sholat qobliyah Subuh.
Mengapa Harus Setelah Adzan?
1. Masuknya Waktu Fajar
Sholat qobliyah Subuh juga disebut sholat fajar, karena dilakukan setelah terbit fajar shadiq, yakni ketika adzan Subuh dikumandangkan.
Sebelum adzan, waktu Subuh belum masuk, sehingga sholat belum sah dilakukan.
2. Kaidah Waktu Sholat Sunnah Rawatib
Menurut Ibnu Qudamah dalam Al-Mughni:
“Setiap sunnah rawatib qobliyah, waktunya dimulai sejak masuk waktu sholat fardhu hingga sholat itu dilaksanakan.”
Artinya, sholat qobliyah Subuh baru bisa dilakukan setelah adzan Subuh, karena adzan menandai dimulainya waktu Subuh.
Pendapat Empat Mazhab
- Mazhab Syafi’i:
Waktu pelaksanaan qobliyah Subuh adalah sejak terbit fajar shadiq hingga terbit matahari. Disunnahkan dilakukan sebelum sholat Subuh berjamaah. - Mazhab Hanafi:
Dikerjakan setelah adzan Subuh dan sebelum iqamah. - Mazhab Maliki:
Dikerjakan mulai terbit fajar hingga matahari terbit. - Mazhab Hanbali:
Jika terlewat, boleh dikerjakan setelah sholat Subuh, selama masih dalam rentang waktunya.
Kesalahpahaman Umum: Tidak Boleh Sebelum Adzan
Banyak orang keliru dengan mengerjakan qobliyah Subuh sebelum adzan. Padahal, ini tidak sesuai syariat karena:
- Belum masuk waktu Subuh (belum terbit fajar shadiq).
- Tidak sesuai sunnah Rasulullah ﷺ, yang selalu sholat setelah adzan.
- Melanggar prinsip waktu sholat sunnah rawatib yang mengikuti waktu sholat wajibnya.
Tata Cara dan Niat Sholat Qobliyah Subuh
Niat
اُصَلِّى سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى
“Ushalli sunnatash subhi rak‘ataini qobliyatan mustaqbilal qiblati lillahi ta‘ala.”
Artinya: “Aku niat sholat sunnah qobliyah Subuh dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”
Bacaan yang Dianjurkan
- Rakaat pertama: Surah Al-Kafirun setelah Al-Fatihah
- Rakaat kedua: Surah Al-Ikhlas setelah Al-Fatihah
Rasulullah ﷺ menunaikannya dengan bacaan ringan dan singkat.
Keutamaan Sholat Qobliyah Subuh
Lebih Baik dari Dunia dan Seisinya
Rasulullah ﷺ bersabda:
رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا
“Dua rakaat sunnah fajar lebih baik daripada dunia dan seisinya.”
(HR. Muslim)
Hadits ini menunjukkan betapa besar nilai ibadah dua rakaat ini di sisi Allah SWT.
Sholat Sunnah yang Paling Dijaga Rasulullah ﷺ
Aisyah RA meriwayatkan bahwa Rasulullah tidak pernah meninggalkan dua rakaat sunnah Subuh, bahkan ketika bepergian. Ini menandakan betapa penting dan dicintainya amalan ini.
Kondisi Khusus
1. Jika Terlambat Bangun
Apabila seseorang bangun menjelang habis waktu Subuh, dianjurkan tetap menunaikan sholat qobliyah Subuh terlebih dahulu, lalu dilanjutkan dengan sholat fardhu.
2. Jika Iqamah Sudah Dikumandangkan
Jika iqamah sudah dimulai, ikuti jamaah terlebih dahulu. Setelah selesai sholat Subuh, barulah qadha sholat qobliyah dua rakaat tersebut.
Dari seluruh dalil, hadits, dan pendapat ulama, dapat disimpulkan bahwa:
Sholat qobliyah Subuh dilakukan setelah adzan Subuh dan sebelum iqamah.
Melakukannya sebelum adzan tidak sah karena belum masuk waktunya.
Mari jaga amalan ringan namun agung ini, sebagaimana Rasulullah ﷺ menjaganya setiap hari.









