Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
Daily Muslim
Home Guideline

Batas Waktu Sholat Maghrib: Dalil & Pendapat Ulama

by Daily Muslim
12 Oktober 2025
langit sore hari
Share ke WAShare ke TelegramShare ke FB

Batas waktu sholat Maghrib kerap menjadi pertanyaan: dimulai kapan dan berakhirnya kapan?

Secara umum, para ulama sepakat awal waktu Maghrib dimulai sejak matahari terbenam sepenuhnya.

Adapun batas akhirnya, mayoritas ulama menautkannya dengan hilangnya syafaq (mega merah) di ufuk barat.

Daftar Isi

Toggle
  • Ringkasnya
  • Dalil Syar’i tentang Waktu Maghrib
    • Hadits tentang Batas Waktu Maghrib
    • Ayat Al-Qur’an
  • Perbedaan Pendapat Ulama tentang Batas Akhir Maghrib
    • Pendapat Pertama: Waktu Sangat Singkat
    • Pendapat Kedua: Hingga Hilangnya Syafaq Merah
  • Memahami Syafaq (Mega Merah)
    • Definisi & Jenis
    • Baca Juga
    • Inilah Pakaian yang Dianjurkan Dipakai Saat Melaksanakan Shalat
    • Kapan Waktu Shalat Maghrib Dimulai dan Berakhir?
    • Catatan tentang Mazhab Hanafi
  • Durasi Syafaq di Lapangan (Estimatif)
    • Indonesia
    • Malaysia
  • Pendapat yang Rajih (Terpilih)
    • Kecenderungan Imam Nawawi
    • Ulama Kontemporer
  • Pembagian Waktu Maghrib (Syafi’iyah)
  • Anjuran Menyegerakan Sholat Maghrib
    • Dalil & Hikmah
  • Sholat Sunnah Sebelum Maghrib: Boleh?
  • Kesimpulan

Ringkasnya

Waktu Maghrib dimulai saat terbenam matahari dan berakhir ketika syafaq (mega merah) hilang.

Perbedaan pendapat terjadi pada durasi akhir: ada yang memandang sangat singkat, ada yang sampai hilangnya mega merah.

Dalil Syar’i tentang Waktu Maghrib

Hadits tentang Batas Waktu Maghrib

وَوَقْتُ صَلَاةِ الْمَغْرِبِ مَا لَمْ يَغِبِ الشَّفَقُ

“Waktu shalat Maghrib adalah selama cahaya merah (syafaq) belum hilang.” (HR. Muslim no. 612)

Hadits ini menjadi pijakan utama bahwa hilangnya syafaq menjadi tanda akhir waktu Maghrib.

Ayat Al-Qur’an

QS. Al-Isrā’ 78:

اَقِمِ الصَّلٰوةَ لِدُلُوْكِ الشَّمْسِ اِلٰى غَسَقِ الَّيْلِ وَقُرْاٰنَ الْفَجْرِۗ اِنَّ قُرْاٰنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُوْدًا

Dirikanlah salat sejak matahari tergelincir sampai gelapnya malam dan (laksanakan pula salat) Subuh!436) Sesungguhnya salat Subuh itu disaksikan (oleh malaikat).

Ayat ini memberi koridor umum waktu-waktu sholat, yang oleh para ulama dijelaskan lebih rinci melalui sunnah.

Perbedaan Pendapat Ulama tentang Batas Akhir Maghrib

Pendapat Pertama: Waktu Sangat Singkat

Sebagian Syafi’iyah (qaul jadid), Malikiyah, dan Al-Auza’i menilai waktu Maghrib pendek—cukup untuk:

  • bersuci dan menutup aurat,
  • adzan & iqamah,
  • sholat 3 rakaat Maghrib + 2 rakaat ba’diyah.

Implikasinya, tidak ada jeda untuk sholat sunnah sebelum Maghrib.

Shopee

Pendapat Kedua: Hingga Hilangnya Syafaq Merah

Hanafiyah, Hanabilah, dan sebagian Syafi’iyah (qaul qadim) berpegang bahwa akhir Maghrib adalah sampai syafaq merah hilang.

Secara praktis, di banyak tempat ini berarti sekitar 45–60 menit setelah terbenam matahari (durasi aktual dapat berbeda menurut lokasi & musim).

Memahami Syafaq (Mega Merah)

Definisi & Jenis

Syafaq adalah cahaya sisa di langit selepas matahari terbenam:

Baca Juga

Keutamaan Shalat Tepat Waktu Berdasarkan Hadits Nabi SAW

Hukum Shalat Jumat: Sunnah atau Wajib? Simak Penjelasannya

  1. Syafaq ahmar — cahaya merah yang paling jelas;
  2. Syafaq abyadh — cahaya putih tipis setelah merah memudar.

Catatan tentang Mazhab Hanafi

Sebagian ulama Hanafiyah (merujuk penafsiran Abu Hanifah) memandang syafaq sebagai cahaya putih. Ini berimplikasi akhir Maghrib sedikit lebih panjang dibanding definisi “mega merah”.

Durasi Syafaq di Lapangan (Estimatif)

Penting: Durasi syafaq bervariasi menurut lintang, musim, dan kondisi atmosfer. Gunakan jadwal resmi setempat sebagai acuan utama.

Indonesia

Analisis falak umumnya menunjukkan rentang puluhan menit setelah adzan Maghrib hingga mega merah lenyap. Di beberapa kota besar, durasi ini sering berkisar ±45–60 menit (estimasi; cek jadwal daerah Anda).

Malaysia

Contoh estimatif harian (bisa berubah harian/musiman):

KawasanAdzan MaghribHilang Mega MerahTempoh
Kuala Lumpur7:20 PM± 7:45 PM± 25 mnt
Kota Bharu7:15 PM± 7:38 PM± 23 mnt
Johor Bahru7:12 PM± 7:36 PM± 24 mnt

Pendapat yang Rajih (Terpilih)

Kecenderungan Imam Nawawi

Dalam Syafi’iyah, Imam Nawawi cenderung kepada qaul qadim: akhir waktu Maghrib adalah hilangnya syafaq merah—pendapat ini dinilai lebih kuat dan jelas.

Ulama Kontemporer

Banyak ulama kontemporer (mis. Sayyid Sabiq) merangkum:

  • Awal: terbenam matahari,
  • Akhir: hilangnya syafaq (mega merah),
  • Durasi praktik: seringnya ±45–60 menit pasca terbenam (tetap rujuk jadwal resmi).

Pembagian Waktu Maghrib (Syafi’iyah)

Secara ringkas (untuk penataan fikih ibadah & kondisi khusus):

  1. Waktu Fadhilah (utama): awal waktu — terbaik menyegerakan;
  2. Waktu Jawaz & Makruh;
  3. Waktu Haram;
  4. Waktu ‘Uzur (mis. untuk jamak takhir);
  5. Waktu Dharurah, dll.
    (Penamaan rinci mengikuti kitab-kitab tatanan waktu sholat Syafi’iyah).

Anjuran Menyegerakan Sholat Maghrib

Dalil & Hikmah

لا تَزالُ أُمَّتِي بِخَيرٍ ما لَمْ يُؤَخِّرُوا الْمَغْرِبَ حتّى تَشْتَبِكَ النُّجُومُ

“Umatku akan senantiasa dalam kebaikan selama mereka tidak mengakhirkan Maghrib hingga bintang-bintang bertaburan.” (HR. Abu Dawud)

Hikmah menyegerakan:

  • Waktu relatif singkat dibanding sholat lain,
  • Dekat dengan Isya (meminimalkan terlewat),
  • Meneladani sunnah Nabi ﷺ yang menyegerakan Maghrib.

Sholat Sunnah Sebelum Maghrib: Boleh?

  • Pada pendapat yang memanjangkan waktu (hingga syafaq merah hilang), boleh bahkan dianjurkan sholat sunnah 2 rakaat antara adzan–iqamah.
  • Pada pendapat “waktu sangat singkat”, praktiknya cenderung langsung iqamah tanpa sholat sunnah sebelumnya.

Dalil umum: “Di antara dua adzan (adzan & iqamah) ada sholat bagi yang mau.” (Muttafaq ‘alaih)

Kesimpulan

  • Awal Maghrib: saat terbenam matahari.
  • Akhir Maghrib (rajih): saat syafaq (mega merah) hilang.
  • Praktik: di banyak wilayah berlangsung ±45–60 menit pasca terbenam, namun acu jadwal resmi daerah Anda.
  • Sunnah: segerakan sholat Maghrib di awal waktu.

Tags: Shalat Wajib

Artikel Terkait

Hukum Menangis Saat Puasa batal atau tidak

Apakah Menangis Membatalkan Puasa? Ini Penjelasannya

by Daily Muslim

Puasa adalah ibadah yang wajib dilakukan oleh umat Islam. Selama berpuasa, umat Islam diwajibkan untuk...

laki-laki dengan pakaian rapi

Apa Itu Mubah dalam Islam? Ini Definisi dan Contohnya

by Daily Muslim

Hey, guys! Pernah denger tentang istilah "mubah"? Nah, di dalam Islam, ada banyak hukum yang...

bayi yang baru lahir

Hukum Melaksanakan Aqiqah untuk Anak yang Baru Lahir

by Daily Muslim

Kelahiran seorang anak merupakan momen istimewa dan penuh berkah bagi setiap orang tua. Di dalam...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

jemaah umrah rawda travel

Rawda Umroh Bandung: Solusi Terpercaya Warga Bandung untuk Ibadah yang Tenang dan Nyaman

foto siluet seekor kambing

Hukum Berkurban dalam Islam: Dalil Al-Quran, Hadits, dan Pendapat Ulama

beras di dalam wadah

Hukum Tidak Membayar Zakat Fitrah: Penjelasan Lengkap Berdasarkan Dalil Qur’an, Hadits, dan Ijtihad Ulama

orang sedang membuka al quran

Hukum Belajar Ilmu Tajwid: Penjelasan Lengkap Berdasarkan Dalil dan Pandangan Ulama

berpegangan tangan

Hukum Pacaran dalam Islam: Penjelasan Komprehensif

Seedbacklink
  • Tentang
  • Hubungi
  • Periklanan
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami