Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Kalkulator Zakat
Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
Daily Muslim
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Kalkulator Zakat
Home Insight Hadits

Hadits tentang Menjaga Lisan: Berkata Baik atau Diam

by Daily Muslim
10 Oktober 2026
Wanita memberi isyarat diam dengan jari di bibir, ilustrasi hadits tentang menjaga lisan

Hadits tentang Menjaga Lisan

Share ke WAShare ke TelegramShare ke FB

Lisan adalah anggota tubuh kecil yang dampaknya bisa sangat besar — bisa mengantarkan ke surga maupun neraka. Berikut hadits-hadits shahih tentang pentingnya menjaga lisan.

Daftar Isi

Toggle
  • 1. Berkata Baik atau Diam
  • 2. Lisan sebagai Penentu Selamat atau Celakanya Seseorang
  • 3. Larangan Mencaci Sesama Muslim
  • 4. Jaminan Surga bagi yang Menjaga Lisan dan Kemaluan
  • Tanya Jawab Seputar Hadits Menjaga Lisan
    • Apakah bercanda termasuk ucapan yang harus dihindari?
    • Bagaimana jika sudah terlanjur mengucapkan perkataan buruk?
    • Baca Juga
    • Hukum Gunting Kuku Saat Puasa atau Malam Hari, Bolehkah?
    • Hadits tentang Penaklukan Konstantinopel & Bukti Kenabian

1. Berkata Baik atau Diam

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ

Latin: “Man kaana yu’minu billaahi wal yawmil aakhiri falyaqul khairan aw liyashmut.”

Artinya: “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata yang baik atau (jika tidak bisa) diam.” (HR. Bukhari no. 6018 dan Muslim no. 47, dari Abu Hurairah RA)

Hadits ini menjadikan kualitas ucapan sebagai salah satu tanda keimanan seseorang. Jika tidak yakin suatu ucapan membawa kebaikan, pilihan paling aman adalah diam.

2. Lisan sebagai Penentu Selamat atau Celakanya Seseorang

Dari Mu’adz bin Jabal RA, ketika bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam apa yang paling banyak memasukkan manusia ke neraka, beliau menjawab, sambil memegang lisannya sendiri: “Tahanlah ini (lisanmu).” Mu’adz bertanya, “Apakah kita akan disiksa karena perkataan kita?” Rasulullah menjawab, “Bukankah manusia tersungkur ke dalam neraka di atas wajah-wajah mereka (atau hidung mereka) melainkan akibat lisan mereka?” (HR. Tirmidzi no. 2616, dinilai shahih)

3. Larangan Mencaci Sesama Muslim

Dari Abdullah bin Mas’ud RA, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Mencaci seorang muslim adalah kefasikan, dan memeranginya adalah kekufuran.” (HR. Bukhari no. 48 dan Muslim no. 64)

Hadits ini menegaskan beratnya dosa mencaci-maki sesama muslim — disejajarkan dengan kefasikan (keluar dari ketaatan), meski tidak sampai pada taraf kekufuran sebagaimana memerangi sesama muslim secara fisik.

4. Jaminan Surga bagi yang Menjaga Lisan dan Kemaluan

Dari Sahl bin Sa’d RA, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa menjamin untukku (menjaga) apa yang ada di antara dua rahangnya (lisannya) dan apa yang ada di antara dua kakinya (kemaluannya), maka aku jamin surga baginya.” (HR. Bukhari no. 6474)

Tanya Jawab Seputar Hadits Menjaga Lisan

Apakah bercanda termasuk ucapan yang harus dihindari?

Tidak, selama candaan tersebut jujur (tidak berisi kebohongan), tidak menyakiti/merendahkan orang lain, dan tidak berlebihan hingga melalaikan dari hal-hal penting. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sendiri sesekali bercanda dengan para sahabat.

Bagaimana jika sudah terlanjur mengucapkan perkataan buruk?

Segera beristighfar dan bertaubat, serta jika ucapan tersebut menyakiti/merugikan orang lain (seperti ghibah atau fitnah), dianjurkan untuk meminta maaf kepada yang bersangkutan sebagai bagian dari taubat yang sempurna.

===

Referensi:
– HR. Bukhari no. 6018 & Muslim no. 47 (dari Abu Hurairah RA)
– HR. Tirmidzi no. 2616 (shahih, dari Mu’adz bin Jabal RA)
– HR. Bukhari no. 48 & Muslim no. 64 (dari Abdullah bin Mas’ud RA)
– HR. Bukhari no. 6474 (dari Sahl bin Sa’d RA)

Baca Juga

Hukum Gunting Kuku Saat Puasa atau Malam Hari, Bolehkah?

Hadits tentang Penaklukan Konstantinopel & Bukti Kenabian

Saatnya Ngaji Tanpa Distraksi!

Akses Al-Qur'an Digital gratis! Gak perlu install, gak perlu daftar, 100% bebas iklan. Tersedia juga audio murottal dari Qori favoritmu.

Akses Sekarang

Artikel Terkait

matahari terbit dengan sinar putih

Ciri-Ciri Malam Lailatul Qadar Berdasarkan Hadits Nabi SAW

by Daily Muslim

Pada artikel sebelumnya tentang kapan malam lailatul qadar, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa kita harus...

orang sedang belajar dan menulis

10 Hadits Tentang Menuntut Ilmu & Pahalanya

by Daily Muslim

Menuntut ilmu adalah salah satu hal yang sangat ditekankan dalam Islam. Dalam setiap aspek kehidupan,...

Jamaah berwudhu di kolam masjid, ilustrasi hadits tentang bersuci (thaharah) sebagian dari iman

Hadits tentang Kebersihan: Benarkah “Kebersihan Sebagian dari Iman”?

by Daily Muslim

Ungkapan "kebersihan sebagian dari iman" sangat populer di telinga umat Islam Indonesia, namun tahukah Anda...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jadwal Shalat & Imsakiyah Minggu, 11 Oktober 2026
Kota Jakarta
--:--:--
Menuju waktu...
Imsak 04:08
Subuh 04:18
Dzuhur 11:43
Ashar 14:45
Maghrib 17:49
Isya' 18:58
Sumber: Bimas Islam Kemenag RI

Artikel Terbaru

Seseorang menandatangani dokumen disaksikan dua orang lainnya, ilustrasi hadits tentang pembagian warisan (faraidh) dalam Islam

Hadits tentang Warisan (Faraidh) dalam Islam

Pemandangan Masjid Nabawi di Madinah saat senja dengan menara menyala, ilustrasi hadits tentang 10 sahabat yang dijamin masuk surga

Hadits tentang 10 Sahabat yang Dijamin Masuk Surga

Ketukan pintu berbentuk tangan dari perunggu pada pintu kayu, ilustrasi hadits tentang adab bertamu dalam Islam

Hadits tentang Adab Bertamu dalam Islam

Timbangan kuningan antik di atas rak kayu, ilustrasi hadits tentang akhlak mulia sebagai pemberat timbangan amal

Hadits tentang Akhlak Mulia: Pemberat Timbangan di Hari Kiamat

Dua anak perempuan melakukan pinky promise sambil tersenyum, ilustrasi hadits tentang kejujuran dan menepati janji

Hadits tentang Jujur & Larangan Berbohong dalam Islam

Seedbacklink
  • Tentang
  • Hubungi
  • Periklanan
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
Popup image
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami