Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Kalkulator Zakat
Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
Daily Muslim
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Kalkulator Zakat
Home Insight Hadits

Keutamaan Al-Ma’tsurat: Dzikir Pagi dan Petang

by Daily Muslim
16 Oktober 2026
Tangan memegang tasbih mengenakan pakaian putih, ilustrasi keutamaan dzikir pagi dan petang Al-Ma'tsurat

Keutamaan Al-Ma'tsurat

Share ke WAShare ke TelegramShare ke FB

Al-Ma’tsurat adalah kumpulan dzikir dan doa pagi-petang yang sangat populer di kalangan umat Islam Indonesia. Namun perlu dipahami: Al-Ma’tsurat bukanlah satu hadits tunggal, melainkan sebuah kompilasi. Berikut penjelasan lengkapnya.

Daftar Isi

Toggle
  • Apa Itu Al-Ma’tsurat?
  • Dalil Keutamaan Dzikir Pagi dan Petang
  • Keutamaan Dzikir Pagi-Petang Secara Umum
  • Tanya Jawab Seputar Al-Ma’tsurat
    • Apakah wajib membaca Al-Ma’tsurat persis sesuai susunan yang beredar?
    • Kapan waktu yang tepat membaca dzikir pagi dan petang?
    • Baca Juga
    • Keutamaan Surat Maryam: Kisah dan Kandungannya
    • Hari Tasyrik: Pengertian, Asal Usul, Hukum, dan Amalan yang Dianjurkan

Apa Itu Al-Ma’tsurat?

Al-Ma’tsurat (dari kata ma’tsur, artinya “yang diriwayatkan/memiliki dasar”) adalah kumpulan ayat Al-Qur’an, dzikir, dan doa yang disusun oleh Imam Hasan Al-Banna, seorang ulama asal Mesir. Penting dipahami: Al-Ma’tsurat bukan hadits tersendiri, melainkan sebuah “buku panduan dzikir” yang disusun dengan mengambil rujukan dari ayat Al-Qur’an dan hadits-hadits shahih yang sudah ada sebelumnya — mirip seperti buku kumpulan doa harian lainnya. Keutamaannya karena itu bersumber dari keutamaan masing-masing ayat/dzikir di dalamnya, bukan dari “Al-Ma’tsurat” sebagai satu kesatuan yang diriwayatkan langsung dari Nabi.

Dalil Keutamaan Dzikir Pagi dan Petang

مَنْ قَالَ حِينَ يُصْبِحُ وَحِينَ يُمْسِي: سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ مِائَةَ مَرَّةٍ لَمْ يَأْتِ أَحَدٌ يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِأَفْضَلَ مِمَّا جَاءَ بِهِ

Artinya: “Barangsiapa yang mengucapkan di waktu pagi dan petang: ‘Subhanallahi wa bihamdihi’ sebanyak seratus kali, maka tidak ada seorang pun pada hari kiamat yang datang dengan (amalan) yang lebih baik daripada yang dibawanya…” (HR. Muslim no. 2692, dari Abu Hurairah RA)

Salah satu ayat yang termasuk dalam kumpulan Al-Ma’tsurat, yaitu membaca Al-Falaq dan An-Nas tiga kali di pagi dan petang hari, didasarkan pada hadits dari Uqbah bin Amir RA: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Bacalah Al-Mu’awwidzatain (Al-Falaq dan An-Nas), karena tidak ada seorang pun yang berlindung dengan sesuatu yang semisal keduanya.” (HR. Abu Dawud no. 1463 dan An-Nasa’i, dinilai shahih)

Keutamaan Dzikir Pagi-Petang Secara Umum

Allah berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya pagi dan petang.” (QS. Al-Ahzab: 41-42) — ayat inilah yang menjadi dasar utama anjuran rutin berdzikir di pagi dan petang hari, terlepas dari susunan khusus apa pun yang digunakan.

Tanya Jawab Seputar Al-Ma’tsurat

Apakah wajib membaca Al-Ma’tsurat persis sesuai susunan yang beredar?

Tidak wajib. Karena Al-Ma’tsurat adalah kompilasi (bukan satu paket ibadah yang disyariatkan secara utuh oleh Nabi), seseorang boleh membaca sebagian isinya, menggunakan susunan dzikir pagi-petang versi lain yang juga bersumber dari hadits shahih, atau mengikuti susunan Al-Ma’tsurat secara lengkap — semuanya sah selama kandungan individual ayat/dzikirnya memang berdasar.

Kapan waktu yang tepat membaca dzikir pagi dan petang?

Waktu pagi umumnya dimulai setelah shalat Subuh hingga terbit matahari, sedangkan waktu petang dimulai setelah shalat Ashar hingga terbenam matahari — mengikuti kebiasaan sebagian besar dzikir pagi-petang yang dicontohkan dalam hadits-hadits shahih.

===

Referensi:
– HR. Muslim no. 2692 (dari Abu Hurairah RA)
– HR. Abu Dawud no. 1463 & An-Nasa’i (shahih, dari Uqbah bin Amir RA)
– QS. Al-Ahzab: 41-42

Baca Juga

Keutamaan Surat Maryam: Kisah dan Kandungannya

Hari Tasyrik: Pengertian, Asal Usul, Hukum, dan Amalan yang Dianjurkan

Saatnya Ngaji Tanpa Distraksi!

Akses Al-Qur'an Digital gratis! Gak perlu install, gak perlu daftar, 100% bebas iklan. Tersedia juga audio murottal dari Qori favoritmu.

Akses Sekarang

Artikel Terkait

Siluet Hagia Sophia di Istanbul saat matahari terbenam, ilustrasi hadits tentang penaklukan Konstantinopel

Hadits tentang Penaklukan Konstantinopel & Bukti Kenabian

by Daily Muslim

Lebih dari 800 tahun sebelum peristiwa itu terjadi, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah memberi kabar...

Aneka pil dan kapsul obat tertumpah dari botol, ilustrasi hadits tentang narkoba dalam Islam

Hadits tentang Narkoba: Dalil dan Penjelasan Qiyas dengan Khamr

by Daily Muslim

Narkoba tidak dikenal dengan nama tersebut di zaman Nabi, namun hukumnya tetap jelas dalam Islam...

Tangan menenangkan pundak dengan lembut, ilustrasi hadits tentang empati dan kasih sayang dalam Islam

Hadits tentang Empati & Kasih Sayang (Rahmah) dalam Islam

by Daily Muslim

Empati dan kasih sayang (rahmah) adalah salah satu sifat yang paling ditekankan Rasulullah kepada umatnya....

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jadwal Shalat & Imsakiyah Sabtu, 17 Oktober 2026
Kota Jakarta
--:--:--
Menuju waktu...
Imsak 04:05
Subuh 04:15
Dzuhur 11:42
Ashar 14:48
Maghrib 17:49
Isya' 18:58
Sumber: Bimas Islam Kemenag RI

Artikel Terbaru

Kubah masjid dengan kaligrafi dan ornamen Islami yang megah, ilustrasi keutamaan 4 bulan haram dalam Islam

Keutamaan 4 Bulan Haram: Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab

Tangan pasangan suami istri saling meraih mengenakan cincin, ilustrasi keutamaan bulan Syawal dan kisah pernikahan Rasulullah

Keutamaan Bulan Syawal: Bulan Kemenangan Pasca-Ramadhan

Tumpukan buku klasik di atas meja, ilustrasi keutamaan bulan Sya'ban sebagai bulan diangkatnya catatan amal

Keutamaan Bulan Sya’ban: Bulan yang Sering Dilalaikan

Seseorang menulis di buku catatan dengan tenang, ilustrasi klarifikasi jujur seputar keutamaan bulan Rajab

Keutamaan Bulan Rajab: Benarkah Ada Amalan Khusus?

Bulan sabit bersinar di langit malam biru gelap, ilustrasi keutamaan bulan Muharram sebagai bulan Allah

Keutamaan Bulan Muharram: Bulan Allah (Syahrullah)

Seedbacklink
  • Tentang
  • Hubungi
  • Periklanan
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
Popup image
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami