Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Kalkulator Zakat
Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
Daily Muslim
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Kalkulator Zakat
Home Insight Hadits

Hukum Ziarah ke Makam Wali: Penjelasan Berimbang dan Batasannya

by Daily Muslim
18 Oktober 2026
Kubah hijau toska bertuliskan kaligrafi Arab pada makam bersejarah, ilustrasi pembahasan hukum ziarah ke makam wali

Hukum Ziarah ke Makam Wali

Share ke WAShare ke TelegramShare ke FB

Ziarah ke makam para wali dan orang-orang shalih adalah praktik yang umum di tengah masyarakat muslim Indonesia. Berikut penjelasan hukum dan batasannya menurut pandangan ulama secara berimbang.

Daftar Isi

Toggle
  • Dasar Umum Disyariatkannya Ziarah Kubur
  • Pendapat Ulama tentang Ziarah ke Makam Wali
  • Klarifikasi: Batasan yang Wajib Dijaga
  • Tanya Jawab Seputar Ziarah ke Makam Wali
    • Apa maksud tabarruk yang diperbolehkan dalam ziarah ke makam orang shalih?
    • Apa doa yang dianjurkan dibaca saat berziarah?
    • Baca Juga
    • Hadits tentang Syafaat di Hari Kiamat
    • Hari Tasyrik: Pengertian, Asal Usul, Hukum, dan Amalan yang Dianjurkan

Dasar Umum Disyariatkannya Ziarah Kubur

Dari Buraidah RA, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Dahulu aku melarang kalian berziarah kubur, maka sekarang berziarahlah, karena ziarah kubur itu dapat mengingatkan kalian pada akhirat.” (HR. Muslim no. 977)

Pendapat Ulama tentang Ziarah ke Makam Wali

Ulama mazhab Syafi’i dan Hambali berpendapat ziarah ke makam orang-orang shalih (termasuk para wali) hukumnya sunnah, dengan tujuan mendapatkan pelajaran serta tabarruk (mengharap keberkahan dari kedekatan dengan amal shalih mereka semasa hidup). Ulama mazhab Hanafi dan Maliki berpendapat hukumnya mubah (boleh). Secara umum, mayoritas ulama sepakat ziarah semacam ini diperbolehkan dan dianjurkan selama memenuhi batasan-batasan syariat.

Klarifikasi: Batasan yang Wajib Dijaga

Perlu kejujuran dan kehati-hatian di sini: ziarah kubur, termasuk ke makam wali, menjadi terlarang dan berubah menjadi perbuatan syirik apabila disertai perbuatan seperti: meminta secara langsung kepada penghuni kubur (bukan kepada Allah), bernadzar kepada kuburan, mengusap-usap atau mencium kuburan dengan keyakinan ia memberi manfaat atau mudarat, atau meyakini bahwa berdoa di sana lebih mustajab dibanding di tempat lain tanpa dasar syar’i. Allah berfirman: “Dan janganlah kamu menyembah apa yang tidak dapat memberi manfaat dan tidak (pula) memberi mudarat kepadamu selain Allah…” (QS. Yunus: 106)

Tanya Jawab Seputar Ziarah ke Makam Wali

Apa maksud tabarruk yang diperbolehkan dalam ziarah ke makam orang shalih?

Tabarruk yang diperbolehkan adalah mengambil pelajaran dan teladan dari kesalihan hidup seseorang semasa hidupnya, serta mendoakan ampunan baginya, bukan meyakini bahwa kuburan atau jasad tersebut memiliki kekuatan untuk mengabulkan permintaan. Doa tetap harus ditujukan kepada Allah semata, meski dipanjatkan di sisi makam orang shalih.

Apa doa yang dianjurkan dibaca saat berziarah?

Dari Aisyah RA, Rasulullah mengajarkan: “Assalaamu ‘alaikum ahlad diyaari minal mu’miniina wal muslimiin, wa yarhamullahul mustaqdimiina minna wal musta’khiriin, wa innaa insyaa Allahu bikum laahiquun” (Semoga keselamatan tercurah bagi kalian wahai penghuni kubur dari kalangan mukminin dan muslimin, semoga Allah merahmati orang-orang yang telah mendahului kami maupun yang kemudian menyusul). (HR. Muslim no. 974)

===

Referensi:
– HR. Muslim no. 977 (dari Buraidah RA)
– QS. Yunus: 106
– HR. Muslim no. 974 (dari Aisyah RA)

Baca Juga

Hadits tentang Syafaat di Hari Kiamat

Hari Tasyrik: Pengertian, Asal Usul, Hukum, dan Amalan yang Dianjurkan

Saatnya Ngaji Tanpa Distraksi!

Akses Al-Qur'an Digital gratis! Gak perlu install, gak perlu daftar, 100% bebas iklan. Tersedia juga audio murottal dari Qori favoritmu.

Akses Sekarang

Artikel Terkait

Mushaf Al-Qur'an terbuka menunjukkan awal Surat Al-Kahfi disinari cahaya matahari, ilustrasi keutamaan membaca Al-Kahfi di hari Jumat

Keutamaan Membaca Surat Al-Kahfi di Hari Jumat

by Daily Muslim

Membaca Surat Al-Kahfi pada hari Jumat adalah salah satu amalan sunnah dengan dasar hadits yang...

Jam pasir dengan pasir yang mengalir, ilustrasi hadits tentang nikmat sehat dan waktu luang

Hadits tentang Nikmat Sehat & Waktu Luang yang Sering Dilalaikan

by Daily Muslim

Sehat dan waktu luang adalah dua nikmat yang sering kali tidak disyukuri dengan sebenar-benarnya hingga...

Pemandangan laut dalam yang gelap dengan cahaya menembus air, ilustrasi kisah Nabi Yunus di dalam perut ikan

Keutamaan Doa Nabi Yunus dan Dalilnya

by Daily Muslim

Doa Nabi Yunus 'alaihissalam yang beliau panjatkan dari dalam perut ikan paus memiliki keutamaan besar...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jadwal Shalat & Imsakiyah Senin, 19 Oktober 2026
Kota Jakarta
--:--:--
Menuju waktu...
Imsak 04:04
Subuh 04:14
Dzuhur 11:41
Ashar 14:49
Maghrib 17:49
Isya' 18:58
Sumber: Bimas Islam Kemenag RI

Artikel Terbaru

Jamaah haji berpakaian ihram putih menghadap Ka'bah di siang hari, ilustrasi keutamaan haji mabrur

Keutamaan Haji Mabrur dan Dalilnya

Riak air tenang membentuk lingkaran konsentris, ilustrasi keutamaan menahan amarah dalam Islam

Keutamaan Menahan Amarah dan Dalilnya

Papan penunjuk arah kayu dengan anak panah di tengah alam terbuka, ilustrasi keutamaan amar ma'ruf nahi mungkar

Keutamaan Amar Ma’ruf Nahi Mungkar dan Dalilnya

Seorang guru membimbing murid-muridnya di dalam kelas, ilustrasi adab kepada guru dalam Islam

Adab kepada Guru dalam Islam dan Dalilnya

Deretan sisir warna-warni berjajar di atas meja kayu gelap, ilustrasi keutamaan mencukur gundul (tahalul) saat haji dan umrah

Keutamaan Mencukur Gundul (Tahalul) saat Haji dan Umrah

Seedbacklink
  • Tentang
  • Hubungi
  • Periklanan
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
Popup image
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami