Beredar anggapan bahwa memotong kuku saat puasa atau di malam hari bisa membatalkan puasa atau bahkan berdosa. Benarkah demikian menurut Islam? Berikut penjelasan lengkapnya.
Jawaban Singkat
Memotong kuku saat berpuasa, kapan pun waktunya (siang maupun malam hari), tidak membatalkan puasa dan tidak berdosa. Tidak ada satu pun dalil dari Al-Qur’an maupun hadits yang menyebutkan bahwa memotong kuku termasuk hal yang membatalkan puasa atau dilarang pada waktu tertentu.
Memotong Kuku Termasuk Sunnah Fitrah
Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Fitrah itu ada lima (atau lima perkara termasuk fitrah): khitan, mencukur bulu kemaluan, memotong kuku, mencukur bulu ketiak, dan memendekkan kumis.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadits ini menunjukkan bahwa memotong kuku termasuk sunnah fitrah yang dianjurkan secara umum untuk menjaga kebersihan dan kesucian diri, tanpa kaitan sama sekali dengan sah atau batalnya puasa.
Dari Mana Mitos “Potong Kuku Malam Hari Dilarang”?
Anggapan bahwa memotong kuku di malam hari membawa sial atau dilarang merupakan mitos/kepercayaan tradisi (bukan ajaran Islam), yang mirip dengan berbagai pamali seputar aktivitas malam hari di budaya tertentu. Tidak ada dalil syar’i yang mendukung larangan ini. Islam tidak mengenal pantangan waktu untuk memotong kuku, baik siang maupun malam.
Kapan Waktu yang Dianjurkan Memotong Kuku?
Para ulama menganjurkan agar kuku tidak dibiarkan panjang lebih dari 40 hari, berdasarkan hadits dari Anas bin Malik RA yang menyebutkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memberi batas waktu maksimal 40 hari untuk memotong kuku, mencukur bulu kemaluan, mencabut bulu ketiak, dan memendekkan kumis (HR. Muslim). Di luar batas itu, waktu spesifiknya fleksibel dan boleh kapan saja, termasuk saat berpuasa.
Tanya Jawab Seputar Potong Kuku Saat Puasa
Apakah potongan kuku harus dikubur setelah dipotong?
Tidak ada kewajiban. Anjuran mengubur potongan kuku/rambut adalah pendapat sebagian ulama sebagai bentuk kehati-hatian dan kebersihan, bukan kewajiban syariat yang mengikat.
Apakah ada waktu yang dilarang untuk memotong kuku dalam Islam?
Tidak ada. Islam tidak menetapkan hari atau waktu tertentu yang diharamkan untuk memotong kuku. Yang dianjurkan hanyalah tidak membiarkannya lebih dari 40 hari.
===
Referensi:
– HR. Bukhari & Muslim (dari Abu Hurairah RA) tentang lima sunnah fitrah
– HR. Muslim (dari Anas bin Malik RA) tentang batas waktu 40 hari









