Membaca dan mempelajari Al-Qur’an memiliki keutamaan luar biasa yang dijelaskan Rasulullah dalam banyak haditsnya. Berikut kumpulan hadits tentang keutamaan membaca Al-Qur’an.
Teks Hadits Utama: Sebaik-Baik Kalian
خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ
Latin: “Khairukum man ta’allamal Qur’aana wa ‘allamah.”
Artinya: “Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari no. 5027, dari Utsman bin Affan RA)
Setiap Huruf Bernilai Sepuluh Kebaikan
Dari Ibnu Mas’ud RA, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa membaca satu huruf dari Kitabullah (Al-Qur’an), maka ia mendapat satu kebaikan, dan satu kebaikan dibalas sepuluh kali lipat semisalnya. Aku tidak mengatakan alif laam miim itu satu huruf, tetapi alif satu huruf, laam satu huruf, dan miim satu huruf.” (HR. Tirmidzi no. 2910, dinilai shahih)
Pembaca Al-Qur’an yang Mahir Bersama Malaikat
Dari Aisyah RA, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Orang yang mahir membaca Al-Qur’an akan bersama para malaikat yang mulia lagi berbakti. Sedangkan orang yang membaca Al-Qur’an dengan terbata-bata dan merasa kesulitan, maka ia mendapatkan dua pahala.” (HR. Bukhari no. 4937 dan Muslim no. 798)
Hadits ini memberikan semangat tersendiri bagi siapa saja yang masih belajar membaca Al-Qur’an — kesulitan yang dialami justru menjadi pahala tambahan, bukan alasan untuk berhenti belajar.
Al-Qur’an Memberi Syafaat bagi Pembacanya
Dari Abu Umamah Al-Bahili RA, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Bacalah Al-Qur’an, karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi pembacanya (ash-haabihi).” (HR. Muslim no. 804)
Tanya Jawab Seputar Hadits Keutamaan Membaca Al-Qur’an
Apakah pahala membaca Al-Qur’an tetap didapat meski belum memahami artinya?
Ya, berdasarkan hadits tentang pahala setiap huruf di atas, pahala membaca tetap didapat sekalipun belum memahami makna maupun tafsirnya. Namun tentu lebih utama jika membaca disertai dengan memahami dan merenungi maknanya (tadabbur), karena itulah tujuan utama Al-Qur’an diturunkan.
Apakah orang yang belum lancar membaca Al-Qur’an mendapat pahala lebih sedikit?
Justru sebaliknya, berdasarkan hadits riwayat Bukhari dan Muslim di atas, orang yang terbata-bata dan bersusah payah membaca Al-Qur’an mendapatkan dua pahala — pahala membaca dan pahala atas kesungguhannya berjuang mempelajarinya.
===
Referensi:
– HR. Bukhari no. 5027 (dari Utsman bin Affan RA)
– HR. Tirmidzi no. 2910 (shahih, dari Ibnu Mas’ud RA)
– HR. Bukhari no. 4937 & Muslim no. 798 (dari Aisyah RA)
– HR. Muslim no. 804 (dari Abu Umamah Al-Bahili RA)









