Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam memiliki sejumlah keistimewaan yang tidak dimiliki oleh nabi-nabi dan rasul-rasul sebelumnya. Berikut dalil-dalil lengkapnya.
Teks Hadits Utama: Lima Keistimewaan Khusus
Dari Jabir bin Abdillah RA, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Aku diberikan lima perkara yang tidak diberikan kepada seorang nabi pun sebelumku: aku ditolong dengan rasa takut (yang Allah tanamkan di hati musuh) sejauh perjalanan sebulan; bumi dijadikan bagiku sebagai masjid (tempat sujud) dan alat bersuci; dihalalkan bagiku harta rampasan perang, yang tidak dihalalkan bagi seorang pun sebelumku; aku diberikan syafaat; dan dahulu seorang nabi hanya diutus khusus kepada kaumnya, sedangkan aku diutus kepada seluruh manusia.” (HR. Bukhari no. 335 dan Muslim no. 521)
Pemegang Syafaat Terbesar (Syafaatul ‘Uzhma)
Dalam hadits panjang tentang Hari Kiamat, diriwayatkan bahwa seluruh manusia akan memohon syafaat secara berturut-turut kepada Nabi Adam, Nuh, Ibrahim, Musa, dan Isa ‘alaihimussalam, namun masing-masing menyatakan dirinya tidak layak, hingga akhirnya manusia mendatangi Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, yang kemudian bersujud memohon izin kepada Allah dan diberikan syafaat untuk memutuskan peradilan di antara seluruh makhluk. (HR. Bukhari no. 4712 dan Muslim no. 194)
Mukjizat Terbesar: Al-Qur’an
Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidak ada seorang nabi pun kecuali telah diberikan mukjizat yang membuat manusia beriman kepadanya. Adapun yang diberikan kepadaku adalah wahyu yang Allah wahyukan kepadaku, maka aku berharap menjadi nabi yang paling banyak pengikutnya pada hari kiamat.” (HR. Bukhari no. 4981 dan Muslim no. 152)
Tanya Jawab Seputar Keutamaan Nabi Muhammad
Apakah boleh membanding-bandingkan keutamaan antar nabi?
Para ulama menjelaskan bahwa seluruh nabi dan rasul wajib diyakini kemuliaannya tanpa membeda-bedakan dalam hal keimanan kepada mereka (QS. Al-Baqarah: 285). Namun, Al-Qur’an dan hadits sendiri menjelaskan adanya tingkatan keutamaan di antara para nabi (QS. Al-Isra: 55), dengan Nabi Muhammad sebagai penutup para nabi yang memiliki keutamaan dan risalah paling sempurna, sehingga penjelasan ini bukan perdebatan manusia, melainkan penjelasan dari dalil itu sendiri.
Apa makna “diutus untuk seluruh manusia”?
Berbeda dengan nabi-nabi sebelumnya yang diutus khusus untuk kaum atau bangsa tertentu di suatu masa, risalah Nabi Muhammad bersifat universal dan berlaku sepanjang zaman hingga hari kiamat bagi seluruh umat manusia, tanpa dibatasi suku, bangsa, atau wilayah geografis tertentu.
===
Referensi:
– HR. Bukhari no. 335 & Muslim no. 521 (dari Jabir bin Abdillah RA)
– HR. Bukhari no. 4712 & Muslim no. 194
– HR. Bukhari no. 4981 & Muslim no. 152 (dari Abu Hurairah RA)









