Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
Daily Muslim
Home Insight

Kenapa Kita Harus Cinta Kepada Nabi Muhammad SAW?

by Daily Muslim
22 Oktober 2023
kenapa harus cinta kepada nabi muhammad
Share ke WAShare ke TelegramShare ke FB

Sebagai umat Islam, kita diwajibkan untuk mencintai Nabi SAW melebihi kecintaan kita terhadap semua makhluk yang ada di muka bumi ini, termasuk anak, istri, orang tua dan keluarga.

Sebetulnya, Nabi Muhammad SAW tidak membutuhkan cinta kita, karena cinta kita kepada beliau tidak akan menambah kemuliaan beliau, begitu pun sebaliknya, ketika kita tidak mencintai beliau, hal tersebut tidak akan mengurangi kedudukan dan kehormatan beliau.

Mengapa demikian? Karena Nabi Muhammad SAW adalah kekasih Allah SWT, Tuhan semesta alam.

Dalam artikel ini, kami akan membahas alasan mengapa kita harus cinta kepada Nabi Muhammad SAW, apa manfaatnya buat kita.

Sebagai catatan, penjelasan ini kami ambil dari kitab Hubb an-Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam wa ‘Aalamatuhu karya Dr. Fadhl Ilahi yang diterbitkan oleh Idarah Turjuman al-Islami tahun 1993.

Mari kita mulai.

Daftar Isi

Toggle
  • 1. Mendatangkan manisnya Iman
  • 2. Akan bersama Nabi di akhirat
    • Baca Juga

1. Mendatangkan manisnya Iman

Untuk mendapatkan manisnya Iman, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan, salah satunya adalah dengan mencintai Nabi Muhammad SAW melebihi kecintaan kita kepada seluruh makhluk selain beliau.

Ada sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Anas radhiallahu ‘anhu bahwa Nabi SAW bersabda:

“Tiga perkara, barangsiapa yang dalam dirinya terdapat tiga hal tersebut, maka dia akan mendapatkan manisnya Iman, (pertama) hendaknya Allah dan Rasul-Nya lebih dia cintai daripada selainnya, (kedua), hendaklah ia mencintai seseorang di mana dia tidak mencintai kecuali hanya karena Allah, dan (ketiga), hendaklah ia benci kembali kepada kekafiran seperti kebenciannya bila dia dilemparkan ke dalam api.” (HR. Muttafaq ‘alaih)

Pertanyaannya sekarang adalah “apa yang dimaksud manisnya Iman?”

Para ulama menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan manisnya Iman adalah bisa merasakan lezatnya segala ketaatan dan siap menunaikan perintah agama serta mengutamakan itu semua dari seluruh kesenangan dan kenikmatan dunia.

Shopee

Intinya, ketika kita mendapatkan manisnya Iman, maka kita akan merasa nyaman dalam ketaatan, dan siap melaksanakan apapun yang diperintahkan oleh Allah dan Rasul-Nya, melalui ajaran agama Islam.

2. Akan bersama Nabi di akhirat

Alasan kedua mengapa kita harus mencintai Nabi Muhammad SAW adalah kita akan bersama beliau di akhirat nanti.

Pernyataan ini sesuai dengan cerita Anas bin Malik, beliau menyampaikan:

Suatu hari ada seorang laki-laki kepada Rasulullah SAW dan terjadilah percakapan ini,

Baca Juga

Hadits Kewajiban Mencintai Nabi Melebihi Cinta Kepada Makhluk

Laki-laki: “Wahai Rasulullah, kapan hari kiamat tiba?”
Rasulullah: “Apa yang kamu persiapkan untuk hari kiamat?”
Laki-laki: “Cinta kepada Allah dan Rasul-Nya”
Rasulullah: “Kamu akan bersama siapa yang kamu cintai”

Momen ini diabadikan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim No. 2639.

Artinya, ketika kita mencintai Nabi SAW, kita akan bersama beliau nanti di akhirat. Bahkan Anas bin Malik berkata bahwa dia tidak pernah segembira ketika beliau mendengar perkataan Nabi di atas, bahwa di akhirat nanti dia akan bersama dengan siapa saja yang ia cintai.

Tidak hanya itu, ada hadits lain yang datang dari Abdullah bin Mas’ud radhiallahu ‘anhu, dia berkata:

“Seorang laki-laki datang kepada Rasulullah SAW lalu bertanya, ‘Wahai Rasulullah, bagaimana pendapat Anda tentang seseorang yang mencintai suatu kaum tetapi tidak bisa mengejar (banyaknya amal shalih) mereka?’, maka Rasulullah bersabda, ‘Seseorang itu akan bersama siapa yang dia cintai (di surga)’.” (HR. Muttafaq ‘alaih).

Itulah alasan mengapa kita harus mencintai Nabi Muhammad SAW, dengan cinta kepada beliau, semoga Allah takdirkan bisa bersama-sama dengan Rasulullah di surga kelak. Aamiin.

Tags: Mencintai Nabi

Artikel Terkait

kumpulan hadits yang membahas tentang silaturahmi

5 Hadits tentang Silaturahmi, Keutamaan dan Manfaatnya

by Daily Muslim

Silaturahmi atau silaturahim, sebuah kata yang sudah tidak asing lagi di telinga kita. Kata ini...

orang sedang membuka al quran

Makna dan Tafsir Surah Al-Baqarah Ayat 183 tentang Kewajiban Puasa

by Daily Muslim

Puasa merupakan salah satu dari lima rukun Islam yang memiliki kedudukan penting dalam kehidupan seorang...

kumpulan hadits tentang ramadhan

15 Hadits yang Berkaitan dengan Ramadhan

by Daily Muslim

Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan kemuliaan. Di bulan inilah Al-Qur'an diturunkan sebagai...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

jemaah umrah rawda travel

Rawda Umroh Bandung: Solusi Terpercaya Warga Bandung untuk Ibadah yang Tenang dan Nyaman

foto siluet seekor kambing

Hukum Berkurban dalam Islam: Dalil Al-Quran, Hadits, dan Pendapat Ulama

beras di dalam wadah

Hukum Tidak Membayar Zakat Fitrah: Penjelasan Lengkap Berdasarkan Dalil Qur’an, Hadits, dan Ijtihad Ulama

orang sedang membuka al quran

Hukum Belajar Ilmu Tajwid: Penjelasan Lengkap Berdasarkan Dalil dan Pandangan Ulama

berpegangan tangan

Hukum Pacaran dalam Islam: Penjelasan Komprehensif

Seedbacklink
  • Tentang
  • Hubungi
  • Periklanan
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami