Hari Jumat disebut sebagai sayyidul ayyam (penghulu segala hari) dan memiliki banyak keistimewaan dibanding hari-hari lainnya. Berikut hadits-hadits tentang keutamaannya.
Teks Hadits Utama
Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sebaik-baik hari ketika matahari terbit adalah hari Jumat. Pada hari itu Adam diciptakan, pada hari itu ia dimasukkan ke surga, dan pada hari itu pula ia dikeluarkan darinya.” (HR. Muslim no. 854)
Terdapat Waktu Mustajab untuk Berdoa
Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menyebut hari Jumat, lalu bersabda: “Padanya terdapat suatu waktu yang tidaklah seorang hamba muslim mendapatinya sedang ia berdiri shalat memohon sesuatu kepada Allah, melainkan Allah akan memberikan permintaannya itu.” Beliau mengisyaratkan bahwa waktu tersebut sangat singkat. (HR. Bukhari no. 935 dan Muslim no. 852)
Mayoritas ulama berpendapat waktu mustajab ini berada di antara duduknya imam di atas mimbar hingga selesainya shalat Jumat, berdasarkan penjelasan dalam riwayat lain yang lebih rinci.
Dianjurkan Memperbanyak Shalawat
Dari Aus bin Aus RA, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya di antara hari-hari kalian yang paling utama adalah hari Jumat… maka perbanyaklah bershalawat kepadaku pada hari itu, karena shalawat kalian akan diperlihatkan kepadaku.” (HR. Abu Dawud no. 1047, dinilai shahih)
Tanya Jawab Seputar Keutamaan Hari Jumat
Apa saja amalan yang dianjurkan khusus di hari Jumat?
Di antaranya: membaca Surat Al-Kahfi, memperbanyak shalawat kepada Nabi, mandi sebelum berangkat shalat Jumat, menggunakan pakaian terbaik dan wewangian, bersegera datang ke masjid, serta memperbanyak doa terutama di waktu-waktu yang disebutkan berpotensi mustajab.
Mengapa hari kiamat juga dikaitkan dengan hari Jumat?
Berdasarkan hadits riwayat Ibnu Majah, disebutkan bahwa pada hari Jumat pula kelak terjadi hari kiamat, melengkapi rangkaian peristiwa besar (penciptaan, wafatnya, dan kebangkitan Nabi Adam) yang semuanya terjadi pada hari yang sama, menjadikan Jumat sebagai hari yang sarat makna dalam siklus penciptaan dan kehidupan manusia.
===
Referensi:
– HR. Muslim no. 854 (dari Abu Hurairah RA)
– HR. Bukhari no. 935 & Muslim no. 852 (dari Abu Hurairah RA)
– HR. Abu Dawud no. 1047 (shahih, dari Aus bin Aus RA)









