Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Kalkulator Zakat
Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
Daily Muslim
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Kalkulator Zakat
Home Guideline

Kambing untuk Aqiqah: Jantan atau Betina? Ini Penjelasannya

by Daily Muslim
5 Oktober 2026
foto siluet seekor kambing
Share ke WAShare ke TelegramShare ke FB

Aqiqah adalah salah satu bentuk ibadah dalam Islam yang dilakukan oleh orang tua untuk menyambut kelahiran anak mereka.

Aqiqah dilaksanakan dengan menyembelih hewan, biasanya kambing, sebagai wujud syukur kepada Allah SWT atas karunia seorang anak di tengah keluarga mereka.

Jawaban singkat: boleh kambing jantan maupun betina untuk aqiqah — keduanya sah menurut syariat selama sehat dan cukup umur (minimal satu tahun). Sebagian ulama menganjurkan jantan karena dianggap lebih utama, namun ini bersifat anjuran, bukan kewajiban.

Selain sebagai bentuk ibadah, aqiqah juga memiliki tujuan untuk memperkuat hubungan sosial melalui berbagi daging kambing dengan keluarga, tetangga, dan orang yang membutuhkan.

Bagi seorang Muslim yang baru memiliki anak, aqiqah bukan hanya tradisi, tetapi juga merupakan bagian dari perintah atau syariat agama.

Pelaksanaannya memiliki banyak manfaat, baik dari segi spiritual, sosial, maupun kesehatan, karena dengan berbagi daging aqiqah, umat Muslim turut memperluas manfaat dan rezeki kepada sesama.

Daftar Isi

Toggle
  • Hukum dan Panduan Aqiqah dalam Islam
  • Perbedaan Kambing Jantan dan Betina untuk Aqiqah
    • Baca Juga
    • Hukum Melaksanakan Aqiqah untuk Anak yang Baru Lahir
    • Jumlah Kambing untuk Aqiqah Anak Laki-Laki Sesuai Syariat Islam
  • Faktor Pertimbangan dalam Memilih Kambing Aqiqah
  • Tips Memilih Kambing yang Tepat untuk Aqiqah
  • Mana yang Lebih Baik?
  • Tanya Jawab Seputar Kambing Aqiqah
    • Apakah wajib kambing jantan untuk aqiqah?
    • Apakah boleh aqiqah menggunakan kambing betina?

Hukum dan Panduan Aqiqah dalam Islam

Hukum aqiqah dalam Islam dianjurkan (sunnah muakkadah) berdasarkan hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah:

كُلُّ غُلَامٍ مُرْتَهَنٌ بِعَقِيقَتِهِ تُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ السَّابِعِ وَيُحْلَقُ رَأْسُهُ وَيُسَمَّى

Artinya: “Setiap anak tergadai dengan aqiqahnya, maka hendaklah disembelihkan untuknya pada hari ketujuh (dari kelahirannya), dicukur rambutnya dan diberi nama.” (HR. Ibnu Majah no. 3156).

Untuk anak laki-laki, dianjurkan menyembelih dua ekor kambing, sedangkan untuk anak perempuan cukup satu ekor kambing.

Hal ini sesuai dengan hadits Rasulullah SAW:

مَنْ وُلِدَ لَهُ وَلَدٌ فَأَحَبَّ أَنْ يَنْسُكَ عَنْهُ فَلْيَنْسُكْ عَنْ الْغُلَامِ شَاتَانِ مُكَافِئَتَانِ وَعَنْ الْجَارِيَةِ شَاةٌ

Artinya: “Barangsiapa yang anaknya telah dilahirkan dan ia ingin menyembelih untuknya maka hendaknya ia menyembelih untuk anak laki-laki dua ekor kambing yang sama dan untuk anak wanita satu ekor kambing.” (HR. Abu Daud no. 2459).

Adapun syarat kambing yang disembelih untuk aqiqah sama dengan syarat kambing untuk kurban, yakni:

  1. Kambing harus sehat, tidak cacat, dan memenuhi umur yang disyaratkan (minimal satu tahun).
  2. Kambing boleh jantan maupun betina, selama memenuhi kriteria yang ditetapkan dalam syariat.

Baca juga: 3 Syarat Hewan yang Boleh Dijadikan Kurban

Perbedaan Kambing Jantan dan Betina untuk Aqiqah

Secara hukum syariat, tidak ada perbedaan khusus mengenai pilihan antara kambing jantan atau betina untuk aqiqah.

Baca Juga

Hukum Melaksanakan Aqiqah untuk Anak yang Baru Lahir

Jumlah Kambing untuk Aqiqah Anak Laki-Laki Sesuai Syariat Islam

Keduanya sah dan dapat digunakan selama memenuhi syarat kesehatan dan usia yang telah ditentukan.

Beberapa ulama menyebutkan bahwa kambing jantan lebih utama karena sifat keperkasaannya, namun ini lebih bersifat anjuran dan bukan kewajiban.

Pendapat mayoritas ulama memperbolehkan penggunaan kambing betina karena tidak ada dalil yang secara tegas mewajibkan jantan.

Jadi, pilihan kambing untuk aqiqah dapat disesuaikan dengan kemampuan dan ketersediaan.

Faktor Pertimbangan dalam Memilih Kambing Aqiqah

  1. Pertimbangan Harga: Biasanya, harga kambing jantan sedikit lebih mahal dibandingkan betina karena ukurannya yang lebih besar dan kualitas daging yang lebih banyak. Namun, perbedaan harga ini bervariasi tergantung lokasi dan permintaan pasar.
  2. Kualitas Daging: Dari segi rasa, sebagian orang merasa bahwa daging kambing jantan lebih lezat dan tidak berbau. Namun, ini tergantung pada cara pemeliharaan dan penyembelihan, sehingga perbedaan kualitas daging antara jantan dan betina tidak terlalu signifikan.
  3. Kemudahan Mendapatkan Kambing: Di beberapa daerah, kambing jantan lebih sulit ditemukan atau harganya lebih tinggi. Dalam situasi seperti ini, memilih kambing betina bisa menjadi solusi yang lebih praktis dan ekonomis.

Tips Memilih Kambing yang Tepat untuk Aqiqah

  1. Perhatikan Kesehatan Kambing: Pilih kambing yang sehat, dengan bulu yang bersih, mata yang jernih, dan tidak terlihat lesu atau sakit. Hindari kambing yang terlalu kurus atau memiliki cacat.
  2. Usia yang Cukup: Pastikan kambing sudah berumur minimal satu tahun sesuai syariat. Ini dapat dipastikan dengan bertanya kepada penjual atau melihat catatan kelahiran ternak.
  3. Anggaran Optimal: Jika anggaran terbatas, pertimbangkan kambing betina yang umumnya lebih terjangkau. Fokuskan pilihan pada kambing yang sehat dan sesuai syariat, bukan sekadar ukuran atau jenis kelamin.
  4. Alternatif Jika Sulit Mendapatkan Kambing: Jika sulit menemukan kambing jantan atau betina yang sesuai, Anda dapat mempertimbangkan untuk menunggu waktu yang tepat atau mencari pilihan dari sumber yang lebih terpercaya. Aqiqah dapat dilaksanakan kapan saja setelah kelahiran, bahkan jika melewati hari ketujuh.

Mana yang Lebih Baik?

Kambing jantan dan betina sama-sama sah untuk aqiqah selama memenuhi syarat yang ditetapkan dalam Islam.

Perbedaan antara keduanya lebih pada preferensi individu dan kondisi pasar.

Pilihan terbaik adalah yang sesuai dengan kemampuan dan niat baik Anda dalam menjalankan ibadah ini.

Ingatlah bahwa aqiqah adalah bentuk syukur kepada Allah SWT, sehingga yang terpenting adalah niat yang ikhlas dan usaha terbaik yang dapat dilakukan.

Tanya Jawab Seputar Kambing Aqiqah

Apakah wajib kambing jantan untuk aqiqah?

Tidak wajib. Tidak ada dalil yang secara tegas mewajibkan kambing jantan. Kambing betina tetap sah digunakan selama memenuhi syarat kesehatan dan usia.

Apakah boleh aqiqah menggunakan kambing betina?

Boleh. Mayoritas ulama memperbolehkan kambing betina untuk aqiqah, bahkan bisa menjadi pilihan yang lebih ekonomis tanpa mengurangi keabsahan ibadah.

Tags: Aqiqah

Saatnya Ngaji Tanpa Distraksi!

Akses Al-Qur'an Digital gratis! Gak perlu install, gak perlu daftar, 100% bebas iklan. Tersedia juga audio murottal dari Qori favoritmu.

Akses Sekarang

Artikel Terkait

hukum puasa di hari jumat untuk mengganti puasa ramadhan

Bolehkah Puasa di Hari Jumat untuk Mengganti Puasa Ramadhan?

by Daily Muslim

Puasa bulan Ramadhan adalah salah satu ibadah wajib dalam agama Islam yang diperintahkan oleh Allah...

sepasang pengantin berpegangan tangan

Hukum Pernikahan dalam Islam (Wajib, Sunah & Haram)

by Daily Muslim

Pernikahan merupakan salah satu sunnah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam yang sangat dianjurkan dalam Islam. Di...

Tangan pasangan suami istri bergandengan dengan cincin nikah

Hukum Nikah Siri: Sah Secara Fiqih, Bagaimana Secara Hukum?

by Daily Muslim

Nikah siri sering dianggap sebagai solusi praktis untuk menikah tanpa birokrasi, namun menyimpan risiko hukum...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jadwal Shalat & Imsakiyah Jumat, 30 Oktober 2026
Kota Jakarta
--:--:--
Menuju waktu...
Imsak 03:59
Subuh 04:09
Dzuhur 11:40
Ashar 14:54
Maghrib 17:49
Isya' 19:00
Sumber: Bimas Islam Kemenag RI

Artikel Terbaru

Kaligrafi emas bertuliskan Bismillahirrahmanirrahim di atas kertas dengan palet cat emas, ilustrasi artikel kapan membaca basmalah lengkap dan kapan cukup bismillah saja

Kapan Mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim” dan Kapan Cukup “Bismillah” Saja?

Jamaah haji berpakaian ihram putih menghadap Ka'bah di siang hari, ilustrasi keutamaan haji mabrur

Keutamaan Haji Mabrur dan Dalilnya

Riak air tenang membentuk lingkaran konsentris, ilustrasi keutamaan menahan amarah dalam Islam

Keutamaan Menahan Amarah dan Dalilnya

Papan penunjuk arah kayu dengan anak panah di tengah alam terbuka, ilustrasi keutamaan amar ma'ruf nahi mungkar

Keutamaan Amar Ma’ruf Nahi Mungkar dan Dalilnya

Seorang guru membimbing murid-muridnya di dalam kelas, ilustrasi adab kepada guru dalam Islam

Adab kepada Guru dalam Islam dan Dalilnya

Seedbacklink
  • Tentang
  • Hubungi
  • Periklanan
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
Popup image
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami