Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Kalkulator Zakat
Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
Daily Muslim
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Kalkulator Zakat
Home Guideline Puasa

Apakah Boleh Bekam Saat Puasa? Batal atau Tidak?

by Daily Muslim
1 April 2024
hukum bekam saat puasa batal atau tidak
Share ke WAShare ke TelegramShare ke FB

Berbekam atau hijamah adalah salah satu pengobatan tradisional yang telah dipraktikkan sejak zaman Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.

Bekam dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui sayatan kecil pada kulit. Bekam memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, di antaranya adalah melancarkan peredaran darah, mengeluarkan racun dari dalam tubuh, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Bagi umat Islam, hukum bekam saat puasa menjadi salah satu hal yang diperdebatkan. Ada sebagian ulama yang berpendapat bahwa bekam dapat membatalkan puasa, sementara sebagian lainnya berpendapat bahwa bekam tidak membatalkan puasa.

Dalam artikel ini, kita akan membahas hukum bekam saat puasa berdasarkan hadits-hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan penjelasan para ulama.

Daftar Isi

Toggle
  • Perbedaan Pendapat Ulama tentang Bekam Saat Puasa
    • Pendapat Pertama: Bekam Membatalkan Puasa
    • Pendapat Kedua: Bekam Tidak Membatalkan Puasa
    • Baca Juga
    • Apakah Puasa Tidak Sah Jika Tidak Sahur? Ini Penjelasannya
    • Hukum Mengeluarkan Sperma di Siang Hari Saat Ramadhan
  • Kesimpulan
  • Pendapat Penulis

Perbedaan Pendapat Ulama tentang Bekam Saat Puasa

Terdapat dua pendapat yang kuat di kalangan ulama terkait hukum bekam saat puasa, yaitu:

Pendapat Pertama: Bekam Membatalkan Puasa

Pendapat ini didasarkan pada hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Imam Malik. Dalam hadits tersebut, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

أَفْطَرَ الْحَاجِمُ وَالْمَحْجُومُ

“Telah batal puasa orang yang membekam dan yang dibekam.” (Hadits Riwayat Abu Dawud No. 2021, 2022, 2023 dan Imam Malik No. 584)

Para ulama yang berpendapat bahwa bekam membatalkan puasa beralasan bahwa pada zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, bekam dilakukan dengan cara yang berbeda dari saat ini.

Pada zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, bekam dilakukan dengan cara disayat kulit terlebih dahulu, kemudian darahnya disedot menggunakan tanduk binatang dan disedot dengan mulut.

Cara bekam seperti ini dikhawatirkan dapat membuat orang yang dibekam menjadi lemas dan tidak dapat menjalankan ibadah puasa, dan dikhawatirkan darah masuk ke dalam mulut orang yang membekam.

Pendapat Kedua: Bekam Tidak Membatalkan Puasa

Pendapat ini didasarkan pada hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud No. 2024 dan Imam Malik No. 585, 586. Dalam hadits tersebut, Ibnu Abbas berkata,

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ احْتَجَمَ وَهُوَ صَائِمٌ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berbekam sementara beliau dalam keadaan berpuasa.” (Hadits Riwayat Abu Dawud No. 2024)

Hadits lain datang dari Abdullah bin Umar bahwasannya dia berbekam saat sedang puasa, kemudian Nafi’ mengatakan,

Baca Juga

Apakah Puasa Tidak Sah Jika Tidak Sahur? Ini Penjelasannya

Hukum Mengeluarkan Sperma di Siang Hari Saat Ramadhan

تَرَكَ ذَلِكَ بَعْدُ فَكَانَ إِذَا صَامَ لَمْ يَحْتَجِمْ حَتَّى يُفْطِرَ

“Dia meninggalkannya setelah itu. Jika dia berpuasa, tidak berbekam hingga dia berbuka.” (Hadits Riwayat Imam Malik No. 584)

Para ulama yang berpendapat bahwa bekam tidak membatalkan puasa beralasan bahwa hadits tersebut menunjukkan bahwa bekam adalah pengobatan yang diperbolehkan, termasuk saat puasa.

Namun, para ulama ini juga memberikan syarat, yaitu bekam yang dilakukan tidak membuat orang yang melakukannya menjadi lemas dan kesulitan menjalankan ibadah puasa.

Hal ini senada dengan hadits dari Anas dia berkata,

مَا كُنَّا نَدَعُ الْحِجَامَةَ لِلصَّائِمِ إِلَّا كَرَاهِيَةَ الْجَهْدِ

“Kami tidak akan meninggalkan bekam bagi orang yang berpuasa, kecuali karena tidak menginginkan kondisi payah.” (Hadits Riwayat Abu Dawud No. 2027)

Kesimpulan

Berdasarkan perbedaan pendapat di atas, maka hukum bekam saat puasa dapat disimpulkan sebagai berikut:

  • Bekam tidak membatalkan puasa jika orang yang berbekam dapat memastikan bahwa bekam yang ia lakukan tidak membuatnya sakit atau lemas untuk menjalankan ibadah puasa.
  • Bekam membatalkan puasa jika membuat orang yang melaksanakannya kesusahan menjalankan ibadah puasa karena darahnya telah diambil dan membuatnya lemah.

Pendapat Penulis

Penulis lebih condong kepada pendapat bahwa bekam membatalkan puasa. Alasannya adalah karena setelah bekam biasanya akan terasa lemas. Selain itu, masih banyak waktu lain yang dapat digunakan untuk waktu berbekam selain ketika menjalankan puasa.

Wallahu a’lam.

Tags: Hal yang Membatalkan PuasaPuasa RamadhanPuasa SunnahPuasa Wajib

Saatnya Ngaji Tanpa Distraksi!

Akses Al-Qur'an Digital gratis! Gak perlu install, gak perlu daftar, 100% bebas iklan. Tersedia juga audio murottal dari Qori favoritmu.

Akses Sekarang

Artikel Terkait

matahari terbit dengan sinar putih

Ciri-Ciri Malam Lailatul Qadar Berdasarkan Hadits Nabi SAW

by Daily Muslim

Pada artikel sebelumnya tentang kapan malam lailatul qadar, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa kita harus...

ilustrasi suami istri

Larangan Suami Menceritakan Kisah Persetubuhan dengan Istri dalam Islam

by Daily Muslim

Dalam ajaran Islam, terdapat banyak petunjuk yang mengatur hubungan antara suami dan istri, termasuk dalam...

Anak-anak belajar mengaji bersama di masjid, ilustrasi fardhu kifayah menuntut ilmu

Fardhu Ain dan Fardhu Kifayah: Pengertian, Perbedaan, dan Contohnya

by Daily Muslim

Dalam ilmu fiqih, kewajiban (fardhu) dibagi menjadi dua: fardhu ain dan fardhu kifayah. Memahami perbedaannya...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jadwal Shalat & Imsakiyah Sabtu, 31 Oktober 2026
Kota Jakarta
--:--:--
Menuju waktu...
Imsak 03:59
Subuh 04:09
Dzuhur 11:40
Ashar 14:54
Maghrib 17:49
Isya' 19:00
Sumber: Bimas Islam Kemenag RI

Artikel Terbaru

Kaligrafi emas bertuliskan Bismillahirrahmanirrahim di atas kertas dengan palet cat emas, ilustrasi artikel kapan membaca basmalah lengkap dan kapan cukup bismillah saja

Kapan Mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim” dan Kapan Cukup “Bismillah” Saja?

Jamaah haji berpakaian ihram putih menghadap Ka'bah di siang hari, ilustrasi keutamaan haji mabrur

Keutamaan Haji Mabrur dan Dalilnya

Riak air tenang membentuk lingkaran konsentris, ilustrasi keutamaan menahan amarah dalam Islam

Keutamaan Menahan Amarah dan Dalilnya

Papan penunjuk arah kayu dengan anak panah di tengah alam terbuka, ilustrasi keutamaan amar ma'ruf nahi mungkar

Keutamaan Amar Ma’ruf Nahi Mungkar dan Dalilnya

Seorang guru membimbing murid-muridnya di dalam kelas, ilustrasi adab kepada guru dalam Islam

Adab kepada Guru dalam Islam dan Dalilnya

Seedbacklink
  • Tentang
  • Hubungi
  • Periklanan
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
Popup image
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami