Ulul Azmi adalah gelar khusus bagi lima rasul pilihan yang memiliki ketabahan dan keteguhan hati paling tinggi dalam menyampaikan risalah tauhid. Berikut dalil dan penjelasan lengkapnya.
Dalil Al-Qur’an
وَإِذْ أَخَذْنَا مِنَ النَّبِيِّينَ مِيثَاقَهُمْ وَمِنكَ وَمِن نُّوحٍ وَإِبْرَاهِيمَ وَمُوسَىٰ وَعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ ۖ وَأَخَذْنَا مِنْهُم مِّيثَاقًا غَلِيظًا
Artinya: “Dan (ingatlah) ketika Kami mengambil perjanjian dari para nabi, dan dari engkau (Muhammad) sendiri, dari Nuh, Ibrahim, Musa, dan Isa putra Maryam. Kami telah mengambil dari mereka perjanjian yang teguh.” (QS. Al-Ahzab: 7)
Lima Rasul Ulul Azmi
Berdasarkan ayat di atas serta penjelasan para mufassir, lima rasul yang bergelar Ulul Azmi adalah: Nabi Nuh ‘alaihissalam (berdakwah selama 950 tahun dengan kesabaran luar biasa), Nabi Ibrahim ‘alaihissalam (diuji dengan perintah menyembelih putranya dan dilempar ke kobaran api), Nabi Musa ‘alaihissalam (menghadapi kezaliman Fir’aun dan pembangkangan kaumnya), Nabi Isa ‘alaihissalam (menghadapi penolakan dan upaya pembunuhan Bani Israil), dan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam (menghadapi penindasan kaum Quraisy selama bertahun-tahun dakwah).
Perintah untuk Bersabar Seperti Mereka
فَاصْبِرْ كَمَا صَبَرَ أُولُو الْعَزْمِ مِنَ الرُّسُلِ
Artinya: “Maka bersabarlah engkau (Muhammad) sebagaimana kesabaran rasul-rasul yang memiliki keteguhan hati (Ulul Azmi) telah bersabar…” (QS. Al-Ahqaf: 35)
Tanya Jawab Seputar Keutamaan Ulul Azmi
Mengapa hanya lima rasul yang mendapat gelar Ulul Azmi?
Para ulama menjelaskan kelima rasul ini disebutkan secara khusus dalam dua ayat (QS. Al-Ahzab: 7 dan Al-Ahqaf: 35) karena mereka menghadapi ujian dan tantangan dakwah yang jauh lebih berat dibanding nabi-nabi lainnya, mulai dari penolakan kaum sendiri, ancaman pembunuhan, hingga pengorbanan pribadi yang luar biasa besar, sehingga ketabahan mereka dijadikan teladan tertinggi bagi seluruh umat manusia.
Apa pelajaran utama yang bisa diambil dari kisah para Ulul Azmi?
Pelajaran utamanya adalah bahwa jalan dakwah dan kebenaran tidak pernah lepas dari ujian dan rintangan, namun kesabaran serta keteguhan hati yang disertai tawakal kepada Allah akan selalu membuahkan hasil yang baik pada akhirnya, sebagaimana diteladankan oleh kelima rasul pilihan ini dalam menghadapi tantangan zamannya masing-masing.
===
Referensi:
– QS. Al-Ahzab: 7
– QS. Al-Ahqaf: 35









