Ujian hidup yang menimpa Syakwina Zerina Anza Zarmina, atau yang akrab disapa Queen, bukanlah ujian yang ringan bagi seorang anak seusianya. Di panggung Hafiz Indonesia 2026, Queen hadir membawa sejuta inspirasi tentang bagaimana sebuah duka yang mendalam dapat diubah menjadi energi luar biasa untuk mencintai Al-Qur’an.
Kehilangan yang Bertubi-tubi
Dunia Queen seolah runtuh dalam waktu yang singkat. Ia kehilangan sang ayah saat baru berusia 3 tahun akibat penyakit stroke. Tak lama berselang, pada tahun 2021 saat ia berusia 5 tahun, sang ibu pun menyusul berpulang ke rahmatullah akibat komplikasi saat masa pandemi COVID-19.
Puncak ujian terberat bagi Queen adalah ketika adik satu-satunya—satu-satunya teman masa kecilnya—juga dipanggil oleh Allah SWT pada Februari 2023 akibat penyakit asma di usia 4 tahun. Dalam waktu singkat, Queen menjadi yatim piatu sekaligus sebatang kara.
Al-Qur’an Sebagai Penawar Luka
Sepeninggal orang tua dan adiknya, Queen diasuh oleh tantenya (kakak dari almarhumah ibunya) yang ia panggil Bunda. Sang Bunda melihat potensi daya ingat Queen yang luar biasa dan memutuskan untuk mengirimnya ke pondok pesantren di Jepara sejak kelas 1 SD.
Bagi Queen, menghafal Al-Qur’an bukan sekadar kewajiban santri. Ia memiliki satu tujuan mulia yang ia simpan dalam hatinya: ingin mempersembahkan mahkota kemuliaan bagi kedua orang tuanya di surga kelak. Setiap ayat yang ia hafal adalah wujud rindu yang ia titipkan kepada Sang Pencipta.
Kasih Sayang yang Tak Pernah Putus
Meskipun telah kehilangan orang tua kandung, Queen tidak pernah benar-benar sendiri. Ia dikelilingi oleh “orang tua baru” yang sangat mencintainya, mulai dari Bunda dan Ayah yang mengasuhnya, hingga para ustazah di pondok yang menjadi tempatnya bersandar. Sang Bunda mengaku bahwa mendampingi Queen adalah cara baginya untuk belajar mencintai dengan tulus.
Salah satu dewan juri, Koh Dennis Lim pun memberikan pesan yang menguatkan: “Waktu berangkatnya mungkin berbeda, tapi tujuannya sama. Di sana kelak, kamu akan berkumpul lagi dengan Ayah, Ibu, dan adikmu untuk bahagia selamanya”.
Pesan Moral: Kekuatan Iman di Balik Kesedihan
Kisah Queen mengajarkan kita bahwa kematian bukanlah akhir dari sebuah hubungan, melainkan awal dari sebuah perjuangan untuk bertemu kembali di tempat yang lebih baik. Queen membuktikan bahwa meskipun raga telah berpisah, Al-Qur’an di dalam dada adalah tali penyambung yang akan mempertemukan kembali keluarga yang terpisah.
Saksikan perjuangan penuh ketegaran Queen selengkapnya di channel YouTube Hafiz Indonesia: https://www.youtube.com/watch?v=0FTgqIldIbE









