Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Kalkulator Zakat
Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
Daily Muslim
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Kalkulator Zakat
Home Guideline

Bolehkah Aqiqah Tanpa Pengajian? Begini Jawabannya

by Daily Muslim
22 Oktober 2024
pengajian

Ilustrasi kegiatan pengajian (Foto: inhilkab)

Share ke WAShare ke TelegramShare ke FB

Aqiqah adalah salah satu bentuk ibadah dalam Islam yang dilakukan sebagai tanda syukur atas kelahiran seorang anak.

Dalam praktiknya, aqiqah dilaksanakan dengan menyembelih hewan, biasanya kambing, sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT di waktu aqiqah yang telah ditentukan.

Namun, ada beberapa kebiasaan masyarakat khususnya di Indonesia yang turut menyertai pelaksanaan aqiqah, seperti pengajian misalnya.

Hal ini menimbulkan pertanyaan: Apakah pengajian merupakan bagian dari tata cara aqiqah yang wajib?

Memahami tata cara aqiqah yang benar menjadi penting agar ibadah ini dilakukan sesuai dengan tuntunan syariat Islam dan tidak tercampur dengan adat atau kebiasaan yang tidak diajarkan dalam agama.

Artikel ini akan menjelaskan apakah aqiqah sah dilakukan tanpa pengajian dan bagaimana tata cara aqiqah yang benar menurut ajaran Islam.

Daftar Isi

Toggle
  • Hukum Melaksanakan Aqiqah
  • Pengajian dalam Aqiqah: Adat atau Syariat?
  • Panduan Praktis Pelaksanaan Aqiqah Tanpa Pengajian
  • Kesimpulan
    • Baca Juga
    • Batasan Usia Aqiqah Menurut Syariat Islam
    • 10 Hadits Tentang Aqiqah: Hukum, Manfaat, dan Waktunya

Hukum Melaksanakan Aqiqah

Aqiqah disyariatkan dalam Islam sebagai sunnah muakkadah, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan.

Dalam sebuah hadis, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

كُلُّ غُلَامٍ رَهِينَةٌ بِعَقِيقَتِهِ تُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ سَابِعِهِ وَيُحْلَقُ وَيُسَمَّى

Artinya: “Setiap anak tergadaikan dengan aqiqahnya, disembelihkan untuknya pada hari ketujuhnya, dicukur rambutnya dan diberi nama.” (HR. Abu Daud no. 2455).

Berdasarkan hadits ini, para ulama sepakat bahwa aqiqah adalah sunnah yang sangat dianjurkan, tetapi tidak wajib.

Artinya, orang tua yang mampu disunnahkan untuk melaksanakan aqiqah, namun jika tidak melaksanakannya, tidak berdosa.

Lalu, apakah pengajian merupakan bagian dari kewajiban aqiqah?

Dalam ajaran Islam, tidak ada dalil yang menyebutkan bahwa pengajian merupakan syarat sahnya aqiqah. Pengajian lebih sering menjadi bagian dari tradisi masyarakat tertentu dan bukan tuntunan syariat.

Pengajian dalam Aqiqah: Adat atau Syariat?

Pengajian dalam rangkaian acara aqiqah sering dilakukan di berbagai daerah di Indonesia. Namun, hal ini lebih bersifat adat daripada syariat.

Adat ini mungkin berkembang dari keinginan untuk memperbanyak doa dan keberkahan melalui pembacaan doa bersama atau tausiyah.

Dalam Islam, perbedaan antara adat dan syariat harus jelas. Ibadah aqiqah memiliki panduan yang sudah ditetapkan, yaitu penyembelihan kambing untuk aqiqah sebagai tanda syukur.

Jika seseorang mengadakan pengajian dalam rangka aqiqah, maka itu termasuk kategori adat atau kebiasaan setempat yang sah-sah saja dilakukan, selama tidak dianggap sebagai suatu kewajiban agama.

Pengajian dalam aqiqah tidaklah wajib dan tidak termasuk dalam syarat sahnya aqiqah.

Panduan Praktis Pelaksanaan Aqiqah Tanpa Pengajian

Bagi keluarga yang ingin melaksanakan aqiqah tetapi tidak memiliki waktu atau sumber daya untuk mengadakan pengajian, pelaksanaan aqiqah tetap sah dan sesuai syariat.

Berikut adalah panduan praktis untuk melaksanakan aqiqah tanpa pengajian:

  • Menyembelih Hewan: Aqiqah dilakukan dengan menyembelih dua ekor kambing untuk anak laki-laki dan satu ekor kambing untuk anak perempuan, sebagaimana disebutkan dalam hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.
  • Doa Bersama Keluarga: Meski tanpa pengajian, Anda bisa tetap melibatkan keluarga dekat untuk bersama-sama mendoakan anak yang baru lahir. Membaca doa-doa syukur setelah penyembelihan merupakan cara yang sederhana dan bermakna.
  • Distribusi Daging Aqiqah: Bagikan daging aqiqah kepada kerabat, tetangga, dan orang-orang yang membutuhkan. Sebagian ulama menyarankan agar daging aqiqah dimasak terlebih dahulu sebelum dibagikan.

Dengan langkah-langkah sederhana ini, aqiqah sudah dapat terlaksana dengan sah tanpa harus mengadakan pengajian besar.

Kesimpulan

Aqiqah adalah sunnah muakkadah yang dianjurkan bagi orang tua yang mampu, namun tidak ada kewajiban untuk mengadakan pengajian dalam pelaksanaannya.

Pengajian lebih merupakan adat dan tidak memengaruhi sah atau tidaknya aqiqah.

Baca Juga

Ketentuan Waktu untuk Aqiqah dalam Islam

Kambing untuk Aqiqah: Jantan atau Betina? Ini Penjelasannya

Dalam melaksanakan ibadah, yang terpenting adalah niat yang tulus dan kesederhanaan, selama tetap sesuai dengan syariat.

Aqiqah bisa dilaksanakan dengan cara yang sederhana namun tetap khidmat dan penuh makna, meskipun tanpa pengajian.

Tags: Aqiqah

Saatnya Ngaji Tanpa Distraksi!

Akses Al-Qur'an Digital gratis! Gak perlu install, gak perlu daftar, 100% bebas iklan. Tersedia juga audio murottal dari Qori favoritmu.

Akses Sekarang

Artikel Terkait

jam di atas meja

Memahami Batasan Imsak Puasa Ramadhan

by Daily Muslim

Menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan tentu memerlukan persiapan dan pemahaman yang baik tentang tata...

puasa bulan sya'ban

Puasa Bulan Sya’ban: Dalil dan Penjelasannya

by Daily Muslim

Selain puasa wajib yang kita laksanakan pada Bulan Ramadhan, ada beberapa puasa sunnah yang dianjurkan...

al quran yang terbuka

Inilah Surat yang Disunnahkan Dibaca pada Shalat Rawatib Sebelum Subuh

by Daily Muslim

Shalat rawatib merupakan shalat sunnah yang mengiringi shalat fardu, baik sebelum maupun sesudahnya. Salah satu...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jadwal Shalat & Imsakiyah Minggu, 16 Agustus 2026
Kota Jakarta
--:--:--
Menuju waktu...
Imsak 04:33
Subuh 04:43
Dzuhur 12:01
Ashar 15:21
Maghrib 17:58
Isya' 19:08
Sumber: Bimas Islam Kemenag RI

Artikel Terbaru

rayap

Toko Cat dan Wallpaper Bisa Rawan Rayap Jika Banyak Kardus Disimpan di Area Lembap

Roaming, SIM Lokal, atau eSIM untuk Umroh? Ini Perbandingan Lengkap Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

Roaming, SIM Lokal, atau eSIM untuk Umroh? Ini Perbandingan Lengkap Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

Panduan Lengkap Memilih Paket Umroh Terbaik untuk Kenyamanan Ibadah Anda

Panduan Lengkap Memilih Paket Umroh Terbaik untuk Kenyamanan Ibadah Anda

kabah

Panduan Lengkap Mempersiapkan Diri Sebelum Berangkat Umroh

rahman hafiz indonesia

Kisah Rahman Hafiz Indonesia 2026, Hafiz 4 Juz yang Selamat dari Maut di Perlintasan Kereta

Seedbacklink
  • Tentang
  • Hubungi
  • Periklanan
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
Popup image
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami