Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Hafiz Indonesia
Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
Daily Muslim
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Hafiz Indonesia
Home Guideline Puasa

Ini Dia Hukum Membatalkan Puasa Karena Melayani Suami

by Daily Muslim
1 April 2024
Bolehkah Membatalkan Puasa untuk Melayani Suami
Share ke WAShare ke TelegramShare ke FB

Dalam Islam, seorang istri berkewajiban untuk menaati suami selama perintah suaminya tidak melanggar syariat.

Hal ini ditegaskan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abdurrahman bin Auf, di mana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

إِذَا صَلَّتِ الْمَرْأَةُ خَمْسَهَا وَصَامَتْ شَهْرَهَا وَحَفِظَتْ فَرْجَهَا وَأَطَاعَتْ زَوْجَهَا قِيلَ لَهَا ادْخُلِى الْجَنَّةَ مِنْ أَىِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شِئْتِ

“Jika seorang wanita selalu menjaga shalat lima waktu, juga berpuasa sebulan (di bulan Ramadhan), serta betul-betul menjaga kemaluannya (dari perbuatan zina) dan benar-benar taat pada suaminya, maka dikatakan pada wanita yang memiliki sifat mulia ini, “Masuklah dalam surga melalui pintu mana saja yang engkau suka.” (HR. Ahmad 1: 191 dan Ibnu Hibban 9: 471. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Namun, bagaimana jika seorang istri sedang berpuasa dan suami menginginkan dia untuk melayaninya (berhubungan intim), apakah puasanya boleh dibatalkan atau tidak?

Dalam artikel ini, kita akan menjawab pertanyaan tersebut berdasarkan pandangan para ulama.

Daftar Isi

Toggle
  • Bolehkah Membatalkan Puasa untuk Melayani Suami?
    • Baca Juga
    • Hukum Istri Puasa Sunnah Tanpa Izin Suami, Ini Haditsnya
    • Mengapa Awal Ramadan Sering Berbeda? Memahami Logika Fikih di Balik Perbedaan NU dan Muhammadiyah
  • Kesimpulan

Bolehkah Membatalkan Puasa untuk Melayani Suami?

Untuk menjawab pertanyaan ini, perlu diingat ada dua jenis puasa yang biasa kita lakukan, yaitu puasa wajib dan puasa sunnah.

Puasa wajib, seperti puasa Ramadhan, puasa qadha (mengganti Ramadhan) atau puasa nazar, adalah puasa yang hukumnya harus dilaksanakan oleh setiap muslim. Puasa wajib ini memiliki kedudukan yang lebih tinggi daripada puasa sunnah.

Puasa sunnah, seperti puasa senin kamis, dan puasa sunnah lainnya, adalah puasa yang hukumnya dianjurkan untuk dilaksanakan, tetapi tidak wajib.

Jadi pertanyaan bolehkah membatalkan puasa untuk melayani suami, jawabannya adalah: tergantung pada jenis puasa yang sedang dilakukan, puasa wajib atau puasa sunnah.

Jika puasa yang sedang dilakukan adalah puasa wajib, seperti puasa Ramadhan, puasa qadha (mengganti Ramadhan) atau puasa nazar, maka seorang istri tidak boleh membatalkan puasanya walaupun suami meminta dia untuk melayaninya.

Hal ini karena puasa wajib adalah perintah Allah SWT, dan perintah suami menjadi nomor dua. Perintah wajib dari Allah adalah prioritas, sehingga istri boleh menolak untuk melayani suami di saat kondisi seperti ini.

Apalagi jika puasa yang sedang dijalani adalah puasa Ramadhan, karena berhubungan suami istri di siang hari dapat membatalkan puasa mereka.

Namun, jika puasa yang sedang dilaksanakan adalah puasa sunnah, seperti puasa senin kamis, dan puasa sunnah lainnya, maka seorang istri boleh membatalkan puasanya untuk melayani suaminya. Hal ini karena status puasa yang sedang dilakukan adalah sunnah bukan wajib.

Dalam Islam, seorang istri yang ingin melaksanakan puasa sunnah memang dianjurkan untuk meminta izin suami kalau ia sedang berada di rumah, karena suami bisa saja tiba-tiba meminta istrinya untuk melayani dirinya.

Maka melayani suami adalah hal yang menjadi prioritas karena hukumnya wajib, dan puasa sunnah menjadi nomor dua karena hukumnya sunnah.

Intinya, jika ada dua amalan wajib dan sunnah, maka amalan wajib harus menjadi prioritas kemudian barulah amalan yang sunnah.

Puasa Ramadhan, qadha dan nazar adalah sesuatu yang hukumnya wajib karena ini merupakan perintah Allah SWT, dan melayani suami ketika sedang melaksanakan puasa wajib ini menjadi nomor dua, perintah Allah lebih tinggi dari apapun.

Puasa senin kamis, ayyamul bidh dan puasa sunnah lainnya memiliki status hukum sunnah, dan melayani suami ketika sedang melaksanakan puasa sunnah adalah wajib, maka seorang istri boleh membatalkan puasanya untuk melayani suaminya.

Baca Juga

Jadwal Sidang Isbat & Lokasi Pemantauan Hilal Ramadan 1445 H

Cara Mengganti Utang Puasa yang Sudah Lewat 2 Kali Ramadhan

Kesimpulan

Hukum membatalkan puasa untuk melayani suami diperbolehkan jika puasa yang sedang dilakukan adalah puasa sunnah.

Namun jika puasa yang sedang dilaksanakan adalah puasa wajib, maka tidak diperbolehkan membatalkan puasanya sekalipun suami memerintahkan istri untuk melayaninya.

Wallahu a’lam.

Tags: Hal yang Membatalkan PuasaPuasa SunnahPuasa Wajib

Saatnya Ngaji Tanpa Distraksi!

Akses Al-Qur'an Digital gratis! Gak perlu install, gak perlu daftar, 100% bebas iklan. Tersedia juga audio murottal dari Qori favoritmu.

Akses Sekarang

Artikel Terkait

ayat al-quran tentang perintah haji

3 Ayat Al-Quran Tentang Perintah Haji dan Haditsnya

by Daily Muslim

Haji merupakan rukun Islam kelima yang diwajibkan oleh Allah SWT untuk ditunaikan oleh setiap muslim....

seorang wanita muslim sedang berdoa

Doa Buka Puasa Senin Kamis: Arab, Latin & Arti

by Daily Muslim

Puasa Senin–Kamis adalah amalan sunnah yang ringan namun sarat keutamaan. Agar sempurna, mari kenali doa...

keutamaan dan manfaat wakaf al quran

Keutamaan dan Manfaat Wakaf Al Quran

by Daily Muslim

Wakaf adalah salah satu bentuk ibadah dalam Islam yang melibatkan pemberian harta secara sukarela untuk...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jadwal Shalat & Imsakiyah Kamis, 12 Maret 2026
Kota Jakarta
--:--:--
Menuju waktu...
Imsak 04:33
Subuh 04:43
Dzuhur 12:06
Ashar 15:11
Maghrib 18:10
Isya' 19:19
Sumber: Bimas Islam Kemenag RI

Artikel Terbaru

rahman hafiz indonesia

Kisah Rahman Hafiz Indonesia 2026, Hafiz 4 Juz yang Selamat dari Maut di Perlintasan Kereta

arun hafiz indonesia

Belajar Sedekah dari Penjual Nasi Goreng Tegal: Rahasia Keberkahan Arun di Hafiz Indonesia 2026

kelano hafiz indonesia

Rela Resign dari Karier Engineering demi Kelano, Kisah Ami di Hafiz Indonesia 2026 Ini Bikin Haru

queen hafiz indonesia

Duka Bertubi-tubi Queen Hafiz Indonesia: Kehilangan Ayah, Ibu, dan Adik, Namun Tetap Tegar Menghafal Al-Qur’an

runa hafiz indonesia

Kisah Runa Hafiz Indonesia 2026: Anak Kebumen yang Menghafal Al-Qur’an demi Menyatukan Doa Keluarga

Seedbacklink
  • Tentang
  • Hubungi
  • Periklanan
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
Popup image
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami