Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Kalkulator Zakat
Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
Daily Muslim
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Kalkulator Zakat
Home Guideline Puasa

Mencium Istri Saat Puasa Boleh atau Tidak? Ini Penjelasannya

by Daily Muslim
1 April 2024
hukum mencium istri saat puasa
Share ke WAShare ke TelegramShare ke FB

Puasa adalah salah satu ibadah penting dalam Islam yang diperintahkan oleh Allah SWT.

Selama bulan Ramadhan, umat Muslim diwajibkan untuk menahan diri dari makan, minum, dan hal yang dapat membatalkan puasa.

Namun, selain hal-hal yang jelas membatalkan puasa seperti makan atau minum, ada pertanyaan-pertanyaan lain yang sering muncul, seperti hukum mencium istri saat sedang berpuasa, menangis saat puasa, muntah saat puasa, atau bahkan membersihkan hidung (ngupil) saat puasa.

Dalam artikel ini, kita akan fokus pada hukum mencium istri saat puasa berdasarkan hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan penjelasan ulama.

Daftar Isi

Toggle
  • Hukum Mencium Istri Saat Puasa
  • Hadits Larangan Mencium Istri Saat Puasa
    • Baca Juga
    • 5 Makanan yang Cocok untuk Sahur agar Tetap Sehat dan Kuat Puasa Seharian
    • Doa Berbuka Puasa Sesuai Hadits Rasulullah SAW
  • Kewaspadaan saat Mencium Istri Ketika Sedang Puasa
  • Kesimpulan

Hukum Mencium Istri Saat Puasa

Hukum mencium istri saat sedang berpuasa adalah boleh dan tidak membatalkan puasa.

Untuk menjelaskan hal ini, kita dapat merujuk kepada hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam yang diriwayatkan oleh Imam Malik nomor 569.

Dari Aisyah istri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ia berkata:

إِنْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيُقَبِّلُ بَعْضَ أَزْوَاجِهِ وَهُوَ صَائِمٌ ثُمَّ ضَحِكَتْ

“Sungguh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah mencium sebagian isteri-isterinya padahal beliau sedang berpuasa, kemudian beliau tertawa.”

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menyatakan bahwa mencium istri saat berpuasa tidak membatalkan puasa. Hadits ini menjadi dasar pemahaman bahwa mencium istri saat puasa adalah dibolehkan.

Untuk memahami lebih lanjut, kita dapat merujuk pada hadits lain yang mendukung pernyataan tersebut.

Dalam hadits riwayat Imam Malik Nomor 571, terdapat kisah menarik yang melibatkan Aisyah binti Thalhah, Aisyah istri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, dan Abdullah bin Abdurrahman bin Abu Bakar Ash Shidiq suami Aisyah binti Thalhah.

Saat itu Aisyah binti Thalhah sedang bersama Aisyah istri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, kemudian datang Abdullah bin Abdurrahman bin Abu Bakar Ash Shidiq yang merupakan suami dari Aisyah binti Thalhah, lalu Aisyah istri Nabi berkata kepada Abdullah:

مَا يَمْنَعُكَ أَنْ تَدْنُوَ مِنْ أَهْلِكَ فَتُقَبِّلَهَا وَتُلَاعِبَهَا فَقَالَ أُقَبِّلُهَا وَأَنَا صَائِمٌ قَالَتْ نَعَمْ

“Apa yang menghalangimu untuk mendekati isterimu, kemudian mencium dan bercanda dengannya.” Abdullah berkata, “Apakah aku boleh menciumnya padahal aku sedang berpuasa?” Aisyah menjawab, “Ya.”

Kisah ini menegaskan bahwa mencium istri saat berpuasa tidak membatalkan puasa.

Karena apa yang dikatakan Aisyah istri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pasti berdasarkan pengalamannya berumah tangga dengan Nabi.

Hadits Larangan Mencium Istri Saat Puasa

Namun, terdapat juga hadits yang melarang seorang suami mencium istri saat berpuasa, seperti hadits yang diriwayatkan oleh Imam Malik nomor 574.

عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَبَّاسٍ سُئِلَ عَنْ الْقُبْلَةِ لِلصَّائِمِ فَأَرْخَصَ فِيهَا لِلشَّيْخِ وَكَرِهَهَا لِلشَّابِّ

Abdullah bin Abbas pernah ditanya tentang ciuman bagi orang yang berpuasa. Kemudian ia membolehkannya bagi yang sudah tua dan membencinya bagi yang masih muda.

Untuk memahami perbedaan ini, Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz memberikan penjelasan.

Menurutnya, mencium istri saat puasa diperbolehkan, asalkan ia dapat mengendalikan syahwatnya dan tidak sampai melakukan hubungan badan.

Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz juga menambahkan bahwa hadits yang melarang mencium istri saat puasa ditujukan kepada orang yang masih muda, karena mereka dianggap memiliki syahwat yang lebih besar.

Hal ini dapat berpotensi memicu tindakan yang melebihi ciuman, yaitu berhubungan badan, yang akan membatalkan puasa.

Namun, hadits tersebut memiliki kelemahan dari sisi periwayatannya, sehingga tidak termasuk ke dalam hadits shahih.

Kewaspadaan saat Mencium Istri Ketika Sedang Puasa

Ketika kita memutuskan untuk mencium istri saat berpuasa, penting untuk selalu berhati-hati dan menjaga kendali diri.

Jika ada kekhawatiran bahwa syahwat tidak dapat terkendali atau air mani dikhawatirkan akan keluar sebagai hasil dari mencium atau berduaan dengan istri, sebaiknya kita menghindari hal tersebut, terutama jika terdapat potensi berujung pada hubungan badan.

Kesimpulan

Mencium istri saat berpuasa adalah tindakan yang diperbolehkan dalam Islam, asalkan kita dapat mengendalikan nafsu dan meyakini bahwa tindakan tersebut tidak akan membatalkan puasa.

Baca Juga

Puasa Syawal Harus 6 Hari Berturut-turut atau Bebas?

Hadits Tentang Shalat Tarawih 11 Rakaat & Cara Mengerjakannya

Sebaiknya kita selalu berhati-hati dan bertindak sesuai dengan petunjuk agama, menghindari aktivitas yang dapat membawa kita kepada hubungan badan selama berpuasa.

Dengan pemahaman yang benar, kita dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik dan sesuai dengan ajaran Islam.

Tags: Bulan RamadanHal yang Membatalkan PuasaPuasa RamadhanPuasa SunnahPuasa Wajib

Saatnya Ngaji Tanpa Distraksi!

Akses Al-Qur'an Digital gratis! Gak perlu install, gak perlu daftar, 100% bebas iklan. Tersedia juga audio murottal dari Qori favoritmu.

Akses Sekarang

Artikel Terkait

langit sore hari

Kapan Waktu Shalat Maghrib Dimulai dan Berakhir?

by Daily Muslim

Mengetahui waktu shalat yang tepat adalah kewajiban bagi setiap Muslim. Hal ini sangat penting karena...

orang sedang membuka al quran

Makna dan Tafsir Surah Al-Baqarah Ayat 183 tentang Kewajiban Puasa

by Daily Muslim

Puasa merupakan salah satu dari lima rukun Islam yang memiliki kedudukan penting dalam kehidupan seorang...

keutamaan dan manfaat wakaf al quran

Keutamaan dan Manfaat Wakaf Al Quran

by Daily Muslim

Wakaf adalah salah satu bentuk ibadah dalam Islam yang melibatkan pemberian harta secara sukarela untuk...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jadwal Shalat & Imsakiyah Rabu, 29 Juli 2026
Kota Jakarta
--:--:--
Menuju waktu...
Imsak 04:35
Subuh 04:45
Dzuhur 12:03
Ashar 15:24
Maghrib 17:58
Isya' 19:09
Sumber: Bimas Islam Kemenag RI

Artikel Terbaru

rayap

Toko Cat dan Wallpaper Bisa Rawan Rayap Jika Banyak Kardus Disimpan di Area Lembap

Roaming, SIM Lokal, atau eSIM untuk Umroh? Ini Perbandingan Lengkap Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

Roaming, SIM Lokal, atau eSIM untuk Umroh? Ini Perbandingan Lengkap Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

Panduan Lengkap Memilih Paket Umroh Terbaik untuk Kenyamanan Ibadah Anda

Panduan Lengkap Memilih Paket Umroh Terbaik untuk Kenyamanan Ibadah Anda

kabah

Panduan Lengkap Mempersiapkan Diri Sebelum Berangkat Umroh

rahman hafiz indonesia

Kisah Rahman Hafiz Indonesia 2026, Hafiz 4 Juz yang Selamat dari Maut di Perlintasan Kereta

Seedbacklink
  • Tentang
  • Hubungi
  • Periklanan
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
Popup image
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami