Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Kalkulator Zakat
Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
Daily Muslim
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Kalkulator Zakat
Home Insight Hadits

Keutamaan Surat Al-Fath: Surat yang Paling Dicintai Rasulullah

by Daily Muslim
16 Oktober 2026
Jamaah berkumpul mengelilingi Kakbah di Masjidil Haram pada malam hari, ilustrasi keutamaan Surat Al-Fath

Keutamaan Surat Al-Fath

Share ke WAShare ke TelegramShare ke FB

Surat Al-Fath (QS. 48) adalah surat yang begitu dicintai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam hingga beliau menyebutnya lebih beliau cintai daripada dunia seisinya. Berikut penjelasan lengkap keutamaannya.

Daftar Isi

Toggle
  • Teks Hadits Utama
  • Latar Belakang Turunnya Surat Al-Fath
  • Kandungan: Ampunan Dosa yang Telah Lalu dan Akan Datang
  • Tanya Jawab Seputar Keutamaan Surat Al-Fath
    • Mengapa Rasulullah mencintai surat ini melebihi dunia dan seisinya?
    • Apa pelajaran utama yang bisa diambil dari kisah turunnya Surat Al-Fath?
    • Baca Juga
    • Hukum Tukar Cincin dalam Islam Pada Saat Lamaran (Khitbah)
    • Sholat Qobliyah Subuh: Setelah Adzan atau Sebelum?

Teks Hadits Utama

Dari Umar bin Khattab RA, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sungguh, telah diturunkan kepadaku malam ini sebuah surat yang sungguh lebih aku cintai daripada dunia seisinya,” lalu beliau membaca: “Innaa fatahnaa laka fathan mubiinaa…” (Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata).” (HR. Bukhari no. 5012, dalam Bab Keutamaan Surat Al-Fath, juga HR. Muslim no. 1786)

Latar Belakang Turunnya Surat Al-Fath

Surat ini turun setelah Perjanjian Hudaibiyah pada tahun ke-6 Hijriah, sebuah perjanjian damai dengan kaum Quraisy yang syaratnya sekilas tampak merugikan umat Islam (termasuk gagal masuk Makkah tahun itu), hingga sebagian sahabat merasa kecewa. Namun Allah justru menyebut peristiwa ini sebagai “fathan mubiinaa” (kemenangan yang nyata) — karena perjanjian inilah yang membuka jalan dakwah Islam secara luas, mempermudah interaksi dengan kaum Quraisy, hingga akhirnya mengantarkan pada Fathu Makkah (penaklukan Makkah) dua tahun kemudian tanpa pertumpahan darah berarti.

Kandungan: Ampunan Dosa yang Telah Lalu dan Akan Datang

Di antara kandungan surat ini adalah janji Allah tentang ampunan dosa bagi Rasulullah, baik yang telah lalu maupun yang akan datang, serta kesempurnaan nikmat dan petunjuk ke jalan yang lurus bagi beliau (QS. Al-Fath: 1-2). Ayat-ayat selanjutnya menjelaskan tentang karakteristik orang-orang beriman yang bersama Rasulullah, serta janji ampunan dan pahala besar bagi mereka (QS. Al-Fath: 29).

Tanya Jawab Seputar Keutamaan Surat Al-Fath

Mengapa Rasulullah mencintai surat ini melebihi dunia dan seisinya?

Karena surat ini membawa kabar gembira langsung dari Allah tentang keberhasilan misi dakwah beliau — sesuatu yang jauh lebih berharga bagi seorang Rasul daripada seluruh kekayaan dunia. Surat ini juga menjadi bukti nyata bahwa apa yang tampak sebagai “kekalahan” di mata manusia (Perjanjian Hudaibiyah) sejatinya adalah kemenangan besar dalam rencana Allah.

Apa pelajaran utama yang bisa diambil dari kisah turunnya Surat Al-Fath?

Pelajaran utamanya adalah pentingnya husnuzhan (berbaik sangka) kepada Allah dalam menghadapi keputusan atau situasi yang sekilas tampak merugikan, karena boleh jadi di balik kesulitan tersebut tersimpan kemenangan dan kebaikan besar yang belum tampak di permukaan, sebagaimana dibuktikan langsung dalam peristiwa Hudaibiyah.

===

Referensi:
– HR. Bukhari no. 5012 & Muslim no. 1786 (dari Umar bin Khattab RA)
– QS. Al-Fath: 1-2, 29

Baca Juga

Hukum Tukar Cincin dalam Islam Pada Saat Lamaran (Khitbah)

Sholat Qobliyah Subuh: Setelah Adzan atau Sebelum?

Saatnya Ngaji Tanpa Distraksi!

Akses Al-Qur'an Digital gratis! Gak perlu install, gak perlu daftar, 100% bebas iklan. Tersedia juga audio murottal dari Qori favoritmu.

Akses Sekarang

Artikel Terkait

Mushaf Al-Qur'an terbuka di dalam masjid dengan lampu temaram, ilustrasi klarifikasi hadits keutamaan Surat Yasin

Keutamaan Surat Yasin: Benarkah Hadits “Jantung Al-Qur’an” Shahih?

by Daily Muslim

Surat Yasin sangat akrab di tengah masyarakat, bahkan dijuluki "jantung Al-Qur'an" dan sering dibaca dalam...

Dua orang berjabat tangan mengenakan jas formal, ilustrasi keutamaan sifat pemaaf dalam Islam

Keutamaan Sifat Pemaaf dan Dalilnya

by Daily Muslim

Sifat pemaaf adalah akhlak mulia yang menjadi ciri orang-orang bertakwa, dan Allah menjanjikan penambahan kemuliaan...

kumpulan hadits yang membahas tentang silaturahmi

5 Hadits tentang Silaturahmi, Keutamaan dan Manfaatnya

by Daily Muslim

Silaturahmi atau silaturahim, sebuah kata yang sudah tidak asing lagi di telinga kita. Kata ini...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jadwal Shalat & Imsakiyah Minggu, 18 Oktober 2026
Kota Jakarta
--:--:--
Menuju waktu...
Imsak 04:04
Subuh 04:14
Dzuhur 11:41
Ashar 14:48
Maghrib 17:49
Isya' 18:58
Sumber: Bimas Islam Kemenag RI

Artikel Terbaru

Nisan-nisan marmer bergaya Utsmaniyah di kompleks makam bersejarah, ilustrasi keutamaan ziarah kubur dalam Islam

Keutamaan Ziarah Kubur dan Dalilnya

Tenaga medis memegang tangan pasien di ranjang rumah sakit, ilustrasi keutamaan menjenguk orang sakit

Keutamaan Menjenguk Orang Sakit dan Dalilnya

Bunga lili putih yang mekar dengan latar gelap, ilustrasi keutamaan takziah menghibur keluarga yang berduka

Keutamaan Takziah dan Dalilnya

Jalan setapak menanjak menuju puncak bukit hijau, ilustrasi keutamaan jihad fi sabilillah dan bersungguh-sungguh di jalan Allah

Keutamaan Jihad Fi Sabilillah dan Maknanya yang Luas

Jamaah berwudhu membasuh kaki di tempat wudhu masjid, ilustrasi keutamaan wudhu sebagai penggugur dosa

Keutamaan Wudhu dan Dalilnya

Seedbacklink
  • Tentang
  • Hubungi
  • Periklanan
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
Popup image
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami