Umar bin Khattab RA, khalifah kedua dalam Islam, memiliki sejumlah keistimewaan luar biasa yang disebutkan langsung oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Berikut dalil-dalil lengkapnya.
Setan Menjauhi Jalan yang Dilalui Umar
Dari Sa’ad bin Abi Waqqash RA, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepada Umar: “Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidaklah setan bertemu denganmu ketika engkau melewati suatu jalan, melainkan ia akan mengambil jalan yang lain, bukan jalan yang engkau lalui.” (HR. Bukhari no. 3294 dan Muslim no. 2396)
Mendapat Ilham yang Benar (Muhaddats)
Dari Aisyah RA, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sungguh pada umat-umat sebelum kalian terdapat orang-orang yang mendapat ilham (muhaddats). Jika ada seorang pun dari umatku yang demikian, maka ia adalah Umar.” (HR. Bukhari no. 3689 dan Muslim no. 2398)
Termasuk Sepuluh Sahabat yang Dijamin Surga
Dari Abdurrahman bin ‘Auf RA, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Abu Bakar di surga, Umar di surga, Utsman di surga, Ali di surga…” hingga menyebutkan sepuluh orang sahabat yang dijamin masuk surga. (HR. Tirmidzi no. 3747, dinilai shahih oleh Al-Albani)
Klarifikasi: Riwayat “Seandainya Ada Nabi Setelahku”
Perlu kejujuran di sini: terdapat riwayat populer yang menyebutkan Rasulullah bersabda “seandainya ada nabi setelahku, niscaya itu adalah Umar” (HR. Tirmidzi). Sebagian ulama seperti Al-Albani menilainya hasan dalam Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah no. 327, namun sebagian ulama hadits lain menilai sanadnya lemah (dhaif). Mengingat perbedaan penilaian ini, keutamaan Umar yang lebih kuat untuk dijadikan sandaran adalah hadits-hadits shahih di atas, mengingat Islam sendiri telah menutup pintu kenabian setelah Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam (QS. Al-Ahzab: 40).
Tanya Jawab Seputar Keutamaan Umar bin Khattab
Apa gelar yang diberikan kepada Umar bin Khattab?
Umar dikenal dengan gelar “Al-Faruq” (pembeda antara yang hak dan batil) karena ketegasannya dalam menegakkan kebenaran, serta disebut sebagai salah satu Khulafaur Rasyidin (para khalifah yang mendapat petunjuk) bersama Abu Bakar, Utsman, dan Ali RA.
Apa teladan utama yang bisa diambil dari kepemimpinan Umar?
Di antaranya: ketegasan dalam menegakkan keadilan tanpa pandang bulu, kesederhanaan hidup meski menjadi pemimpin negara yang luas, kepeduliannya langsung mengecek kondisi rakyat (termasuk kisah terkenal beliau memanggul gandum sendiri untuk keluarga yang kelaparan), serta keberaniannya dalam menyampaikan kebenaran meski pahit.
===
Referensi:
– HR. Bukhari no. 3294 & Muslim no. 2396 (dari Sa’ad bin Abi Waqqash RA)
– HR. Bukhari no. 3689 & Muslim no. 2398 (dari Aisyah RA)
– HR. Tirmidzi no. 3747 (shahih menurut Al-Albani)
– QS. Al-Ahzab: 40









