Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Kalkulator Zakat
Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
Daily Muslim
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Kalkulator Zakat
Home Lifestyle

3 Cara Mendapatkan Manisnya Iman Sesuai Hadits Nabi SAW

by Daily Muslim
1 April 2024
cara mendapatkan manisnya iman
Share ke WAShare ke TelegramShare ke FB

Manisnya iman adalah perasaan bahagia dan damai yang dirasakan oleh seorang Muslim dalam kehidupan sehari-harinya.

Iman yang kuat akan membuat seorang Muslim merasa dekat dengan Allah SWT, dan merasa yakin bahwa Allah SWT akan selalu melindungi dan menolongnya.

Berikut adalah beberapa contoh ketika kita mendapatkan manisnya iman:

  • Tenang dan damai dalam menghadapi berbagai ujian dan tantangan hidup. Ia yakin bahwa Allah SWT akan selalu bersamanya dan akan memberikan jalan keluar dari setiap masalah yang dihadapinya.
  • Bahagia dan ikhlas dalam beribadah kepada Allah SWT. Ia merasa senang dan menikmati setiap momen ibadahnya, karena ia yakin bahwa ibadah tersebut akan mendekatkannya kepada Allah SWT.
  • Tulus dan ikhlas dalam berbuat baik kepada sesama manusia. Ia tidak mengharapkan balasan dari manusia, karena ia yakin bahwa balasan yang sesungguhnya adalah dari Allah SWT.

Namun, untuk mendapatkan manisnya iman, kamu perlu memiliki 3 kriteria berikut ini berdasarkan hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.

Daftar Isi

Toggle
  • Hadits Tentang Manisnya Iman
  • Cara Mendapatkan Manisnya Iman
    • 1. Menjadikan Allah dan Rasul-Nya lebih dicintainya dari apapun
    • 2. Mencintai seseorang karena Allah
    • 3. Benci kepada kekufuran seperti ia membenci dilempar ke neraka
    • Baca Juga
    • 3 Ayat Al-Quran Tentang Perintah Haji dan Haditsnya
    • Kisah Tiga Orang Terperangkap dalam Gua: Pelajaran tentang Amal dan Doa

Hadits Tentang Manisnya Iman

Dari Anas bin Malik dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda:

ثَلَاثٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ وَجَدَ حَلَاوَةَ الْإِيمَانِ أَنْ يَكُونَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا سِوَاهُمَا وَأَنْ يُحِبَّ الْمَرْءَ لَا يُحِبُّهُ إِلَّا لِلَّهِ وَأَنْ يَكْرَهَ أَنْ يَعُودَ فِي الْكُفْرِ كَمَا يَكْرَهُ أَنْ يُقْذَفَ فِي النَّارِ

“Tiga perkara yang apabila ada pada diri seseorang, ia akan mendapatkan manisnya iman: Dijadikannya Allah dan Rasul-Nya lebih dicintainya dari selain keduanya. Jika ia mencintai seseorang, dia tidak mencintainya kecuali karena Allah. Dan dia benci kembali kepada kekufuran seperti dia benci bila dilempar ke neraka” (Hadits Riwayat Bukhari No. 15)

Cara Mendapatkan Manisnya Iman

Dalam hadits di atas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjelaskan bahwa ada tiga perkara yang apabila ada pada diri seseorang, maka ia akan mendapatkan manisnya iman.

Manisnya iman adalah sebuah perasaan yang sulit untuk dilukiskan, tetapi dapat dirasakan oleh orang yang benar-benar beriman.

1. Menjadikan Allah dan Rasul-Nya lebih dicintainya dari apapun

Cinta kepada Allah dan Rasul-Nya merupakan dasar dari keimanan.

Seorang mukmin yang benar-benar beriman akan menjadikan Allah dan Rasul-Nya sebagai prioritas utama dalam hidupnya. Ia akan mencintai Allah dan Rasul-Nya lebih dari cintanya kepada diri sendiri, keluarga, harta, dan kesenangan duniawi.

Cinta kepada Allah dapat diwujudkan dengan cara melaksanakan perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya. Cinta kepada Rasul-Nya dapat diwujudkan dengan cara mengikuti sunnah-sunnahnya dan meneladani akhlaknya.

2. Mencintai seseorang karena Allah

Cinta kepada sesama manusia juga merupakan bagian dari keimanan. Namun, cinta kepada sesama manusia haruslah didasari oleh kecintaan kepada Allah. Artinya, kita mencintai seseorang bukan karena hartanya, kedudukannya, atau kecantikannya, melainkan karena Allah.

Cinta kepada sesama manusia karena Allah akan melahirkan sikap saling menyayangi, saling menghormati, dan saling membantu. Hal ini akan menciptakan kedamaian dan kerukunan dalam masyarakat.

3. Benci kepada kekufuran seperti ia membenci dilempar ke neraka

Kekufuran adalah kondisi di mana seseorang tidak beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Seorang mukmin yang benar-benar beriman akan membenci kekufuran dan akan berusaha sekuat tenaga untuk menghindarinya.

Kebencian kepada kekufuran akan melahirkan sikap teguh pendirian dalam iman dan menjauhi segala bentuk kemusyrikan dan bid’ah.

Baca Juga

3 Ayat Al-Quran Tentang Perintah Haji dan Haditsnya

Kisah Tiga Orang Terperangkap dalam Gua: Pelajaran tentang Amal dan Doa

Demikianlah penjelasan dari hadits tentang tiga perkara yang dapat mendatangkan manisnya iman. Semoga kita dapat mengamalkan ketiga perkara tersebut agar dapat merasakan manisnya iman dalam kehidupan kita.

Wallahu a’lam.

Tags: Dalil HaditsKeimanan

Saatnya Ngaji Tanpa Distraksi!

Akses Al-Qur'an Digital gratis! Gak perlu install, gak perlu daftar, 100% bebas iklan. Tersedia juga audio murottal dari Qori favoritmu.

Akses Sekarang

Artikel Terkait

Tempat sampah meluap berisi sisa makanan dan kemasan, ilustrasi hadits tentang larangan israf dan mubazir

Hadits tentang Larangan Israf (Boros) dan Mubazir

by Daily Muslim

Islam membolehkan menikmati rezeki yang halal, namun melarang keras sikap berlebih-lebihan (israf) dan menghambur-hamburkan harta...

Galaksi Bima Sakti bertabur bintang di atas bebatuan gurun malam hari, ilustrasi keutamaan Nabi Ibrahim Al-Khalil

Keutamaan Nabi Ibrahim Al-Khalil dan Dalilnya

by Daily Muslim

Nabi Ibrahim 'alaihissalam bergelar Khalilullah (kekasih Allah) dan dikenal sebagai bapak para nabi karena banyaknya...

Seseorang menulis di buku catatan dengan tenang, ilustrasi klarifikasi jujur seputar keutamaan bulan Rajab

Keutamaan Bulan Rajab: Benarkah Ada Amalan Khusus?

by Daily Muslim

Bulan Rajab sering dikaitkan dengan berbagai amalan khusus dalam masyarakat, mulai dari puasa khusus hingga...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jadwal Shalat & Imsakiyah Sabtu, 31 Oktober 2026
Kota Jakarta
--:--:--
Menuju waktu...
Imsak 03:59
Subuh 04:09
Dzuhur 11:40
Ashar 14:54
Maghrib 17:49
Isya' 19:00
Sumber: Bimas Islam Kemenag RI

Artikel Terbaru

Kaligrafi emas bertuliskan Bismillahirrahmanirrahim di atas kertas dengan palet cat emas, ilustrasi artikel kapan membaca basmalah lengkap dan kapan cukup bismillah saja

Kapan Mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim” dan Kapan Cukup “Bismillah” Saja?

Jamaah haji berpakaian ihram putih menghadap Ka'bah di siang hari, ilustrasi keutamaan haji mabrur

Keutamaan Haji Mabrur dan Dalilnya

Riak air tenang membentuk lingkaran konsentris, ilustrasi keutamaan menahan amarah dalam Islam

Keutamaan Menahan Amarah dan Dalilnya

Papan penunjuk arah kayu dengan anak panah di tengah alam terbuka, ilustrasi keutamaan amar ma'ruf nahi mungkar

Keutamaan Amar Ma’ruf Nahi Mungkar dan Dalilnya

Seorang guru membimbing murid-muridnya di dalam kelas, ilustrasi adab kepada guru dalam Islam

Adab kepada Guru dalam Islam dan Dalilnya

Seedbacklink
  • Tentang
  • Hubungi
  • Periklanan
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
Popup image
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami