Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Kalkulator Zakat
Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
Daily Muslim
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Kalkulator Zakat
Home Guideline

Hari Tasyrik: Pengertian, Asal Usul, Hukum, dan Amalan yang Dianjurkan

by Daily Muslim
22 Oktober 2025
hewan kurban sapi
Share ke WAShare ke TelegramShare ke FB

Hari Tasyrik adalah tiga hari setelah Hari Raya Idul Adha, yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah dalam kalender Hijriyah. Hari-hari ini termasuk dalam rangkaian perayaan Idul Adha dan memiliki keutamaan besar bagi umat Islam di seluruh dunia.

Selain menjadi bagian penting dalam pelaksanaan ibadah haji, hari Tasyrik juga merupakan waktu untuk memperbanyak dzikir, bersyukur, dan mempererat tali kebersamaan.

Daftar Isi

Toggle
  • Asal Usul dan Arti Kata “Tasyrik”
  • Dasar Hukum dan Dalil Hari Tasyrik
  • Larangan dan Ketentuan Puasa di Hari Tasyrik
  • Amalan yang Dianjurkan di Hari Tasyrik
  • Hikmah dan Makna Hari Tasyrik
    • Baca Juga

Asal Usul dan Arti Kata “Tasyrik”

Secara bahasa, kata “Tasyrik” berasal dari bahasa Arab syarraqa yang berarti “menjemur” atau “menghadap ke arah matahari.”

Pada masa Rasulullah SAW, masyarakat Arab biasa menjemur daging kurban di bawah sinar matahari agar lebih awet, mengingat belum adanya teknologi pendingin.

Dari sinilah muncul istilah Hari Tasyrik, yaitu hari ketika daging kurban dijemur.

Selain makna harfiah, istilah ini juga mencerminkan semangat berbagi dan kesyukuran setelah umat Islam melaksanakan ibadah kurban.

Dasar Hukum dan Dalil Hari Tasyrik

Hari Tasyrik memiliki dasar hukum dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 203:

۞ وَاذْكُرُوا اللّٰهَ فِيْٓ اَيَّامٍ مَّعْدُوْدٰتٍ ۗ فَمَنْ تَعَجَّلَ فِيْ يَوْمَيْنِ فَلَآ اِثْمَ عَلَيْهِ ۚوَمَنْ تَاَخَّرَ فَلَآ اِثْمَ عَلَيْهِۙ لِمَنِ اتَّقٰىۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاعْلَمُوْٓا اَنَّكُمْ اِلَيْهِ تُحْشَرُوْنَ

“Berzikirlah kepada Allah pada hari yang telah ditentukan jumlahnya. Siapa yang mempercepat (meninggalkan Mina) setelah dua hari, tidak ada dosa baginya. Siapa yang mengakhirkannya tidak ada dosa (pula) baginya, (yakni) bagi orang yang bertakwa. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa hanya kepada-Nya kamu akan dikumpulkan.” (QS. Al-Baqarah: 203)

Ayat ini menunjukkan bahwa hari-hari Tasyrik adalah waktu yang disyariatkan untuk memperbanyak dzikir dan takbir.

Selain itu, Rasulullah SAW bersabda dalam hadis riwayat An-Nasa’i:

إِنَّ يَوْمَ عَرَفَةَ وَيَوْمَ النَّحْرِ وَأَيَّامَ التَّشْرِيقِ عِيدُنَا أَهْلَ الْإِسْلَامِ وَهِيَ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ

“Hari Arafah, hari idul adha, dan hari tasyriq adalah hari raya kita, pemeluk Islam, ia hari makan-minum” (HR. An-Nasa’i, No. 2954)

Hadis ini menegaskan bahwa Hari Tasyrik adalah hari raya dan kebahagiaan, bukan waktu untuk berpuasa.

Larangan dan Ketentuan Puasa di Hari Tasyrik

Rasulullah SAW melarang puasa pada hari-hari Tasyrik, karena hari tersebut diperuntukkan bagi umat Islam untuk menikmati nikmat Allah dengan makan, minum, dan berdzikir. Larangan ini bersifat umum, kecuali bagi jamaah haji yang tidak mendapatkan hewan kurban (tamattu’ atau qiran) — mereka diperbolehkan berpuasa sebagai pengganti kurban.

Dengan demikian, hari-hari Tasyrik menjadi simbol keseimbangan dalam ajaran Islam: ibadah tidak hanya berupa menahan diri, tetapi juga mensyukuri nikmat Allah dengan cara yang halal dan baik.

Amalan yang Dianjurkan di Hari Tasyrik

Walau berpuasa dilarang, ada banyak amalan yang sangat dianjurkan selama hari-hari Tasyrik, di antaranya:

  1. Memperbanyak takbir, tahlil, dan tahmid
    Sejak setelah salat Subuh pada hari Idul Adha hingga setelah salat Ashar tanggal 13 Dzulhijjah, umat Islam dianjurkan memperbanyak takbir muthlaq (takbir bebas di setiap waktu) dan takbir muqayyad (takbir setelah salat wajib).
  2. Menikmati makanan dan minuman
    Hari Tasyrik adalah waktu untuk menikmati rezeki yang Allah anugerahkan sebagai bentuk syukur dan kebahagiaan.
  3. Menyembelih hewan kurban
    Bagi yang belum sempat menyembelih pada Hari Idul Adha, waktu penyembelihan masih diperbolehkan hingga akhir 13 Dzulhijjah.
  4. Berdzikir dan berdoa
    Sebagaimana disebut dalam Al-Baqarah ayat 203, momen ini adalah kesempatan emas untuk memperbanyak dzikir dan doa, memohon ampunan, serta memperkuat keimanan.

Hikmah dan Makna Hari Tasyrik

Hari Tasyrik mengandung makna mendalam tentang rasa syukur, kebersamaan, dan ketaatan. Ia menjadi simbol bahwa setelah berkurban dan beribadah, umat Islam diajak untuk menikmati hasil pengorbanan dengan penuh rasa syukur dan tidak berlebihan.

Hari-hari ini juga mengajarkan nilai sosial, berbagi daging kurban dengan sesama, mempererat silaturahmi, dan menumbuhkan empati terhadap kaum dhuafa.


Hari Tasyrik adalah hari penuh makna dalam Islam, yang menandai kelanjutan dari Hari Raya Idul Adha. Tiga hari ini merupakan waktu istimewa untuk memperbanyak dzikir, menikmati rezeki Allah, dan mempererat hubungan antar sesama. Larangan puasa di dalamnya bukan sekadar aturan, melainkan ajakan untuk bersyukur dan merayakan nikmat Allah dengan penuh kebahagiaan.

Baca Juga

Hukum Berpuasa Saat Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha

Kurban Sapi untuk Berapa Orang? Ini Penjelasan Hadits Nabi SAW

Semoga kita semua dapat mengisi hari-hari Tasyrik dengan amal saleh, dzikir, dan rasa syukur yang tulus kepada Allah SWT.


Referensi:

  1. Majelis Ulama Indonesia (MUI) – Asal Usul Hari Tasyrik dan Mengapa Diharamkan Berpuasa
  2. Wikipedia: Hari Tasyrik
  3. UMSU – Apa Itu Hari Tasyrik? Berikut Sejarah dan Pengertiannya
  4. Antara News – Hari Tasyrik 2025: Makna, Larangan Puasa, dan Amalan yang Dianjurkan
Tags: Idul Adha

Saatnya Ngaji Tanpa Distraksi!

Akses Al-Qur'an Digital gratis! Gak perlu install, gak perlu daftar, 100% bebas iklan. Tersedia juga audio murottal dari Qori favoritmu.

Akses Sekarang

Artikel Terkait

hukum puasa hari jumat

Apakah Boleh Puasa Hari Jumat? Bagaimana Hukumnya?

by Daily Muslim

Puasa merupakan ibadah yang diwajibkan bagi umat Islam, baik laki-laki maupun perempuan. Puasa memiliki banyak...

kapan waktu untuk puasa syawal

Kapan Waktu untuk Puasa Syawal? Ini Batas Waktunya

by Daily Muslim

Puasa Syawal adalah puasa sunnah yang dilakukan setelah selesai menjalankan ibadah puasa Ramadan. Puasa Syawal...

membersihkan telinga membatalkan puasa

Apakah Membersihkan Telinga Membatalkan Puasa?

by Daily Muslim

Dalam buku Fikih Praktis Puasa yang ditulis oleh Buya Yahya, dijelaskan bahwa salah satu penyebab...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jadwal Shalat & Imsakiyah Kamis, 30 April 2026
Kota Jakarta
--:--:--
Menuju waktu...
Imsak 04:26
Subuh 04:36
Dzuhur 11:53
Ashar 15:14
Maghrib 17:50
Isya' 19:00
Sumber: Bimas Islam Kemenag RI

Artikel Terbaru

kabah

Panduan Lengkap Mempersiapkan Diri Sebelum Berangkat Umroh

rahman hafiz indonesia

Kisah Rahman Hafiz Indonesia 2026, Hafiz 4 Juz yang Selamat dari Maut di Perlintasan Kereta

arun hafiz indonesia

Belajar Sedekah dari Penjual Nasi Goreng Tegal: Rahasia Keberkahan Arun di Hafiz Indonesia 2026

kelano hafiz indonesia

Rela Resign dari Karier Engineering demi Kelano, Kisah Ami di Hafiz Indonesia 2026 Ini Bikin Haru

queen hafiz indonesia

Duka Bertubi-tubi Queen Hafiz Indonesia: Kehilangan Ayah, Ibu, dan Adik, Namun Tetap Tegar Menghafal Al-Qur’an

Seedbacklink
  • Tentang
  • Hubungi
  • Periklanan
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
Popup image
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami