Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Kalkulator Zakat
Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
Daily Muslim
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Kalkulator Zakat
Home Guideline Puasa

Doa Buka Puasa Dzahaba Dzoma’u (Arab, Latin dan Artinya)

by Daily Muslim
5 Oktober 2026
doa buka puasa dzahabazh zhoma'u wabtallatil uruqu wa tsabatal ajru insya allah
Share ke WAShare ke TelegramShare ke FB

Tahukah kamu bahwa ada doa buka puasa versi lain yang juga sesuai dengan tuntunan hadits Nabi Muhammad?

Doa buka puasa yang sudah kita hafal adalah doa ini:

اَللّٰهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Allaahumma lakasumtu wabika aamantu wa’alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamarroohimiin

Artinya: Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, Ya Allah yang Tuhan Maha Pengasih.

Namun, ada doa versi lain yang juga terdapat dalam hadits Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.

Pada artikel ini, kita akan mempelajari doa buka puasa tersebut beserta tulisan latin dan artinya.

ArabLatinArti
ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُDzahaba zh-zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya AllahTelah hilang dahaga, telah basah tenggorokan, dan telah tetap pahala, insya Allah.

Daftar Isi

Toggle
  • Doa Buka Puasa “Dzahaba Dzoma’u”
    • Baca Juga
    • Puasa Bulan Sya’ban: Dalil dan Penjelasannya
    • Ini Dia Hukum Membatalkan Puasa Karena Melayani Suami
  • Kapan Waktu Tepat Membaca Doa Ini?
  • Bedanya dengan Doa “Allahumma Laka Sumtu”
  • Tanya Jawab Seputar Doa Buka Puasa
    • Bolehkah membaca kedua doa buka puasa sekaligus?
    • Apa hukumnya jika tidak hafal doa buka puasa?
    • Bolehkah berdoa buka puasa dengan bahasa Indonesia?

Doa Buka Puasa “Dzahaba Dzoma’u”

Berikut hadits yang menjelaskan doa buka puasa tersebut.

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ يَحْيَى أَبُو مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ الْحَسَنِ أَخْبَرَنِي الْحُسَيْنُ بْنُ وَاقِدٍ حَدَّثَنَا مَرْوَانُ يَعْنِي ابْنَ سَالِمٍ الْمُقَفَّعَ قَالَ رَأَيْتُ ابْنَ عُمَرَ يَقْبِضُ عَلَى لِحْيَتِهِ فَيَقْطَعُ مَا زَادَ عَلَى الْكَفِّ وَقَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَفْطَرَ قَالَ ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتْ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Muhammad bin Yahya Abu Muhammad, telah menceritakan kepada kami Ali bin Al Hasan, telah mengabarkan kepadaku Al Husain bin Waqid, telah menceritakan kepada kami Marwan bin Salim Al Muqaffa’, ia berkata; saya melihat Ibnu Umar menggenggam jenggotnya dan memotong jenggot yang melebihi telapak tangan. Dan ia berkata; dahulu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam apabila berbuka beliau mengucapkan: DZAHABAZH ZHAMAA`U WABTALLATIL ‘URUUQU WA TSABATIL AJRU IN SYAA-ALLAAH (Telah hilang dahaga, dan telah basah tenggorokan, dan telah tetap pahala insya Allah). (Hadits Riwayat Abu Dawud Nomor 2010)

Melalui hadits tersebut, kita dapat mengambil insight bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam membaca doa berikut ini ketika berbuka puasa:

ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ

Dzahabazh zhoma’u wabtallatil uruqu wa tsabatal ajru Insya Allah.

Artinya: Telah hilang dahaga, dan telah basah tenggorokan, dan telah tetap pahala insya Allah

doa buka puasa dzahabazh zhoma'u wabtallatil uruqu wa tsabatal ajru insya allah

Itulah bacaan doa buka puasa yang juga pernah dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Baca Juga

Puasa Bulan Sya’ban: Dalil dan Penjelasannya

Ini Dia Hukum Membatalkan Puasa Karena Melayani Suami

Sebagai muslim, kita boleh menggunakan doa buka puasa versi mana saja. Yang terpenting adalah kita tetap saling menghargai pendapat orang lain.

Sejatinya, inti dari doa buka puasa adalah sama, yaitu bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat yang telah diberikan. Oleh karena itu, tidak perlu memperdebatkan mana doa yang lebih baik. Yang terpenting adalah kita bisa menjalankan ibadah puasa dengan penuh keimanan dan ketulusan.

Kapan Waktu Tepat Membaca Doa Ini?

Doa ini paling utama dibaca tepat saat berbuka puasa, yaitu begitu waktu Maghrib tiba dan sebelum menyantap makanan atau minuman. Sebagaimana disebutkan dalam hadits di atas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengucapkannya “apabila berbuka” — artinya doa ini dibaca setelah membatalkan puasa, bukan sebelumnya. Jika lupa membacanya saat berbuka, doa ini tetap boleh dibaca kapan saja sebagai bentuk dzikir dan rasa syukur.

Bedanya dengan Doa “Allahumma Laka Sumtu”

Banyak yang bertanya, doa mana yang lebih “benar” untuk dibaca saat berbuka puasa. Keduanya sama-sama memiliki dasar riwayat dan sama-sama sah untuk diamalkan:

  • “Allahumma laka sumtu…” — lebih dikenal luas di Indonesia dan diajarkan sejak kecil.
  • “Dzahaba zhoma’u…” — diriwayatkan dalam Sunan Abu Dawud sebagaimana hadits di atas.

Tidak ada larangan untuk membaca salah satu atau bahkan menggabungkan keduanya. Yang terpenting, esensi doa berbuka puasa adalah ungkapan syukur kepada Allah SWT.

Tanya Jawab Seputar Doa Buka Puasa

Bolehkah membaca kedua doa buka puasa sekaligus?

Boleh. Tidak ada ketentuan yang melarang membaca lebih dari satu doa saat berbuka puasa, selama diniatkan sebagai bentuk dzikir dan syukur kepada Allah SWT.

Apa hukumnya jika tidak hafal doa buka puasa?

Tidak membatalkan puasa. Membaca doa buka puasa hukumnya sunnah, bukan wajib. Jika belum hafal, berbuka tetap sah — namun dianjurkan membiasakan diri membacanya agar mendapat keutamaan sunnah ini.

Bolehkah berdoa buka puasa dengan bahasa Indonesia?

Boleh. Inti dari doa adalah permohonan dan rasa syukur yang tulus kepada Allah SWT, sehingga boleh disampaikan dalam bahasa apa pun. Namun, membaca versi Arab sesuai contoh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tetap lebih utama jika mampu.

Wallahu a’lam.

Tags: Bulan RamadanPuasa ArafahPuasa RamadhanPuasa SunnahPuasa SyawalPuasa TarwiyahPuasa Wajib

Saatnya Ngaji Tanpa Distraksi!

Akses Al-Qur'an Digital gratis! Gak perlu install, gak perlu daftar, 100% bebas iklan. Tersedia juga audio murottal dari Qori favoritmu.

Akses Sekarang

Artikel Terkait

Selective Focus of a Bitcoin on Laptop Computer

Hukum Investasi Bitcoin dalam Islam: Halal atau Haram?

by Daily Muslim

Investasi Bitcoin dan aset kripto semakin populer di Indonesia. Namun, bagaimana status hukumnya menurut ajaran...

waktu mengganti puasa ramadhan

Kapan Sebaiknya Mengganti Puasa Ramadhan?

by Daily Muslim

Puasa Ramadhan merupakan puasa yang wajib kita laksanakan, karena Allah SWT memerintahkan kita untuk berpuasa...

Wanita muslimah berhijab duduk membaca, ilustrasi hukum wanita haid

Yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Wanita Haid (Lengkap)

by Daily Muslim

Haid adalah siklus alami yang dialami hampir setiap wanita muslimah, namun masih banyak kesimpangsiuran soal...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jadwal Shalat & Imsakiyah Kamis, 29 Oktober 2026
Kota Jakarta
--:--:--
Menuju waktu...
Imsak 04:00
Subuh 04:10
Dzuhur 11:40
Ashar 14:53
Maghrib 17:49
Isya' 19:00
Sumber: Bimas Islam Kemenag RI

Artikel Terbaru

Kaligrafi emas bertuliskan Bismillahirrahmanirrahim di atas kertas dengan palet cat emas, ilustrasi artikel kapan membaca basmalah lengkap dan kapan cukup bismillah saja

Kapan Mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim” dan Kapan Cukup “Bismillah” Saja?

Jamaah haji berpakaian ihram putih menghadap Ka'bah di siang hari, ilustrasi keutamaan haji mabrur

Keutamaan Haji Mabrur dan Dalilnya

Riak air tenang membentuk lingkaran konsentris, ilustrasi keutamaan menahan amarah dalam Islam

Keutamaan Menahan Amarah dan Dalilnya

Papan penunjuk arah kayu dengan anak panah di tengah alam terbuka, ilustrasi keutamaan amar ma'ruf nahi mungkar

Keutamaan Amar Ma’ruf Nahi Mungkar dan Dalilnya

Seorang guru membimbing murid-muridnya di dalam kelas, ilustrasi adab kepada guru dalam Islam

Adab kepada Guru dalam Islam dan Dalilnya

Seedbacklink
  • Tentang
  • Hubungi
  • Periklanan
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
Popup image
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami