Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Kalkulator Zakat
Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
Daily Muslim
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Kalkulator Zakat
Home Lifestyle

3 Golongan Orang yang Celaka & Tidak Mendapat Ampunan di Bulan Ramadhan

by Daily Muslim
23 Februari 2026
buya yahya
Share ke WAShare ke TelegramShare ke FB

Bulan Ramadhan seringkali disebut sebagai bulan sejuta diskon ampunan dari Allah SWT. Pintu surga dibuka lebar, pintu neraka ditutup rapat, dan setiap amal ibadah dilipatgandakan pahalanya.

Namun, tahukah kamu bahwa di tengah limpahan rahmat ini, ada orang-orang yang justru disebut celaka oleh Malaikat Jibril dan diaminkan langsung oleh Rasulullah SAW?

Dalam sebuah tausiyahnya, Buya Yahya menjelaskan sebuah hadis mengenai momen ketika Rasulullah SAW menaiki mimbar dan mengucapkan “Amin” sebanyak tiga kali.

Para sahabat yang heran kemudian bertanya, dan Rasulullah menjelaskan bahwa saat itu Malaikat Jibril datang membawa doa yang sangat menggetarkan hati.

Berikut adalah tiga golongan orang yang disebut celaka dan terjauh dari rahmat Allah menurut penjelasan Buya Yahya:

Daftar Isi

Toggle
  • 1. Orang yang Menjumpai Ramadhan, Tapi Tidak Mendapat Ampunan
  • 2. Anak yang Masih Memiliki Orang Tua, Tapi Tidak Berbakti
  • 3. Orang yang Mendengar Nama Rasulullah Disebut, Tapi Tidak Bershalawat
    • Baca Juga
    • Kapan Sebaiknya Mengganti Puasa Ramadhan?
    • Doa Malam Lailatul Qadar: Tulisan Arab, Latin dan Terjemahannya

1. Orang yang Menjumpai Ramadhan, Tapi Tidak Mendapat Ampunan

Golongan pertama yang didoakan celaka adalah mereka yang diberikan kesempatan umur untuk bertemu dengan bulan suci Ramadhan, namun hingga bulan itu berlalu, dosanya tidak kunjung diampuni.

Buya Yahya mengibaratkan hal ini seperti seseorang yang berada di depan toko yang sedang membagikan barang gratis atau diskon besar-besaran, namun ia justru diam saja dan tidak mengambil kesempatan tersebut. “Sangat bodoh dan celaka orang yang masuk bulan Ramadhan tapi tidak mengambil sebab-sebab pengampunan,” ujar beliau.

Tidak adanya kerinduan untuk beribadah dan memperbaiki diri di bulan mulia ini menjadi tanda kerugian yang nyata.

2. Anak yang Masih Memiliki Orang Tua, Tapi Tidak Berbakti

Golongan kedua adalah seorang anak yang masih memiliki kedua orang tua (atau salah satunya), namun keberadaan mereka tidak menjadikannya masuk surga karena ia lalai berbakti.

Pintu surga sebenarnya ada di dalam rumah kita sendiri melalui ayah dan ibu. Buya Yahya menekankan bahwa banyak anak yang tanpa sadar menyiksa orang tuanya dengan cara yang halus, seperti terus merepotkan atau meminta sesuatu tanpa rasa tenggang rasa.

“Menghidupkan rasa berbakti adalah kunci keselamatan. Celakalah mereka yang menyia-nyiakan pintu surga yang sudah ada di depan mata,” tegas beliau.

3. Orang yang Mendengar Nama Rasulullah Disebut, Tapi Tidak Bershalawat

Golongan ketiga adalah orang yang ketika nama Nabi Muhammad SAW disebutkan di hadapannya, namun hatinya dingin dan lisan tidak bergerak untuk bershalawat.

Mengapa hal ini bisa menyebabkan kecelakaan?

Buya Yahya menjelaskan bahwa shalawat adalah bukti ikatan cinta antara umat dengan pembawa syariat. Jika seseorang tidak tergerak hatinya saat nama Rasulullah disebut, itu pertanda hatinya tidak tersambung dengan beliau.

Padahal, tanpa Rasulullah, kita tidak akan mengenal jalan menuju Allah. Orang yang pelit bershalawat adalah orang yang paling rugi karena ia memutus tali cinta dengan pemberi syafaat.

Baca Juga

Kapan Sebaiknya Mengganti Puasa Ramadhan?

Doa Malam Lailatul Qadar: Tulisan Arab, Latin dan Terjemahannya

Penempatan bulan Ramadhan di urutan pertama dalam doa tersebut menunjukkan betapa mulianya waktu ini. Jangan sampai kita menjadi orang yang “nyungsep hidungnya ke tanah” atau celaka karena mengabaikan tiga peluang emas ini: kemuliaan Ramadhan, bakti kepada orang tua, dan cinta kepada Rasulullah SAW.

Mari kita manfaatkan sisa waktu yang ada untuk memperbanyak istighfar, memperbaiki bakti kepada orang tua, dan membasahi lisan dengan shalawat kepada Baginda Nabi Muhammad SAW.

Tags: Bulan Ramadan

Saatnya Ngaji Tanpa Distraksi!

Akses Al-Qur'an Digital gratis! Gak perlu install, gak perlu daftar, 100% bebas iklan. Tersedia juga audio murottal dari Qori favoritmu.

Akses Sekarang

Artikel Terkait

Person Holding Stainless Steel Faucet

Hukum Mencukur Bulu Kemaluan dalam Islam: Dasar Hukum, Dalil, dan Pandangan Ulama

by Daily Muslim

Mencukur bulu kemaluan merupakan salah satu tindakan yang sangat dianjurkan dalam Islam sebagai bagian dari...

shalat berjamaah orang tua dan anak

3 Nasihat Luqman Kepada Anaknya yang Ada di Dalam Al-Qur’an

by Daily Muslim

Siapa yang tidak kenal Luqman, sosok manusia bijak yang namanya disebut dalam Al-Qur’an.  Luqman dikenal...

cara mendapatkan manisnya iman

3 Cara Mendapatkan Manisnya Iman Sesuai Hadits Nabi SAW

by Daily Muslim

Manisnya iman adalah perasaan bahagia dan damai yang dirasakan oleh seorang Muslim dalam kehidupan sehari-harinya....

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jadwal Shalat & Imsakiyah Kamis, 29 Oktober 2026
Kota Jakarta
--:--:--
Menuju waktu...
Imsak 04:00
Subuh 04:10
Dzuhur 11:40
Ashar 14:53
Maghrib 17:49
Isya' 19:00
Sumber: Bimas Islam Kemenag RI

Artikel Terbaru

Kaligrafi emas bertuliskan Bismillahirrahmanirrahim di atas kertas dengan palet cat emas, ilustrasi artikel kapan membaca basmalah lengkap dan kapan cukup bismillah saja

Kapan Mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim” dan Kapan Cukup “Bismillah” Saja?

Jamaah haji berpakaian ihram putih menghadap Ka'bah di siang hari, ilustrasi keutamaan haji mabrur

Keutamaan Haji Mabrur dan Dalilnya

Riak air tenang membentuk lingkaran konsentris, ilustrasi keutamaan menahan amarah dalam Islam

Keutamaan Menahan Amarah dan Dalilnya

Papan penunjuk arah kayu dengan anak panah di tengah alam terbuka, ilustrasi keutamaan amar ma'ruf nahi mungkar

Keutamaan Amar Ma’ruf Nahi Mungkar dan Dalilnya

Seorang guru membimbing murid-muridnya di dalam kelas, ilustrasi adab kepada guru dalam Islam

Adab kepada Guru dalam Islam dan Dalilnya

Seedbacklink
  • Tentang
  • Hubungi
  • Periklanan
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
Popup image
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami