Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Kalkulator Zakat
Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
Daily Muslim
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Kalkulator Zakat
Home Lifestyle

2 Jenis Iri yang Diperbolehkan dalam Islam

by Daily Muslim
1 April 2024
iri yang diperbolehkan dalam islam
Share ke WAShare ke TelegramShare ke FB

Iri seringkali dikaitkan dengan perasaan negatif, di dalam Islam, iri dianggap sebagai tindakan tercela yang harus kamu hindari.

Namun, ada dua jenis iri yang diperbolehkan dan bahkan dapat memberikan manfaat positif bagi kamu.

Apa saja itu?

Pada artikel ini, kami akan membahas secara detail tentang kedua jenis iri tersebut dengan bahasa yang sederhana.

Daftar Isi

Toggle
  • Apa itu iri di dalam Islam?
  • Iri yang diperbolehkan dalam Islam
    • 1. Iri kepada orang yang memahami Al Quran dan ia mengamalkannya
    • 2. Iri kepada orang yang kaya dan ia menginfakkan harta kekayaannya
    • Baca Juga
    • Obat Segala Penyakit Menurut dr. Zaidul Akbar: Mengatasi Penyakit Hati
    • 6 Cara Menghindari Sifat Fasik

Apa itu iri di dalam Islam?

Iri atau “hasad” dalam Islam didefinisikan sebagai perasaan tidak suka terhadap kebahagiaan orang lain, dan berharap agar kebahagiaan tersebut hilang dari orang tersebut.

Susah melihat orang lain senang dan senang melihat orang lain susah.

Dalam ajaran Islam, iri dianggap sebagai salah satu penyakit hati yang paling berbahaya dan harus dihindari.

Iri dapat membawa dampak negatif bagi diri sendiri, orang lain, serta hubungan antara kita dengan Allah SWT.

Iri yang diperbolehkan dalam Islam

Walaupun secara umum sifat iri itu tidak baik, namun ada 2 jenis iri yang diperbolehkan dalam Islam.

Ini sesuai dengan hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar radhilallahu ‘anhu yang artinya:

“Tiada rasa iri yang dibenarkan kecuali dalam dua hal; rasa iri terhadap orang yang diberi karunia pemahaman kandungan Al Quran kemudian ia mengamalkannya siang malam,dan terhadap orang yang dikaruniai Allah harta yang kemudian ia infakkan siang malam.” (HR. Bukhari dan Muslim)

1. Iri kepada orang yang memahami Al Quran dan ia mengamalkannya

Iri terhadap orang yang memahami Al Quran dan ia mengamalkannya, termasuk jenis iri yang diperbolehkan dalam Islam.

Orang yang memahami Al Quran dan mengamalkannya dianggap sebagai hamba Allah SWT yang taat dan dekat dengan-Nya.

Rasa iri yang muncul karena melihat kebaikan dan manfaat yang ditimbulkan oleh orang yang memahami dan mengamalkan Al Quran dapat memotivasi kamu untuk mempelajari Al Quran lebih dalam dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Namun, rasa iri yang muncul harus tetap dalam batas-batas yang wajar dan tidak berlebihan.

2. Iri kepada orang yang kaya dan ia menginfakkan harta kekayaannya

Berikutnya adalah iri terhadap orang yang diberi harta dan ia menginfakkannya.

Orang yang diberi harta oleh Allah SWT dan memilih untuk menginfakkannya untuk kebaikan dan kemanfaatan orang lain dianggap sebagai hamba Allah SWT yang taat dan bermanfaat.

Oleh karena itu, rasa iri yang muncul karena melihat kebaikan dan manfaat yang ditimbulkan oleh orang yang diberi harta tersebut dapat memotivasi kita untuk menjadi seperi mereka.

Namun, seperti halnya iri terhadap orang yang memahami Al Quran, perlu diingat bahwa rasa iri yang diperbolehkan dalam Islam harus tetap dalam batas-batas yang wajar dan tidak berlebihan.

Baca juga: Cara menghindari sifat munafik dalam Islam

Baca Juga

Obat Segala Penyakit Menurut dr. Zaidul Akbar: Mengatasi Penyakit Hati

6 Cara Menghindari Sifat Fasik

Iri yang berlebihan dapat membawa dampak negatif bagi diri sendiri dan orang lain, seperti kecemburuan, permusuhan, dan hasad.

Wallahualam bish-shawab.

Tags: Penyakit Hati

Saatnya Ngaji Tanpa Distraksi!

Akses Al-Qur'an Digital gratis! Gak perlu install, gak perlu daftar, 100% bebas iklan. Tersedia juga audio murottal dari Qori favoritmu.

Akses Sekarang

Artikel Terkait

Cara Pilih Pemimpin Menurut Islam

Cara Pilih Pemimpin Menurut Islam, Ini 6 Kriterianya

by Fajar Hidayat

Milih pemimpin itu gak gampang, mulai dari skala kecil kayak milih ketua kelas sampe skala...

air kelapa untuk hipertensi

Herbal untuk Menangani Darah Tinggi/Hipertensi ala dr. Zaidul Akbar

by Daily Muslim

Tekanan darah tinggi, atau hipertensi, sering disebut sebagai pembunuh senyap karena dapat merusak jantung dan...

Menjadi Hamba Allah yang Pandai Bersyukur

5 Tips Menjadi Hamba Allah yang Pandai Bersyukur

by Daily Muslim

Sebagai orang yang beriman, menjadi hamba Allah yang pandai bersyukur adalah salah satu tujuan dalam...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jadwal Shalat & Imsakiyah Jumat, 30 Oktober 2026
Kota Jakarta
--:--:--
Menuju waktu...
Imsak 03:59
Subuh 04:09
Dzuhur 11:40
Ashar 14:54
Maghrib 17:49
Isya' 19:00
Sumber: Bimas Islam Kemenag RI

Artikel Terbaru

Kaligrafi emas bertuliskan Bismillahirrahmanirrahim di atas kertas dengan palet cat emas, ilustrasi artikel kapan membaca basmalah lengkap dan kapan cukup bismillah saja

Kapan Mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim” dan Kapan Cukup “Bismillah” Saja?

Jamaah haji berpakaian ihram putih menghadap Ka'bah di siang hari, ilustrasi keutamaan haji mabrur

Keutamaan Haji Mabrur dan Dalilnya

Riak air tenang membentuk lingkaran konsentris, ilustrasi keutamaan menahan amarah dalam Islam

Keutamaan Menahan Amarah dan Dalilnya

Papan penunjuk arah kayu dengan anak panah di tengah alam terbuka, ilustrasi keutamaan amar ma'ruf nahi mungkar

Keutamaan Amar Ma’ruf Nahi Mungkar dan Dalilnya

Seorang guru membimbing murid-muridnya di dalam kelas, ilustrasi adab kepada guru dalam Islam

Adab kepada Guru dalam Islam dan Dalilnya

Seedbacklink
  • Tentang
  • Hubungi
  • Periklanan
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
Popup image
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami