Setiap anak memimpikan keluarga yang utuh, namun tak semua takdir berjalan sesuai keinginan. Di panggung Hafiz Indonesia 2026, hadir seorang gadis kecil bernama Runa Sabri Marunisa (10 tahun) asal Kebumen, Jawa Tengah, yang mengajarkan kita bahwa kekurangan dalam struktur keluarga bukanlah penghalang untuk menjadi pelengkap kebahagiaan bagi orang-orang tersayang.
Cita-cita Sederhana: Keluarga yang Utuh
Bagi kebanyakan anak, dijemput oleh ayah dan ibu sepulang sekolah adalah hal biasa. Namun bagi Runa, itu adalah cita-cita yang masih ia langitkan. Runa harus menghadapi kenyataan pahit sejak usia 3 tahun ketika kedua orang tuanya memutuskan untuk berpisah.
Kesedihan kian bertambah karena ia harus tinggal berjauhan dengan ibundanya. Sang bunda bekerja di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, demi menafkahi Runa, sementara Runa dibesarkan dengan penuh kasih sayang oleh kakek (Akung) dan neneknya (Uti) di Kebumen.
Menjadi Murabbi bagi Sang Bunda
Meski terpisah jarak dan raga, ikatan hati antara Runa dan bundanya justru semakin kuat melalui Al-Qur’an. Runa yang kini telah menghafal 3 juz seringkali menjadi pengingat bagi ibunya. Di tengah kesibukan bekerja, Runa-lah yang sering menelepon untuk mengingatkan bundanya agar tidak lupa mengaji.
“Justru Runa yang selalu mengingatkan saya. Dia penyemangat dan alasan saya untuk terus menjadi orang tua yang lebih baik,” ungkap sang bunda dengan penuh haru.
Runa bukan lagi sekadar anak yang diasuh, tapi telah menjadi pelengkap yang menyempurnakan hati sang bunda di tengah keadaan yang tak sempurna.
Al-Qur’an Sebagai Pedoman Takdir
Runa memilih untuk menjalani takdirnya dengan sebaik-baiknya. Selain menghafal Al-Qur’an, ia juga menekuni seni kaligrafi sebagai bentuk kecintaannya pada kalam Allah. Walaupun ia jarang bertemu dengan sang ayah, Runa tetap diajarkan untuk selalu hormat dan mendoakan ayahnya.
Host Irfan Hakim memberikan pesan yang sangat menyentuh bagi Runa: “Mungkin kamu merasa tidak lengkap, tapi justru kamu menjadi pelengkap buat Bunda, Akung, dan Uti”.
Pelajaran Hidup: Tak Ada Perpisahan yang Sia-sia
Kisah Runa mengingatkan kita bahwa perpisahan orang tua bukanlah akhir dari segalanya bagi seorang anak. Dalam setiap garis takdir yang Allah lukiskan, selalu ada hikmah besar. Runa adalah bukti bahwa seorang anak dari keluarga broken home tetap bisa tumbuh menjadi pribadi yang saleha, rajin mengaji, dan menjadi sumber kekuatan bagi orang tuanya.
Saksikan kisah Runa yang menyentuh hati selengkapnya di channel YouTube Hafiz Indonesia: https://www.youtube.com/watch?v=JdzqQGZqmzI









