Surat Al-Falaq dan An-Nas dikenal sebagai Al-Mu’awwidzatain (dua surat perlindungan), karena keduanya berisi permohonan perlindungan kepada Allah dari berbagai keburukan. Berikut hadits-hadits tentang keutamaannya.
Teks Hadits Utama
Dari Uqbah bin Amir RA, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Bacalah Al-Mu’awwidzatain (Al-Falaq dan An-Nas), karena tidak ada seorang pun yang berlindung (kepada Allah) dengan sesuatu yang semisal keduanya.” (HR. Abu Dawud no. 1463 dan An-Nasa’i, dinilai shahih)
Rasulullah juga memerintahkan Uqbah bin Amir untuk membaca Al-Mu’awwidzatain pada setiap akhir shalat. (HR. Abu Dawud no. 1523 dan An-Nasa’i no. 1336)
Ayat yang Paling Agung untuk Berlindung
Dari Abu Sa’id Al-Khudri RA, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam senantiasa memohon perlindungan kepada Allah dari gangguan jin dan pandangan hasad manusia (‘ain), hingga turun surat Al-Mu’awwidzatain. Setelah keduanya turun, beliau mengambil (mengamalkan) keduanya dan meninggalkan cara-cara lain yang digunakan sebelumnya. (HR. Tirmidzi no. 2058, dinilai hasan)
Hadits ini menunjukkan bahwa Al-Mu’awwidzatain merupakan sarana perlindungan paling utama yang diajarkan langsung oleh wahyu, menggantikan kebiasaan masyarakat jahiliyah yang biasa berlindung dengan jimat atau mantra tanpa dasar syariat.
Diusap ke Seluruh Tubuh Sebelum Tidur
Dari Aisyah RA, setiap malam sebelum tidur, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengumpulkan kedua telapak tangannya, meniupnya sambil membaca Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas, lalu mengusapkannya ke seluruh tubuh yang dapat dijangkau — dimulai dari kepala, wajah, dan bagian depan tubuh — dilakukan sebanyak tiga kali. (HR. Bukhari no. 5017)
Tanya Jawab Seputar Keutamaan Al-Mu’awwidzatain
Mengapa Al-Mu’awwidzatain sering digabung dengan Surat Al-Ikhlas (disebut “3 Qul”)?
Karena ketiganya sama-sama diamalkan Rasulullah dalam satu rangkaian dzikir sebelum tidur sebagaimana hadits riwayat Bukhari di atas, serta sama-sama diawali dengan kata “Qul” (katakanlah). Meski Al-Ikhlas sendiri bertema tauhid (bukan perlindungan), ketiganya memang biasa dibaca bersamaan dalam praktik Rasulullah.
Apa perbedaan perlindungan yang dimohonkan dalam Al-Falaq dan An-Nas?
Al-Falaq memohon perlindungan dari keburukan makhluk secara umum, termasuk kegelapan malam, sihir, dan rasa dengki. Sedangkan An-Nas secara khusus memohon perlindungan dari bisikan jahat setan yang menyelinap di dalam dada manusia, baik yang berasal dari golongan jin maupun manusia. Keduanya saling melengkapi: perlindungan dari ancaman luar (Al-Falaq) dan ancaman dari dalam diri/bisikan hati (An-Nas).
===
Referensi:
– HR. Abu Dawud no. 1463 & An-Nasa’i (shahih, dari Uqbah bin Amir RA)
– HR. Abu Dawud no. 1523 & An-Nasa’i no. 1336
– HR. Tirmidzi no. 2058 (hasan, dari Abu Sa’id Al-Khudri RA)
– HR. Bukhari no. 5017 (dari Aisyah RA)









