Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Kalkulator Zakat
Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
Daily Muslim
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Kalkulator Zakat
Home Guideline Puasa

Apakah Pacaran Membatalkan Puasa? Ini Hukumnya

by Daily Muslim
1 April 2024
apakah pacaran membatalkan puasa
Share ke WAShare ke TelegramShare ke FB

Ibadah puasa adalah salah satu rukun Islam yang memiliki tujuan utama, yaitu agar kita menjadi hamba Allah yang bertakwa.

Dalam Al-Quran, tujuan puasa dijelaskan dengan jelas dalam QS. Al-Baqarah (2:183):

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ

Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.

Ayat tersebut menyatakan bahwa puasa diperintahkan kepada kita sebagai sarana untuk mencapai takwa, yaitu menjadi hamba Allah yang senantiasa melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya.

Selama bulan Ramadan, kita dianjurkan untuk melakukan berbagai aktivitas yang dapat mendekatkan diri kepada Allah, seperti membaca Al-Quran, bersedekah, dan menjauhi maksiat.

Namun, ada pertanyaan yang sering diajukan oleh banyak anak muda adalah apakah pacaran membatalkan puasa dan apakah boleh pacaran saat berpuasa?.

Artikel ini akan menjawab pertanyaan tersebut berdasarkan penjelasan dari para ulama (asatidz).

Daftar Isi

Toggle
  • Definisi Pacaran
  • Pacaran dan Hukum Islam
    • Baca Juga
    • Mengalami Keputihan Saat Puasa: Batal atau Tidak? Ini Hukumnya
    • 3 Golongan Orang yang Celaka & Tidak Mendapat Ampunan di Bulan Ramadhan
  • Kesimpulan

Definisi Pacaran

Sebelum kita memutuskan hukum pacaran saat berpuasa, penting untuk mengklarifikasi apa yang dimaksud dengan pacaran dalam konteks pembahasan ini.

Menurut DeGenova & Rice (2005), pacaran adalah menjalankan suatu hubungan di mana dua orang bertemu dan melakukan serangkaian aktivitas bersama untuk saling mengenal satu sama lain.

Pacaran biasanya dilakukan tanpa ada ikatan suami-istri dan tidak ada hubungan mahram.

Pacaran dan Hukum Islam

Pacaran merupakan tindakan yang kontroversial dalam Islam.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda dalam HR. Abu Dawud 2256:

لَا طَاعَةَ فِي مَعْصِيَةِ اللَّهِ إِنَّمَا الطَّاعَةُ فِي الْمَعْرُوفِ

“Tidak ada ketaatan dalam bermaksiat kepada Allah. Sesungguhnya ketaatan hanya ada dalam perkara yang baik.”

Pacaran adalah perbuatan maksiat yang dilarang.

Meskipun pacaran tidak termasuk ke dalam daftar 9 hal yang membatalkan puasa, tapi jika akibat dari pacaran timbul syahwat dan akhirnya terjadinya hubungan intim atau menyebabkan keluarnya air mani, maka ini tetap membatalkan puasa.

Baca Juga

Mengalami Keputihan Saat Puasa: Batal atau Tidak? Ini Hukumnya

3 Golongan Orang yang Celaka & Tidak Mendapat Ampunan di Bulan Ramadhan

Karena salah satu yang membatalkan puasa adalah keluarnya air mani dengan sengaja.

Meskipun pacaran tidak langsung membatalkan puasa seperti halnya makan atau minum, kita harus ingat bahwa puasa bukan hanya tentang menahan makan dan minum, puasa juga harus menjauhi perilaku maksiat.

Dalam konteks ini, pacaran dianggap sebagai perbuatan maksiat yang merusak tujuan utama puasa, yaitu mencapai takwa.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengingatkan kita untuk tidak menyandingkan perbuatan baik dengan maksiat. Oleh karena itu, melakukan pacaran saat berpuasa adalah tindakan sia-sia yang bisa merusak pahala puasa.

Kesimpulan

Secara hukum, pacaran tidak termasuk dalam hal yang membatalkan puasa kecuali jika aktivitas pacaran tersebut menyebabkan keluarnya air mani.

Namun, meskipun tidak secara langsung membatalkan puasa, pacaran dianggap sebagai perbuatan maksiat yang dilarang dalam Islam.

Oleh karena itu, pacaran bisa merusak pahala puasa kita dan menjadikan puasa hanya sebagai aktivitas menahan rasa lapar dan dahaga semata.

Sebaiknya kita hindari segala bentuk perbuatan maksiat selama berpuasa agar puasa kita benar-benar menjadikan kita hamba yang bertakwa kepada Allah.

Wallahu a’lam.

Tags: Bulan RamadanHal yang Membatalkan PuasaPuasa RamadhanPuasa Wajib

Saatnya Ngaji Tanpa Distraksi!

Akses Al-Qur'an Digital gratis! Gak perlu install, gak perlu daftar, 100% bebas iklan. Tersedia juga audio murottal dari Qori favoritmu.

Akses Sekarang

Artikel Terkait

Kartu remi dan chip poker di atas meja kasino, foto hitam putih

Hukum Judi dalam Islam: Dalil, Bahaya, dan Bentuk-Bentuknya

by Daily Muslim

Judi adalah salah satu dosa besar yang diharamkan tegas dalam Al-Qur'an, disandingkan langsung dengan larangan...

Tangan terbuka berdoa di dalam masjid, ilustrasi hukum dan lafaz doa iftitah dalam shalat

Doa Iftitah dalam Shalat: Hukum, Lafaz & Kapan Dibaca

by Daily Muslim

Doa iftitah dibaca di awal shalat, tepat setelah takbiratul ihram. Apa hukumnya, dan bagaimana jika...

kumpulan hadits tentang sahur

7 Hadits tentang Sahur: Anjuran, Keutamaan dan Menu Sahur

by Daily Muslim

Puasa Ramadhan merupakan salah satu ibadah yang paling ditunggu-tunggu oleh umat Islam di seluruh dunia....

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jadwal Shalat & Imsakiyah Sabtu, 31 Oktober 2026
Kota Jakarta
--:--:--
Menuju waktu...
Imsak 03:59
Subuh 04:09
Dzuhur 11:40
Ashar 14:54
Maghrib 17:49
Isya' 19:00
Sumber: Bimas Islam Kemenag RI

Artikel Terbaru

Kaligrafi emas bertuliskan Bismillahirrahmanirrahim di atas kertas dengan palet cat emas, ilustrasi artikel kapan membaca basmalah lengkap dan kapan cukup bismillah saja

Kapan Mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim” dan Kapan Cukup “Bismillah” Saja?

Jamaah haji berpakaian ihram putih menghadap Ka'bah di siang hari, ilustrasi keutamaan haji mabrur

Keutamaan Haji Mabrur dan Dalilnya

Riak air tenang membentuk lingkaran konsentris, ilustrasi keutamaan menahan amarah dalam Islam

Keutamaan Menahan Amarah dan Dalilnya

Papan penunjuk arah kayu dengan anak panah di tengah alam terbuka, ilustrasi keutamaan amar ma'ruf nahi mungkar

Keutamaan Amar Ma’ruf Nahi Mungkar dan Dalilnya

Seorang guru membimbing murid-muridnya di dalam kelas, ilustrasi adab kepada guru dalam Islam

Adab kepada Guru dalam Islam dan Dalilnya

Seedbacklink
  • Tentang
  • Hubungi
  • Periklanan
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
Popup image
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami