Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Kalkulator Zakat
Daily Muslim
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami
No Result
View All Result
Daily Muslim
No Result
View All Result
  • Al-Qur’an Digital
  • Jadwal Shalat & Imsakiyah
  • Kalkulator Zakat
Home Insight Hadits

Hadits tentang Berobat & Kedudukan Vaksinasi dalam Islam

by Daily Muslim
13 Oktober 2026
Close-up jarum suntik dengan latar putih, ilustrasi hadits tentang berobat dan kedudukan vaksinasi dalam Islam

Hadits tentang Vaksinasi dalam Islam

Share ke WAShare ke TelegramShare ke FB

Vaksinasi kerap menjadi perdebatan di tengah masyarakat, termasuk dari sudut pandang agama. Berikut dalil hadits tentang anjuran berobat/mencegah penyakit dalam Islam, serta kedudukan vaksinasi berdasarkan prinsip tersebut.

Daftar Isi

Toggle
  • Teks Hadits Utama: Perintah Berobat
  • Mencegah Lebih Baik daripada Mengobati
  • Fatwa MUI tentang Kehalalan Vaksinasi
  • Tanya Jawab Seputar Hadits Vaksinasi
    • Bagaimana jika suatu vaksin mengandung bahan yang berasal dari sumber yang meragukan kehalalannya?
    • Apakah menolak vaksinasi termasuk bentuk tawakal yang dianjurkan dalam Islam?
    • Baca Juga
    • Talak 1, 2, dan 3: Perbedaan Hukum dan Konsekuensinya
    • 9 Hal yang Membatalkan Puasa, Jangan Sampai Keliru!

Teks Hadits Utama: Perintah Berobat

تَدَاوَوْا عِبَادَ اللَّهِ، فَإِنَّ اللَّهَ لَمْ يَضَعْ دَاءً إِلَّا وَضَعَ لَهُ شِفَاءً، غَيْرَ دَاءٍ وَاحِدٍ: الْهَرَمُ

Latin: “Tadaawau ‘ibaadallah, fa innallaaha lam yadha’ daa-an illaa wadha’a lahu syifaa-an, ghaira daa-in waahidin: al-haram.”

Artinya: “Berobatlah, wahai hamba-hamba Allah! Karena sesungguhnya Allah tidak menurunkan suatu penyakit, melainkan Dia turunkan pula obatnya, kecuali satu penyakit: pikun karena usia tua.” (HR. Abu Dawud no. 3855, Tirmidzi no. 2038, dinilai shahih)

Mencegah Lebih Baik daripada Mengobati

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Janganlah seseorang yang sakit mendatangi (mencampuri) orang yang sehat.” (HR. Bukhari no. 5771 dan Muslim no. 2221) — sebuah prinsip pencegahan penularan penyakit yang diajarkan langsung oleh Rasulullah, sejalan dengan logika dasar vaksinasi: mencegah tubuh terserang penyakit tertentu sebelum terjadi.

Fatwa MUI tentang Kehalalan Vaksinasi

Berdasarkan prinsip tadawi (anjuran berobat/mencegah penyakit) di atas, Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan sejumlah fatwa yang menegaskan bahwa vaksinasi pada dasarnya diperbolehkan (halal) sebagai bentuk ikhtiar pencegahan penyakit, selama vaksin tersebut telah dipastikan aman secara medis dan bahan-bahannya telah melalui proses sertifikasi kehalalan oleh lembaga yang berwenang.

Tanya Jawab Seputar Hadits Vaksinasi

Bagaimana jika suatu vaksin mengandung bahan yang berasal dari sumber yang meragukan kehalalannya?

Dalam kondisi darurat (dharurat) di mana tidak tersedia alternatif vaksin halal dan risiko kesehatan/nyawa yang mengancam jika tidak divaksin cukup signifikan, para ulama merujuk pada kaidah fikih “adh-dharuratu tubiihul mahzhuraat” (kondisi darurat membolehkan sesuatu yang terlarang) sebagai dasar kebolehan, sebagaimana juga dijelaskan dalam berbagai fatwa MUI terkait vaksin tertentu. Namun prioritas tetap pada vaksin yang telah tersertifikasi halal jika tersedia.

Apakah menolak vaksinasi termasuk bentuk tawakal yang dianjurkan dalam Islam?

Tidak. Sebagaimana prinsip umum dalam hadits tentang tawakal, seorang muslim tetap diperintahkan untuk berikhtiar maksimal (termasuk menjaga kesehatan dan mencegah penyakit) sebelum menyerahkan hasil akhirnya kepada Allah. Menolak ikhtiar yang telah terbukti bermanfaat secara medis dengan alasan “pasrah pada takdir” adalah pemahaman tawakal yang keliru, sebagaimana kisah seorang Arab Badui yang bertanya kepada Nabi apakah perlu mengikat untanya atau cukup bertawakal, dan Nabi menjawab: “Ikatlah untamu, kemudian bertawakallah.” (HR. Tirmidzi no. 2517, dinilai hasan)

===

Referensi:
– HR. Abu Dawud no. 3855 & Tirmidzi no. 2038 (shahih)
– HR. Bukhari no. 5771 & Muslim no. 2221 (dari Abu Hurairah RA)
– HR. Tirmidzi no. 2517 (hasan)
– Fatwa-fatwa Komisi Fatwa MUI tentang vaksinasi

Baca Juga

Talak 1, 2, dan 3: Perbedaan Hukum dan Konsekuensinya

9 Hal yang Membatalkan Puasa, Jangan Sampai Keliru!

Saatnya Ngaji Tanpa Distraksi!

Akses Al-Qur'an Digital gratis! Gak perlu install, gak perlu daftar, 100% bebas iklan. Tersedia juga audio murottal dari Qori favoritmu.

Akses Sekarang

Artikel Terkait

Sekelompok orang beragam saling menggenggam tangan membentuk lingkaran, ilustrasi hadits tentang toleransi

Hadits tentang Toleransi & Keberagaman dalam Islam

by Daily Muslim

Keberagaman — baik perbedaan pendapat sesama muslim maupun perbedaan suku, bangsa, dan agama — adalah...

Api membakar kayu bakar dengan nyala besar, ilustrasi hadits tentang hasad (dengki)

Hadits tentang Hasad (Dengki): Api yang Memakan Kebaikan

by Daily Muslim

Hasad (dengki), menginginkan hilangnya kenikmatan orang lain, digambarkan Rasulullah sebagai api yang membakar habis amal...

Tangan menenangkan pundak dengan lembut, ilustrasi hadits tentang empati dan kasih sayang dalam Islam

Hadits tentang Empati & Kasih Sayang (Rahmah) dalam Islam

by Daily Muslim

Empati dan kasih sayang (rahmah) adalah salah satu sifat yang paling ditekankan Rasulullah kepada umatnya....

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jadwal Shalat & Imsakiyah Rabu, 14 Oktober 2026
Kota Jakarta
--:--:--
Menuju waktu...
Imsak 04:06
Subuh 04:16
Dzuhur 11:42
Ashar 14:46
Maghrib 17:49
Isya' 18:58
Sumber: Bimas Islam Kemenag RI

Artikel Terbaru

Bunga mawar merah dengan latar putih polos, ilustrasi hukum merayakan Hari Valentine dalam Islam

Hukum Merayakan Hari Valentine dalam Islam

Sepasang suami istri berkonsultasi dengan dokter di klinik, ilustrasi hukum vasektomi dalam Islam

Hukum Vasektomi dalam Islam: Dalil dan Fatwa MUI

Close-up jarum suntik dengan latar putih, ilustrasi hadits tentang berobat dan kedudukan vaksinasi dalam Islam

Hadits tentang Berobat & Kedudukan Vaksinasi dalam Islam

Tenaga medis menuangkan hand sanitizer ke tangan, ilustrasi hadits tentang wabah penyakit (tha'un) dan prinsip karantina

Hadits tentang Wabah Penyakit (Tha’un) dan Prinsip Karantina

Tangan lansia menengadah berdoa, ilustrasi makna usia 40 dan 60 tahun dalam Al-Qur'an dan hadits

Makna Usia 40 dan 60 Tahun dalam Al-Qur’an dan Hadits

Seedbacklink
  • Tentang
  • Hubungi
  • Periklanan
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
Popup image
  • News
  • Guideline
    • Bersuci
    • Shalat
    • Puasa
    • Haji dan Umrah
    • Hukum Islam
    • Pernikahan
    • Jual Beli
    • Kurban
    • Wakaf
  • Lifestyle
  • Insight
  • Muslimah
  • Parenting
  • Doa Islami