Khadijah binti Khuwailid RA, istri pertama Rasulullah, dikenal sebagai salah satu wanita terbaik sepanjang zaman dengan keutamaan yang luar biasa. Berikut dalil-dalil lengkapnya.
Teks Hadits Utama: Wanita Terbaik
Dari Ali bin Abi Thalib RA, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Wanita terbaik (pada masanya) adalah Maryam binti Imran, dan wanita terbaik (pada masanya) adalah Khadijah binti Khuwailid.” (HR. Bukhari no. 3432 dan Muslim no. 2430)
Salam dari Allah dan Jibril
Dari Abu Hurairah RA, Jibril ‘alaihissalam mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan berkata: “Wahai Rasulullah, ini Khadijah telah datang membawa bejana berisi lauk, makanan, atau minuman. Apabila ia mendatangimu, sampaikanlah salam untuknya dari Rabbnya dan dariku, serta berilah ia kabar gembira dengan sebuah rumah di surga yang terbuat dari qashab (mutiara berlubang), yang di dalamnya tidak ada kegaduhan dan tidak ada pula kelelahan.” (HR. Bukhari no. 3820 dan Muslim no. 2432)
Penopang Awal Dakwah Rasulullah
Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pulang dalam keadaan gemetar setelah menerima wahyu pertama di Gua Hira, Khadijah RA menenangkannya dengan ucapan: “Sekali-kali tidak! Bergembiralah! Demi Allah, Allah tidak akan menghinakanmu selama-lamanya. Sesungguhnya engkau adalah orang yang menyambung tali silaturahmi, menolong orang lemah, memberi orang yang tidak punya, menjamu tamu, dan membantu orang yang tertimpa musibah.” (HR. Bukhari no. 3 dan Muslim no. 160)
Tanya Jawab Seputar Keutamaan Khadijah
Apa saja sifat mulia Khadijah yang bisa diteladani?
Di antaranya: kejujuran dalam berniaga (dikenal sebagai pengusaha sukses sebelum menikah dengan Rasulullah), keteguhan dan keberaniannya menjadi orang pertama yang beriman kepada risalah kenabian, kesetiaannya mendampingi Rasulullah dalam masa-masa tersulit dakwah di Makkah, serta kedermawanannya mengorbankan seluruh hartanya untuk mendukung perjuangan dakwah Islam.
Mengapa Rasulullah selalu mengenang Khadijah meski telah wafat?
Aisyah RA pernah bercerita bahwa Rasulullah sering menyebut-nyebut Khadijah meski beliau telah lama wafat, bahkan menyembelih kambing dan mengirimkan dagingnya kepada sahabat-sahabat Khadijah sebagai bentuk penghormatan, sebagai wujud kesetiaan dan penghargaan besar atas pengorbanan Khadijah di masa-masa awal yang paling berat dalam sejarah dakwah Islam. (HR. Muslim no. 2435)
===
Referensi:
– HR. Bukhari no. 3432 & Muslim no. 2430 (dari Ali bin Abi Thalib RA)
– HR. Bukhari no. 3820 & Muslim no. 2432 (dari Abu Hurairah RA)
– HR. Bukhari no. 3 & Muslim no. 160
– HR. Muslim no. 2435









